by

Dukung Ekonomi Lokal, Terminal Kaliakah Akan disulap jadi Ruang Kuliner

KOPI, Jembrana – Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyambut positif langkah pengusaha muda Jembrana yang membentuk perkumpulan untuk mengembangkan ekonomi lokal. Organisasi pengusaha ini diharapkan berkontribusi untuk menumbuhkan semangat pengusaha muda di Jembrana. 

Hal itu disampaikan Bupati Tamba saat bertemu Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Jembrana, Junior Chamber Internasional (JCI), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), dan PKK Desa Kaliakah di Terminal Kaliakah, Sabtu (13/11/2021). 

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tamba menerangkan bahwa, keberadaan pengusaha muda dipastikan akan menyerap tenaga kerja lokal. Selain itu diharapkan memberikan dampak positif untuk pembangunan Kabupaten Jembrana.

Oleh karena itu, Bupati Tamba berencana memberikan tempat atau ruang bagi UMKM lokal serta pengusaha muda Jembrana berkreasi. Secara khusus, beliau melihat keberadaan Terminal Kaliakah Negara masih belum optimal.

Lanjutnya, Bupati Tamba menerangkan bahwa akan memberikan nilai tambah di Terminal Kaliakah tersebut, untuk dimanfaatkan wirausaha muda lokal sebagai pojok atau sentra kuliner.

Ruang kuliner itu nantinya beroperasi dari sore hingga malam hari. Sementara, pagi harinya tetap berfungsi sebagai terminal penumpang.

“HIPMI bisa bersinergi dengan Pemkab tentang beberapa program yang sedang berjalan. Silakan dimanfaatkan aset ini untuk ruang kuliner di malam hari. Sehingga lokasi ini bisa dijadikan tempat untuk mengasah kemampuan pengusaha muda lokal Jembrana,” terang Bupati Tamba.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengatakan bahwa Terminal Kaliakah saat ini secara fungsi belum efektif sebagai terminal, keberadaan asetnya dinilai Bupati Tamba masih menganggur.

Oleh karena itu potensi tersebut harus dimanfaatkan. Terutama untuk mendukung masyarakat di wilayah Kecamatan Negara kearah Barat.

”Untuk Kecamatan Negara dan Kecamatan Jembrana sampai kearah Timur saya pantau untuk ruang kuliner/UMKM di malam hari sudah ramai kalau dibandingkan sebelumnya, dan untuk di Terminal Kaliakah sekarang kita pungsikan juga sebagai ruang kuliner,” ucap Bupati Tamba.

Menurut Bupati Tamba bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak muda dengan mengikuti pelatihan usaha. Karena di tahun 2026 mendatang, merupakan tahun emasnya Kabupaten Jembrana. 

“Tol akan dibuka, investasi akan berdatangan masuk ke sini. Masyarakat Jembrana jangan sebagai penonton saja terutama generasi muda, oleh karena itu kita sediakan tempat latihan untuk mengasah tantangan di sini, mereka harus berani berbuat untuk mempersiapkan diri begitu menginjak tahun 2026, mereka sudah menjadi pemain/pelaku usaha dan tidak jadi penonton,” tegas Bupati Tamba.

Selain hal tersebut, Bupati Tamba juga mengungkapkan bahwa untuk menarik minat para pembeli supaya mau datang ke Terminal Kaliakah beliau akan menyediakan berbagai ruang seperti ruang aktivitas bagi anak muda (ruang diskusi) serta ruang untuk adu kreatifitas.

“Dan di ruang terminal ini akan kita buatkan kegiatan berbagai macam festival antara lain:

1. Festival baca puisi
2. Festival lomba pakaian (busana adat)
3. Festival fashion show

Dan apabila ada kegiatan rapat Pemkab di sore hari, maka akan kita tempatkan di terminal ini,” terangnya. 

Lebih lanjut, Bupati Tamba berharap ke depannya Kabupaten Jembrana harus  lebih maju. “Tentu apa yang kita persiapkan hari ini sebagai pelatihan, dengan demikian pelatihan yang dilakukan tersebut sudah dan praktek mempersiapkan diri untuk menjadi pengusaha baru yang kita persiapkan sambil menunggu tahun 2026 mendatang,” harap Bupati Tamba.

Sementara itu, I Kade Joni selaku Pembina di HIPMI Kabupaten Jembrana, dalam pertemuan tersebut mengatakan ia sangat mendukung ide dan gagasan Bupati Jembrana.

”Di sini sudah dibangun terminal yang megah sekali, kalau dibandingkan dengan terminal lainnya, dan tidak ada semegah seperti Terminal Kaliakah ini. Sehingga terminal ini bisa bermanfaat berbagai macam kegiatan. Dan terminal semegah ini harus kita fungsikan serta kita manfaatkan dengan baik, sehingga bisa menciptakan lapangan kerja,” jelas I Kade Joni.

Menurut I Kade Joni, HIPMI tidak bisa 100 persen bisa melakukan ide yang dimiliki Bupati Jembrana. “Paling tidak kami hanya bisa membuat mereka ide berjualan atau membuka stan di sini. ini sangat positif, ide-ide cemerlang tapi tujuannya sangat bermanfaat secara luas dan semua pihak sangat diuntungkan, dan kita akan membuka peluang kepada anak muda Kabupaten Jembrana, tentu hal ini akan mengangkat perekonomian Kabupaten Jembrana semakin baik dan meningkat sehingga masyarakat Kabupaten Jembrana jadi bahagia,” pungkasnya. (AM)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA