by

Berbagi Bersama Ganesha Voice Purworejo, Guru Musik Cahyaning: Ini Kesempatan Siswa Berbakat untuk Tampil

KOPI, Purworejo –  Paguyuban Alumni SMA Negeri 1 Purworejo lulusan tahun 1985 atau Keluarga Muda Ganesha 1985 atau MG85 adalah mengadakan acara berbagi bersama di Amphitheater Purworejo pada hari Minggu (24/4/2022).

Yudi selaku Ketua MG85 mengatakan ini adalah bentuk dukungan nyata para alumni SMA 1 Purworejo kepada para siswa- siswi yang akan menampilkan bakat seninya pada kegiatan yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) Purworejo.

“MG85 bisa berbagi untuk sesama dengan membagikan takjil/ tali asih kepada teman- teman MG85 yang belum beruntung. Mohon maaf kegiatan ini tidak semua terpenuhi setidaknya kami bisa memberikan sedikit kebahagiaan untuk sesama,” katanya.

Ia mengharapkan komunikasi pihak sekolah kepada seluruh alumni akan selalu terjaga dengan baik sehingga setiap ada kegiatan yang melibatkan siswa- siswi SMAN 1 Purworejo, para alumni akan memberikan dukungan.

“Semoga untuk kedepannya SMA 1 Purworejo akan semakin berkualitas, menjadi salah satu sekolah yang lebih berkarakter baik,” harapnya.

Di SMAN 1 Purworejo mempunyai kegiatan ekstrakurikuler seni musik dengan nama Ganesha Voice, dibawah bimbingan Cahyaning Mentari, selaku guru seni musik sekaligus pembina ekstra kurikuler.

Perwakilan Paguyuban Alumni SMA Negeri 1 Purworejo lulusan tahun 1985 atau Keluarga Muda Ganesha 1985 atau MG85

Cahyaning mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kebudayaan karena anak didiknya diberikan kesempatan dan kepercayaan untuk mengisi di acara kegiatan Romantik Ramadan 2022 ini.

“Ini adalah berkah Ramadan untuk anak anak Ganesha Voice untuk bisa tampil menunjukan bakat seninya dibidang musik. Anak anak Ganesha Voice juga bisa berbagi takjil sejumlah dua ratus paket takjil untuk dibagikan, ini semua juga tidak lepas dukungan dari MG85 dan para alumni lainnya,” ungkapnya.

“Ganesha Voice menampilkan 16 belas lagu dan dari alumni pun ada yang ikut tampil,” kata Cahyaning,  yang juga alumni dari sekolah ini.

Sebagai seorang pendidik di bidang seni musik, Cahyaning berharap kepada Pemerintahan Kabupaten Purworejo khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dewan Seni yang ada di Purworejo agar bisa memberikan kesempatan yang lebih banyak untuk siswa yang mempunyai bakat untuk bisa tampil.

“Lebih banyak lagi panggung yang bisa menampilkan siswa dengan harapan kesenian di Purworejo akan lebih maju dan merata sebagai dukungan yang bisa menumbuhkan bakat siswa agar bisa tampil lebih percaya,” jelasnya.

“Untuk anak- anak Ganesha Voice tetaplah semangat, tetap mengasah dan menggali diri. Potensi kalian jangan disimpan untuk diri sendiri tapi harus ditampilkan atau dipertunjukan,” pesan Cahyaning untuk Ganesha Voice.

Ketua Ganesha Voice, Dimas Eka Darmawan yang juga siswa kelas sebelas ini mengatakan persiapan waktu yang dibutuhkan kurang lebih satu bulan.

“Persiapan waktu yang dibutuhkan oleh Ganesha Voice sendiri kurang lebih satu bulan dengan  latihan di sekolah dimana di SMAN 1 Purworejo memiliki studio musik dengan peralatan yang lengkap,” ungkapnya.

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA