by

Ponpes Ar-Risallah Sukses Gelar Mega Maulid 2021

KOPI, Lubuklinggau – Pondok Modern (PM) Ar-Risallah sukses menyelenggarakan kegiatan Mega Maulid yang mengundang perhatian masyarakat Kota Lubuklinggau. Kegiatan tersebut dihadiri ribuan jamaah dari Kota Lubuklinggau, Musi Rawas, Empat Lawang, Rejang Lebong, Musi Rawas Utara, dan sekitarnya.

Sukses kegiatan tersebut, menurut Pimpinan Pondok Pesantren Moderen Ar-Risallah, Ustad H Moch Fahmi, LC, M,Ag, karena dukungan semua pihak. Ia menggugah umat Islam untuk lebih mengenal sosok Rasulullah Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul pilihan Allah SWT.

“Terima kasih atas partisipasi Pemerintah Kota Lubuklinggau dan masyarakat yang mendukung suksesnya kegiatan Mega Maulid ini,” ungkapnya, Selasa (02/11/2021).

Pelaksanaanya juga, tidak hanya fokus di Pesantren Ar Risallah saja. Nanti juga ada di Rejang Lebong, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara dan Kabupaten Empat Lawang.

Sebelum Mega Maulid, H Moch Atiq Fahmi, Lc menyampaikan mereka mengadakan kegiatan pembagian tas kepada anak-anak kurang mampu, ada kegiatan donor darah, sunatan masal sebanyak 35 orang serta Aqiqah.

“Jadi masyarakat yang mau aqiqah boleh dititipkan bersama kami, dan untuk tahun ini sendiri ada 11 ekor kambing aqiqah,”ungkapnya.

Selain itu, mereka juga membangunkan rangkaian majelis dauroh dengan berkeliling ke Masjid-Masjid yang bersedia menjadi tuan rumah. Kegiatan ini, mulai dilaksanakan pada 10 Oktober 2021, jadi setiap malam pihaknya berkeliling untuk bersholawat dan baru selesai 21 malam, niatnya 40 malam.

“Semoga Kota Lubuklinggau menjadi bumi yang selalu bersholawat, dan selalu merindukan Rasulullah SAW,” harap Fahmi.

Sebelum itu, Habib Muhammad Bin Yahya Baraqbah sebagai penceramah yang didampingi KH Muhammad Miftahuddhuha selaku Presiden Syekhermania, menyampaikan taushiah seputar kehidupan Rasul Akhir Zaman, Muhammad SAW. Kiai yang berasal dari Solo ini mengatakan bahwa peringatan hanya dilasanakan oleh orang yang punya ingatan.

Kenapa perlunya peringatan? Ia menyebut bahwa peringatan sebagai tanda cinta terhadap Nabi yang menjadi salah satu faktor untuk merasakan manisnya iman.

“Allah dan Rasul menjadi lebih dicintai daripada yang lainnya,” terang Habib.

Untuk menyejukkan dan menyemarakkan suasana, Habib mengajak jamaah untuk bersholawat bersama.

Suasana semakin haru ketika Tim Hadroh Ahbabul Musthofa mengajak jamaah untuk bershalawat kepada Rasulullah SAW guna memperoleh syafaatnya. (Vhio)