by

Refleksi ‘MANTAB’ Satu Tahun Kepemimpinan Hj Ratna Machmud dan Hj Suwarti

KOPI, Musi Rawas – Kepemimpinan Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud dan Wakil Bupati Hj Suwarti pada Kamis, 26 Februari 2022 genap berusia satu tahun. Berbagai program pembangunan dan terobosan terus dilahirkan sebagai bentuk implementasi visi dan misi menjadikan Musi Rawas Maju Mandiri dan Bermartabat (MANTAB).

Dalam tahun pertama ini pemerintah memfokuskan pembanguan pada sektor infrastruktur, sosial, religius, pendidikan, kesehatan, ekonomi, investasi dan pariwisata yang mengacu dalam 9 program prioritas.

Dalam capaian satu tahun pemerintah mulai membenahi beberapa sektor di antaranya sektor infrastruktur yang sampai tahun 2022 ini telah melakukan perbaikan jalan sepanjang 96 kilometer dan akan dituntaskan hingga tahun 2023.

Di Bidang Infrastruktur Belum Genap 1 Tahun Hj Ratna Machmud Bupati Musi Rawas dan Hj Suwarti Wakil Bupati Musi Rawas di bantu H Riza Novianto Gustam Ketua Tim penggerak PKK ( Vice Presiden PLN Kalimantan ).

Di Desa Tri Anggun Makmur, Harapan Makmur, dan Bumi Makmur yang dulunya belum dialiri arus listrik, kini sudah dialiri arus listrik dan telah dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Selama ini, Desa-desa ini belum ada jaringan listrik, Alhamdulillah sekarang sudah ada sebagian desa baik jaringan dan listrik nya sudah ada yang beroperasi ,Bertahap sabar dan terukur untuk Rakyat Musi Rawas, itu hasil lobi anggaran APBN sehingga sekarang dapat mengaliri listrik sepanjang 38 Km, jikalau kita mengandalkan APBD saja maka hal tersebut agak lamban adanya, makanya kita mencoba mencari langkah untuk yang terbaik bagi masyarakat Musi Rawas,” terang Bupati.

Perbaikan Jembatan juga akan menjadi perhatian kita, Pembuatan Drainase, Sarana Prasarana Air Bersih, dan Sarana Prasarana Penerangan Jalan Umum.

Kabupaten Musi Rawas mempunyai luas 6.037 Km, untuk mengetahui tingkat kebutuhan perbaikan insfrastruktur dibawah kepemimpinan Hj Ratna Machmud dan Hj Suwarti menggunakan metode Peta Gis yang menunjukan insfrastruktur mana jalan yang jelek, sedang, dan bagus, dari sanalah sebagai patokan untuk melakukan pembangunan. Dari peta tersebut mana yang sangat membutuhkan dulu yang akan diprioritaskan.

Selanjutnya dari program perlindungan sosial, Pemkab Musi Rawas telah mengalokasikan kepada 1.060 untuk santunan kematian yang telah disalurkan, sejumlah Rp 3 juta per jiwa.

Untuk pembangunan Rumah Tahfiz insyallah 2022 akan segera di bangun 40 rumah Tahfiz.

Untuk Seragam sekolah gratis untuk anak-anak yang kurang mampu akan segera kita salurkan, hal ini terinspirasi karena rata-rata masyarakat Musi Rawas dulunya berpendidikan SMP, maka dari itu untuk tahun ini pemerintah Kabupaten Musi Rawas akan tingkatkan pendidikan, dengan memenuhi masyarakat yang tidak mampu dengan memberikan bantuan pakaian sekolah gratis, Pemkab Musi Rawas akan pantau terus agar murid-murid di Musi Rawas tidak ada lagi yang putus sekolah.

“Sekolah lah yang tinggi agar kedepan bermanfaat, itu pesan Ibu saya,” ujar Bupati.

Untuk meningkatkan SDM pemerintah Kabupaten Musi Rawas akan melakukan pelatihan-pelatihan untuk guru-guru, agar tercipta para pendidik yang berkualitas di Musi Rawas.

Untuk dunia kesehatan akan kita realisasikan satu Desa, satu ambulance, tahun ini 35 Ambulance akan direalisasikan.

Pengadaan alat berat, untuk masyarakat membuka lahan untuk bertani, hal ini juga akan direalisasikan pada tahun 2022.

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas akan bekerjasama dengan pihak swasta untuk memenuhi kebutuhan jaringan internet di Musi Rawas, sampai tahun ini 2022, sehingga kebutuhan jaringan internet di masyarakat desa dapat terpenuhi, sehingga dapat menunjang SDM dan pengetahuan untuk masyarakat.

“Yang perlu masyarakat ketahui anggaran Kabupaten Musi Rawas sebanyak 1,8 triliun, dengan pagu tersebut untuk gaji pegawai 500 Milyar, untuk biaya listrik atau lampu jalan 1 milyar per tahun, sekitar 700 Milyar yang dapat kita bangun untuk pembangunan insfrastruktur, dan sisanya untuk anggaran rutin pemerintahan,” ungkap Bupati.

Yang masyarakat ketahui, bahwasannya menjaga keharmonisan antar Bupati dan Wakil Bupati itu sangatlah sulit, hal tersebut tidak sulit bagi Hj Ratna Machmud dan Hj Suwarti.

“Alhamdulillah selama satu tahun kepemimpinan kita berjalan harmonis, kita berbagi tugas, Bupati tidak bisa bekerja untuk mensukseskan Visi dan Misi dengan berjalan sendiri tanpa bantuan sosok Wakil Bupati, serta rekan-rekan Muspida, dan OPD,” papar Bupati.

Sampai tahun ini Musi Rawas sudah banyak mendulang penghargaan, baik dari Provinsi dan Nasional.

Dalam satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas pelayanan kepada masyarakat itu hal utama, ” Saya sudah sering awal-awal saya dilantik, saya himbau kepada para OPD untuk melayani masyarakat agar masyarakat puas, karena pelayanan untuk masyarakat itu yang penting,” papar Bupati.

Ketika ditanyakan apa yang membuat Ibu Musi Rawas ini sedih melihat Musi Rawas?

“Yang buat saya sedih, adalah pemerataan insfrastruktur di Musi Rawas, karena itulah kami, walau dengan kemampuan yang terbatas kita akan terus memperjuangkan pembangunan insfrastruktur karena itu yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, salah satu trobosan yang kita lakukan dengan mengoptimalisasi pembangunan dengan melalui CSR, dan sekarang di Musi Rawas telah terbentuk Forum CSR,” jelas Bupati.

Satu tahun ini adalah refleksi untuk Musi Rawas, untuk pemerintah dan masyarakat, progres capaian dari beberapa program merupakan pondasi dalam membangun Kabupaten Musi Rawas, banyak persoalan dan masalah yang harus dituntaskan agar Visi dan Misi Pembangunan Musi Rawas dapat terwujud. Hal ini juga dibutuhkan kolaborasi, kontribusi, serta dukungan dari seluruh masyarakat untuk menuju Musi Rawas Maju Mandiri dan Bermartabat (MANTAB). (Vhio)