by

Prihatin! Jalan Nasional Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah

KOPI, Nias Barat – Jalan Nasional yang baru dibuka sejak dua tahun lalu, tepatnya di pesisir pantai wilayah Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, tercemar akibat dijadikan tempat pembuangan sampah secara liar oleh orang yang tidak bertanggungjawab, Jumat (26/11/2021).

Berdasarkan Pantauan awak media di lokasi, di pinggir Jalan Nasional tersebut terdapat banyak tumpukkan sampah yang dibiarkan begitu saja. Informasi yang dihimpun dari masyarakat sekitar, hal ini disebabkan karena diduga mobil Dump Truck milik Pemerintah Desa Sirombu kerap membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut.

Tumpukkan sampah tersebut cukup mengganggu keindahan, menimbulkan bau tidak sedap dan membuat lingkungan tercemar. Apalagi pesisir pantai Sirombu dan sepanjang Jalan Nasional dimaksud merupakan salah satu objek wisata yang sering dikunjungi untuk berekreasi.

Sampai berita ini diturunkan, masih belum berhasil mendapatkan klarifikasi dari Kepala Desa Sirombu maupun instansi terkait. Tentunya masyarakat sekitar berharap perhatian khusus dari Pemerintah Kecamatan Sirombu Cq. Camat Sirombu untuk menertibkan hal ini.

Salah seorang pengujung yang diwawancarai di lokasi berharap agar semua pihak dapat menjaga lingkungan, agar tidak tercemar dan keindahannya tetap terjaga. “Mari sama-sama kita jaga lingkungan, jangan membuang sampah sembarang karena akan menimbulkan banyak penyakit dan tidak indah dipandang mata,” ujarnya. (JM)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA