by

Nama 13 Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Bus di Imogiri, Bantul

-Daerah-736 views

KOPI, Bantul –  Kecelakaan bus terjadi di tebing Bukit Bego di Jalan Imogiri-Mangunan, Dusun Kedungguweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul pada Minggu (6/2/2022) menewaskan 13 orang. “Laporan anggota di rumah sakit. Penumpang bus ada 42 orang. Yang meninggal dunia 13 orang, lainnya luka-luka,” kata Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Bantul Iptu Maryono.

Ia mengatakan korban tewas dan luka berat dievakuasi ke tiga rumah sakit, yakni Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul, PKU Muhammadiyah Bantul, dan Rumah Sakit Nurhidayah. “Adapun yang luka ringan ringan dirawat di Puskesmas Imogiri,” ujar Maryono.

Sementara, Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan jumlah korban 47 orang, 13 orang di antaranya meninggal dunia. “Jumlah meninggal dunia ada 13 orang termasuk sopir, dari 13 ini ada empat korban yang belum terindetifikasi, lalu ada 3 balita selamat di kejadian ini,” kata Ihsan, Minggu (7/2/2022). 

Berdasarkan informasi, rombongan yang mengalami kecelakaan tersebut adalah karyawan PT Adieva Garment yang berlokasi di Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah. Mereka tengah berwisata ke Pantai Parangtritis, DI Yogyakarta.

Data korban tewas kecelakaan bus pariwisata di RSUD Panembahan Senopati Bantul adalah: 1. Sri Wahyudi (55) warga Mranggen, Polokarto Sukoharjo, 2. Iswanti warga Mranggen, Polokarto Sukoharjo, 3. Ny. Sumitro warga Mranggen, Polokarto Sukoharjo, 4. Sumarno warga Mranggen, Polokarto Sukoharjo, 5. Afiyana (13) warga Mranggen, Polokarto Sukoharjo, 6. Sarsini warga Mranggen, Polokarto Sukoharjo, 7. Sugiyono warga Mranggen, Polokarto Sukoharjo

Data korban tewas kecelakaan bus pariwisata di RS Nur Hidayah adalah Paryono/ Kasinem (70) Kedungrejo, Mranggen, Polokarto, Sukoharjo.

Berikut data korban tewas kecelakaan bus pariwisata di RS PKU Bantul adalah 1. Feriyanto (38), sopir bus warga Skip Kadipiro Solo, 2. Sella (20) warga Mulyadi Kedungrejo Sukoharjo Jateng, 3. Puji (45) warga Mulyadi Kedungrejo Sukoharjo Jateng,4. Refan (10) warga Mulyadi Kedungrejo Sukoharjo Jateng, 5. Larmin (55) warga Mulyadi Kedungrejo Sukoharjo Jateng

Menurut Kapolres Bantul AKBP Ihsan, kecelakaan dipicu oleh kendaraan yang tidak kuat menanjak. “Jadi kami sudah menemui korban dan saksi yang selamat, menurut kesaksiannya, sopir sudah gugup karena kendaraan tidak kuat menanjak dan sampai akhirnya menabrak pembatas jalan,” katanya.

Ihsan menuturkan, bus yang bertujuan melakukan kegiatan wisata tersebut sempat tak kuat menanjak dan menurunkan penumpang.  “Setelah dari Breksi menuju hutan pinus dan melewati TKP tersebut, kendaraan yang akan menaiki Bukit Bego yang merupakan tanjakan, sempat tidak kuat, itu keterangan dari saksi,” kata Ihsan dalam keterangan persnya, Minggu malam. 

Setelah penumpangnya turun, lanjut Ihsan, kendaraan bisa naik perlahan-perlahan ke tanjakan tersebut.  Penumpang naik kembali. Namun pada saat bus melewati turunan di sekitar Bukit Bego, kendaraan melaju turun dan tiba-tiba oleng kemudian menabrak tebing.

Keterangan itu berdasarkan keterangan saksi selamat yang berada di dalam bus berpelat nomor AD-1507-EH berwarna hijau tersebut. “Dari keterangan saksi yang ada di dalam kendaraan tersebut. Melihat sopir panik sambil mempermainkan persneling giginya sehingga ada indikasi bahwa fungsi pengereman tidak berfungsi, atau rem blong,” jelasnya.

Ihsan mengatakan, salah satu korban tewas dari peristiwa tersebut yakni pengemudi atau sopir bus bernama Feriyanto.  Menurut penjelasannya, jenazah sopir bus berpelat polisi AD 1507 EH saat ini berada di RSUD Panembahan Senopati Bantul.

“Sopir menjadi salah satu korban meninggal dunia, atas nama Feriyanto, saat ini jenazahnya berada di RSUD Panembahan Senopati,” kata Ihsan.

Bus pariwisata yang mengalami kecelakaan nahas itu ternyata membawa rombongan famili gathering dari salah satu perusahaan garmen di Polokarto, Sukaharjo. Kasat Lantas Polres Bantul AKP Gunawan mengatakan, bus bernomor polisi AD 1507 EH berwarna hijau corak putih tersebut berisi 42 orang hendak menuju kawasan Pantai Parangtritis.

Bus melaju dari arah Mangunan menuju arah Imogiri. Sampai lokasi kejadian di Jalan Imogiri Mangunan, bus menabrak pembatas jalan dan tebing Bukit Bego. “Dari awal sudah oleng, diduga rem blong,” kata Kasat Lantas Polres Bantul, AKP Gunawan. (sumber: KompasTV)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA