by

Kunjungi Sidi Tapa Waterfall, Wabup Patriana Krisna Ajak Masyarakat Jaga Keasriannya

KOPI, Jembrana – Wabup Jembrana Patriana Krisna mengunjungi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sidi Tapa Waterfall (STW) yang terletak di Lingkungan Petapan Persidi, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (3/4/2022). Kunjungan tersebut bertujuan untuk mensupport Pokdarwis STW jadi motivator dan komunikator masyarakat desa wisata untuk mensukseskan sapta pesona dengan aman, ramah, kenangan untuk mendukung tahun kunjungan wisata.

Kelurahan Tegal Cangkring Kecamatan Mendoyo tersebut, memiliki potensi wisata alam yaitu, air terjun Sidi Tapa Waterfall (STW) terletak di lingkungan Petapan Persidi, berjarak kurang lebih 15 km dari Kantor Bupati Jembrana. Lokasi tersebut sangat layak untuk dijadikan pilihan wisata bagi masyarakat yang menggemari wisata alam dan khususnya wisata religi.

Ketua Pokdarwis Ketut Agus Tana menjelaskan bahwa, Obyek wisata yang mulai dikembangkan sejak bulan juni tahun 2021 tersebut, saat ini terus di tata dengan maksimal oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sidi Tapa sebagai pengelola obyek wisata STW ini. “Mengawali pengembangan STW ini, Kami swadaya, juga ada bantuan dana dari donator untuk penataan bangunan, serta bantuan Pemkab Jembrana yang direalisasikan dalam bentuk patung.”

“Wisata STW memiliki konsep wisata alam yang dengan udara sejuk, karena terletak di pinggiran sungai yang didukung keberadaan air terjun (waterfall). Untuk penataan objek STW ini, terus kami lakukan dengan maksimal, sehingga nantinya betul-betul dapat menjadi salah satu pilihan destinasi wisata di Kabupaten Jembrana,” ucap ketua pokdarwis Ketut  Agus Tana.

Untuk wisatawan sendiri, Agus Tana mengatakan cukup banyak wisatawan yang berkunjung, terutama saat akhir pekan (weekend), tidak hanya dari Jembrana saja, bahkan wisatawan luar Jembrana juga banyak yang berwisata di STW ini. “Keberadaan STW tidak hanya untuk sekedar menikmati wisata alam dengan objek air terjun saja, melainkan banyak yang hadir disini untuk berwisata religi ‘melukat’ dan bertapa yang menjadi nilai utama keberadaan Sidi Tapa Waterfall (STW),” ucap Ketua Pokdrwis Ketut Agus Tana.

Sementara itu, di hadapan para Pokdarwis, Wabup Patriana Krisna berharap kawasan wisata Sidi Tapa Waterfall (STW) agar selalu dijaga keasrian dan kebersihan, sehingga para wisatawan tidak segan untuk datang kembali mengunjungi destinasi wisata ini. “Saya lihat kawasan wisata Sidi Tapa Waterfall (STW) ini begitu indah dan asri, penataan dilakukan dengan baik. Saya ingin ini di jaga dan dirawat dengan baik.”

“Apalagi banyak orang yang kesini tidak hanya untuk berwisata menikmati keindahan Sidi Tapa Waterfall, juga berwisata religi ‘melukat’ dan bersemedi (bertapa), sehingga keasrian dan keheningan kawasan ini harus betul-betul dijaga dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pihaknya mengungkapkan dan mengapresiasi kepada Pokdarwis Sidi Tapa atas kejeliannya dalam melihat dan selanjutnya mengembangkan potensi yang dimiliki oleh Kelurahan Tegal Cangkring tersebut. “Ini tentu pontensi yang luar biasa, yang sudah dieksusi dengan baik. Kepada Pokdarwis sendiri agar meningkatkan koordinasi yang baik dengan perangkat Desa Adat maupun dinas dan masyarakat tegal Cangkring untuk bersama-sama ikut berperan serta dalam mempromosikan STW ini agar semakin dikenal luas lagi,” ungkap Wabup Patriana Krisna yang berasal dari Kelurahan Tegalcangkring.

Turut hadir dalam kegiatan tatap muka tersebut, Sekretaris Camat Mendoyo Tri Karyna Ambaradadi, perangkat kelurahan Tegal Cangkring, Bhabinkamtibmas, serta seluruh anggota Pokdarwis Sidi Tapa. (AM)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA