by

El Rembes, Konten Kreator yang Ingin Bantu UMKM dengan Cara Unik

KOPI, Jakarta – Di tengah situasi pandemi Covid-19 ini beberapa Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM mampu bertahan, salah satunya adalah berkat berbagai kolaborasi dengan konten kreator. Tak bisa dipungkiri bahwa konten kreator jadi salah satu aspek yang membantu pertumbuhan sebuah UMKM bahkan hingga brand besar sekalipun.

Dampak positif content creator itu pun seolah menunjukkan bahwa saat ini, pelaku kreatif tidak bisa dipandang sebelah mata. Sekecil apapun, konten kreator tetap saja memiliki pengaruh terhadap citra sebuah produk atau bahkan merek.

Sebetulnya saat ini konten kreator pun cukup leluasa dalam menyajikan berbagai jenis karya. Mengingat banyak sekali platform, yang mendukung para konten kreator dalam berkarya.

Seorang konten kreator bisa bebas membuat karya atau konten, baik dalam bentuk audio maupun karya visual. Nazil Rizqi Hanggara adalah salah seorang konten kreator, yang terhitung aktif membuat berbagai karya.

Di usianya yang masih sangat muda, Nazil Rizqi Hanggara mengaku sedang sangat aktif membuat berbagai macam karya. Pria kelahiran Blitar, 5 Januari 1999 ini mengatakan “Saat ini masih freelance sebagai editor video dan gambar,”

Nazil yang populer dengan nama panggilan El Rembes ini, sejatinya memiliki latar belakang pendidikan IT, sehingga pada beberapa kesempatan ia juga kerap mengerjakan pemrograman, “Kebetulan basic Saya IT, jadi terkadang diajak men-develop suatu sistem atau program,” ujarnya.

Nazil Rizqi Hanggara

Keseriusannya sebagai konten kreator pun terlihat dari caranya menampilkan portofolio, hasil karya atau konten garapannya. Lewat situs pribadinya, elrembes.net, Nazil memajang berbagai macam konten buatannya dengan rapi.

Di halaman muka situs tersebut, Nazil atau El Rembes menyajikan berbagai karya gambar digital buatannya. Di bagian atas situs terlihat berbagai platform yang ia gunakan untuk menyebarluaskan karya-karyanya, seperti YouTube, Instagram di @elrembes, Twitter bahkan Spotify.

Sebagai seorang konten kreator, Nazil mengaku terinspirasi dari sosok seniman kawakan asal Jember, Jawa Timur, Agus Hadi Sudjiwo atau yang lebih dikenal dengan nama Sujiwo Tejo, “Sujiwo Tejo merupakan sosok yang inspiratif bagi saya, dari karya dan secara gaya bahasa,”

Ia memaparkan bagaimana awal mula terjun sebagai konten kreator, “Pada awalnya membuat konten, adalah hobi, ya sambil mengisi waktu luang,”

kemudian iseng coba-coba upload di media sosial. Seiring berjalanya waktu kemudian ada teman yang ingin dibuatkan (konten). Dari situ, Alhamdulillah, pernah mendapat klien dari sebuah instansi yang ingin dibuatkan logo, hingga membuat video klip musik,” sambung El Rembes.

Dari hobinya tersebut, Nazil Rizqi Hanggara pun mengaku bisa mendapatkan keuntungan secara materiel, “Jadi sambil menekuni hobi, bisa juga dapat ‘ceperan’ untuk jajan,”

Lebih lanjut, Nazil juga menceritakan bagaimana ia mendapat ide untuk tetap berkarya, membuat konten, “Ide dalam membuat konten biasanya spontan saja. Kalau soal teknis, sih, biasanya sharing dengan teman, terus cari referensi di internet seperti YouTube,”

Kebetulan teman-teman banyak yang satu frekuensi dan mendukung. Bahkan ada juga yang memang seorang seniman. Dari situlah ide-ide untuk membuat konten pun bermunculan. Ya, bisa dibilang awalnya hanya dari obrolan saja,” tandasnya.

Seperti telah disinggung sebelumnya, konten kreator dan UMKM bak dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Konten bisa membantu UMKM atau bahkan brand besar, dalam melakukan branding untuk menciptakan kesadaran merek atau brand awareness.

Kebetulan beberapa teman ada yang merintis UMKM, namanya juga masih sama-sama merintis jadi Saya tawarkan saja bantuan, tentunya dengan hal yang Saya bisa,” jelas Nazil.

Bantuan yang dimaksud tentu berkaitan dengan produksi konten, “(Membantu) mendesain logo, stiker produk, dan lainnya. Intinya Saya membantu apa yang bisa dilakukan bareng-bareng. Dari teman-teman juga saya mendapat relasi yang lebih luas lagi mendapat klien baru juga dari promosi teman,”

Ditanya soal harapannya, Nazil mengaku masih ingin terus belajar dan mengasah kemampuan membuat konten, “Lebih mengalir saja, sambil belajar mengasah skill dalam membuat konten, dan tentunya memperluas jaringan dengan pelaku UMKM dan para pelaku seni.” Pungkas Nazil.