by

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Bogor, Imbau Pelanggan Terkait Dampak Curah Hujan

Foto: Petugas Operator Memantau Debit Sungai Ciliwung di Intake Instalasi Pengolahan Air Cibinong. (Foto : dok. istimewa)

KOPI, Bogor – Dalam beberapa hari terakhir ini telah terjadi intensitas curah hujan yang cukup tinggi di Wilayah Bogor dan sekitarnya.

Menurut pengamatan Badan Meteorologi Klimatogi dan Geofisika (BMKG), fenomena alam ini terjadi akibat sirkulasi siklonik yang terpantau di Samudera Hindia Barat Daya Banten.

Tingginya curah hujan diperkirakan dapat membuat aliran air sungai yang ada di Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menjadi keruh.

Seperti Sungai Cianten yang selama ini sebagai sumber air dari Cabang Pelayanan Leuwiliang, Sungai Ciliwung sebagai sumber air dari Cabang Pelayanan Kedung Halang dan Cabang Pelayanan Cibinong.

Menghadapi situasi seperti ini, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor telah menyiapkan pengaturan pendistribusian air dengan mengawasi produksi air di IPA agar pengaliran tidak terganggu.

Akan tetapi jika tingkat kekeruhan air sudah mencapai angka lebih dari 5000 Ntu, maka produksi air sementara akan dihentikan guna mencegah kerusakan pada pompa Intake di IPA akibat air baku sudah bercampur dengan lumpur, pasir, dan material lainnya.

Tidak hanya itu saja, bentuk antisipasi lain yang dilakukan oleh Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor mengupayakan petugas operator untuk bersiaga membersihkan sampah dan lumpur di Intake atau IPA.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Umum (Dirum) Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Abdul Somad kepada media ini disela-sela penerimaan laporan dari petugas operator yang memantau langsung debit Sungai Ciliwung di Intake atau IPA.

“Untuk antisipasi di Wilayah Cibinong kita telah berkoordinasi dengan pihak Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Bendungan Katulampa.
Agar selalu melaporkan tingkat ketinggian air Sungai Ciliwung untuk mengantisipasi memenuhi buffer reservoir saat curah hujan cukup tinggi,” ujarnya, Jumat (19/11).

Abdul Somad juga mengimbau kepada seluruh pelanggan agar menampung air bersih terlebih dahulu sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan pengaliran.

“Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai pelayanan, kami telah menyiapkan armada mobil tangki untuk pendistribusian bantuan air bersih dengan menghubungi Call Center kami di nomor 1500-412 atau menghubungi Kantor Cabang Pelayanan terdekat. Kami berharap langkah antisipasi ini dapat meminimalisir gangguan pengaliran,” tutup mantan Wartawan Senior itu. (Red/WR/Dimas/Widya/PPWI Kabupaten Bogor)