by

Bupati Tamba Bersama Wabup Patriana Laksanakan Perjalanan Spritual ke 6 Pura di Buleleng

KOPI, Jembrana – Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Wakil Bupati Patriana Krisna melaksanakan perjalanan spiritual yaitu kegiatan Darma Yatra persembahyangan di beberapa pura yang berada di Kabupaten Buleleng, Rabu (29/12/2021).

Setelah sebelumnya melaksanakan persembahyangan di 5 Pura Dang Kahyangan di Jembrana, saat ini, Bupati Tamba bersama Wabup Patriana Krisna melanjutkan kegiatan Darma Yatra persembahyangan di Kabupaten Buleleng. Sebelum menuju ke Pura Buleleng, kegiatan diawali dengan persembahyangan di Pura Kanjeng Ratu Kelurahan Gilimanuk, dilakukan sejak pagi pukul 06.00 wita.

Selanjutnya Bupati Tamba bersama Wabup Patriana Krisna menuju enam Pura yang ada di Kabupaten Buleleng di antaranya Pura Bakungan, Pura Segara Rupek, Pura Payogan, Prapat Agung, Kerta Kawat, dan Pura Melanting.

Setelah melakukan persembahyangan di enam pura tersebut, sebagai penutup perjalanan spiritual Bupati Jembrana bersama Wabup mengakhiri persembahyangan di Pura Kahyangan Jagat Pulaki Kecamatan Gerokgak. Rombongan Bupati tiba di Pura tersebut tepat Pukul 15.00 wita, dan langsung melakukan persembahyangan bersama dengan khusuk, berbaur dengan sejumlah Pemedek yang tangkil di Pura Kahyangan Jagat Pulaki.

Seluruh rangkaian kegiatan persembahyangan berakhir sore hari di bawah guyuran hujan yang deras. Bupati Tamba mengatakan bahwa “Darma yatra selama dua hari ini, sebagai wujud terima kasih yang dilakukan bersama jajarannya karena telah diberi kesempatan memimpin Kabupaten Jembrana selama kurun waktu hampir setahun, berjalan lancar, dan diberikan kekuatan serta keselamatan.”

Bupati Tamba berharap, di tahun 2022 mampu menjalankan tugas lebih baik lagi. Sehingga apa yang dicita-citakan melalui implementasi misi Nangun Sad Kerthi Loka, Jembrana dapat memargi antar lan rahayu.

Selain itu, perjalanan spiritualnya bersama Wabup Patriana Krisna dan Pimpinan OPD juga untuk mengucapkan permohonan maaf skala (nyata) dan niskala (tidak nyata), apabila dalam mengemban amanah kepemimpinannya terdapat kesalahan dan kekurangan, utamanya saat melayani masyarakat Jembrana. Bupati Tamba menyadari, bahwa sebagai Bupati, Wakil Bupati dan segenap Pimpinan OPD, serta Jajaran Pemerintahan termasuk semua staf, tentu selama setahun itu, pernah berbuat kesalahan baik itu dari pikiran, perkataan dan perbuatan (tri kaya parisudha), skala dan niskala agar kesalahan itu dapat diampuni.

“Hari ini persembahyangan kami di hari kedua disaksikan Jero Mangku serta Pengempon Pura masing-masing, kami secara tulus iklas menyampaikan permohonan maaf, sekaligus ucapan syukur dan terimakasih,” ujar Bupati Tamba.

Bupati Tamba menambahkan, “Semoga di tahun berikutnya, diberikan kekuatan, kejernihan dalam berfikir untuk merumuskan kebijakan yang lebih baik, oleh karena itu saya mengajak OPD, agar niatan itu bisa disetujui dan dilaksanakan, serta menjalankan Swadarma masing-masing dalam memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat Jembrana,” pungkas Bupati Tamba. (AM)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA