by

Diduga Dua Oknum Anggota Panitia Pemilihan Peratin Pekon Tambak Jaya Bersikap Tidak Netral

KOPI, Lambar – Berawal dari penelusuran awak media mendapat informasi terjadinya pertikaian antara Calon Peratin Selamet Widodo No. Urut 2 dengan H. Harun Roni Tim Pemenangan Calon Peratin No. Urut 1 yang terjadi pada Jum’at siang tanggal 11/2/22. Kejadian tersebut menghebohkan Kabupaten Lampung Barat, kemudian pada Sabtu (12/2/22) pertengkaran tersebut berujung damai antara kedua belah pihak di Mapolsek Sumberjaya.

Dengan terjadinya keributan tersebut awak media mendapatkan informasi bahwasanya hal yang menjadi pemicu keributan yang terjadi di Pekon Tambak Jaya tersebut salah satunya dikarenakan adanya dugaan dua oknum anggota panitia penyelenggara Pilpratin di Desa Tambak Jaya bersikap tidak netral. Pasalnya, dua oknum panitia tersebut berfoto dengan mengacungkan dua jari yang diduga mendukung salah satu Calon Peratin No. Urut 2 di Tambak Jaya.

Dua oknum anggota panitia tersebut berinisial DD yang masih menjabat sebagai Anggota LHP (Lembaga Himpunan Pekon), sedangkan GW adalah sebagai Pemangku/Kadus di Pekon Tambak Jaya.

Selain itu, menurut keterangan salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kepada awak media bahwa diduga salah satu Pemangku yg berinisial GW, menghubungi warga melalui pesan singkat WhatsApp mengajak bahkan mengarahkan salah satu warga untuk memilih salah satu Calon Peratin Tambak Jaya. Serta banyak lagi dugaan intimidasi yang dialami oleh masyarakat Pekon Tambak Jaya yang membuat masyarakat menjadi resah.

Terkait hal tersebut, kami awak media mendatangi Balai Desa/Balai Pekon Tambak Jaya pada pukul 14.00 WIB. Namun, kami tidak melihat seorangpun Aparat Pekon yang berada di Balai Pekon tersebut.

Balai Desa Pekon Tambak Jaya dalam keadaan tutup. Tujuan kami ke sana untuk mengkomfirmasi Sdr. GW. Kemudian kamipun menuju ke kediaman Sdr. GW (Pemangku) yang menjadi anggota panitia penyelenggara Pilpratin di Desa Tambak Jaya.

Alhasil kamipun bertemu dengan Sdr. GW (Pemangku) di rumahnya untuk kami komfirmasi, serta mempertanyakan mengenai dugaan ketidaknetralan Sdr. GW sebagai Pemangku 1 dan sekaligus sebagai anggota panitia Pilpratin di Desa tersebut.

Sdr. GW menerangkan kepada awak media dengan lantang membenarkan, “Ya benar, saya dan Sdr. DD sebagai berfoto bareng sambil mengacungkan dua jari. Hal tersebut saya lakukan sebagai sikap dukungan kepada Calon Peratin Tambak Jaya No. Urut 2 sudah saya anggap kakak saya sendiri, dan saya sebenarnya terpaksa menjadi anggota panitia penyelenggara Pilpratin Tambak Jaya.”

Foto: Dua Anggota panitia Pilpratin saat berfoto menunjukkan dua jari.

Lanjutnya, “Sebenarnya saya sudah tidak mau jadi Panitia Pilpratin tersebut. Lagipula terkait dengan permasalahan saya diduga tidak netral sebagai panitia Pilpratin, saya tahu bahwa banyak panitia Pilpratin di Tambak Jaya ini yang tidak nertal dan saya punya bukti-buktinya, kalau kita mau saling adu bukti,” tandasnya.

Warga masyarakat setempat berharap kepada Pemerintah Daerah dan Dinas PMD, serta pihak yang berwenang turun ke lokasi untuk menindaklanjuti permasalan di Pekon Tambak Jaya tersebut.

Dalam hal ini, kami akan menayangkan pemberitaan di media online dan cetak. Kami berharap semoga pihak yang berwenang agar dapat menindaklanjuti serta menindaktegas oknum-oknum tersebut.(Hadi & Darwin)

Editor: NJK

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA