by

Pemkab Jembrana Peringati Rahina Tumpek Wayang dan Gelar Gerakan Resik Sampah Plastik

KOPI, Jembrana – Pemkab Jembrana Peringati Rahina (Hari) Tumpek Wayang, peringatan dilaksanakan dengan menggelar kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik dilaksanakan di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Jembrana, Bali, Sabtu (5/3/2022). Pelaksanaan kegiatan tersebut, untuk mewujudkan pastisipasi dan kepedulian tentang kebersihan lingkungan secara bergotong royong.

Secara serentak Kegiatan  juga dilaksanakan di Lapangan umum Dauhwaru, Lapangan umum Negara, Taman Pecangakan dan Jalan Seputaran Kantor Bupati Jembrana /Civic Center. Dalam kegiatan tersebut, Hadir Bupati Jembrana, I Nengah Tamba; Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna; Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi; Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf. Hasrifuddin Haruna; Kapolres Jembrana, I Dewa Gde Juliana, beserta ASN Pemkab Jembrana.

Kegiatan yang digagas Gubernur Bali Wayan Koster tersebut digelar serentak seluruh Bali. Peringatan rahina tumpek wayang dengan upacara Jagat Kerthi sebagai pelaksanaan tata-titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai Kearifan Lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru.

Selain melaksanakan kegiatan resik sampah plastik tersebut, Bupati Tamba bersama Wabup Patriana Krisna dan anggota Forkopimda yang hadir, juga meninjau langsung stand  hasil produk pertanian organik di halaman Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno. Usai meninjau stan hasil produk pertanian Bupati Tamba mengatakan bahwa, untuk melaksanakan dan menjaga nilai-nilai diperlukan tata-titi kehidupan di masyarakat, sehingga keseimbangan dan keharmonisan bisa terjaga. Nilai-nilai itu meliputi alam Bali, manusia/Krama Bali dan kebudayaan Bali yang meliputi adat istiadat, tradisi, seni dan budaya serta kearifan lokal secara sekala (alam nyata) dan niskala (alam goib).

“Kegiatan sekala jagat kerthi dalam rangka rahina tumpek wayang ini, dilaksanakan secara serentak oleh seluruh komponen masyarakat di seluruh Bali termasuk di Kabupaten Jembrana dan kegiatan ini juga selaras dengan visi misi Kabupaten Jembrana yaitu ‘Mewujudkan Masyarakat Jembrana Bahagia Berlandaskan Tri Hita Karana’ dengan misi  ‘Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana’,” ujar Bupati Tamba. 

Dalam hal ini, Bupati Tamba menghimbau kepada seluruh masyarakat dan apratur sipil negara (ASN) bahwa, kegiatan resik sampah plastik ini bukanlah gerakan yang dilakukan secara formalitas semata, tetapi lebih dari itu, agar menjadi suatu Budaya yang peduli lingkungan. Budayakanlah memilah sampah di rumah tangga dan budayakan peduli terhadap lingkungan sekitar. 

“Kepada seluruh komponen masyarakat, utamanya desa adat sebagai lembaga yang memiliki kekuatan adat, diharapkan mulai saat ini bergerak bersama-sama untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, supaya tidak membuang sampah sembarangan dan bersama menjaga lingkungan serta mendorong Kramanya melalui edukasi pemilahan sampah di sumber, sesuai dengan Pergub Bali No 47 tahun 2019 tentang pengelolaan sampah berbasis sumber dan pemaknaan Tri Hita Karana,” harap Bupati Tamba. 

Sementara itu, Sekda Kabupaten Jembrana I Made Budiasa menyampaikan bahwa, sesuai intruksi Gubernur Bali No. 4 tahun 2022, tentang pelaksanaan rahina tumpek wayang dengan upacara jagat kerthi sebagai pelaksanaan tata-titi kehidupan masyarakat Bali. Berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal dalam Bali Era Baru. 

“Kegiatan resik sampah plastik tersebut untuk mewujudkan partisipasi dan kepedulian semua elemen masyarakat secara gotong royong melaksanakan peringatan Tumpek Wayang berdasarkan nilai-nilai adiluhung jagat kerthi sesuai tata-titi kehidupan masyarakat Bali dengan tujuan sosialisasi Pergub 97 tahun 2018 terhadap pengurangan penggunaan sampah plastik sekali pakai dan pergub 47 tahun 2019 tentang pengelolaan sampah berbasis sumber,” ucap Sekda Made Budiasa.

Selain itu, Budiasa juga berharap bahwa kegiatan resik sampah plastik tidaklah berhenti sampai disini. Oleh karena itu diharapkan terus dilaksanakan sampai semua menyadari dan mau untuk berhenti menggunakan sampah plastik sekali pakai dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan demikian melalui kegiatan ini kami harapkan tidak hanya di Tumpek Wayang ini saja, tetapi terus dilakukan bersama-sama dengan masyarakat,” ujar Sekda Made Budiasa. 

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup I Dewa Gede Ary Candra mengatakan bahwa, jumlah total keseluruhan Kabupaten Jembrana dalam rangka kegiatan resik sampah plastik berhasil mengumpulkan seberat 96 kg sampah plastik dari 5 (Lima) lokasi. “Nantinya sampah tersebut akan diangkut menuju TPA Peh Kaliakah, selanjutnya sampah plastik tersebut akan di press untuk mengurangi volumenya,” pungkasnya. (AM)