by

Kontroversi UU ITE: Antara Harapan dan Kenyataaan

KOPI, Bogor – Walaupun Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sudah berusia belasan tahun, namun hingga saat ini masih menyisakan banyak persoalan yang dianggap sangat merugikan masyarakat. Hal ini diungkapkan Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Prof. Henry Subiyakto, dalam sebuah seminar sosialisasi Implementasi UU ITE di Bogor beberapa waktu lalu.

Berikut ini adalah video rekaman tentang pemaparan Implementasi UU ITE oleh Prof. Dr. Hendry Subiyakto, SH, MA, dimaksud. Pemaparan materi SKB tiga instansi (Polri, Kejagung, dan Kominfo) tersebut dilaksanakan pada Minggu, 30 Oktober 2021, bertempat di Tjokro 5 Hotel & Villa, Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Penyelenggara acara adalah DPC PPWI Kabupaten Bogor.

Satu hal yang menjadi catatan penting dari pemaparan ini adalah munculnya statemen dari Prof. Hendry bahwa aparat penegak hukum, baik di Polri maupun Kejaksaan, yang tidak melaksanakan UU ITE sesuai pedoman implementasi sebagaimana tertuang dalam SKB itu, mereka adalah golongan para pembangkang yang tidak patuh kepada atasannya, dan layak diproses sesua aturan yang ada.

Silahkan menyimak…

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA