by

Sukisari, SH: Proposal Perdamaian PKPU MIS Perlu Perbaikan

KOPI, Jakarta – Dalam Rapat Kreditor Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Tetap PT. Multi Inti Sarana (MIS) perkara No. 234/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst., mayoritas kuasa kreditor dan kreditor yang hadir setuju perpanjangan 20 hari PKPU untuk memperbaiki dan akomodasi masukan dalam proposal.

Sukisari, S.H. selaku kuasa kreditor juga meminta debitor agar dalam proposal dicantumkan laporan keuangan dari:

1. PT. Multi IntiTransport
2. PT. Multi Toko Halal Indonesia

Selain itu, mesti mencantumkan saham PT. Multi Toko Halal Indonesia, sebagai jaminan dalam perdamaian ini.

Alasan debitor jaminan saham tidak mau dicantumkan dalam proposal bisa mengganggu proses IPO, sama sekali tidak bisa diterima, karena saat IPO justru dalam prospektus harus mengungkapkan secara transparan sesuai dengan ketentuan hukum pasar modal.

Kemudian, karena Debitor Pracico Inti Utama dan Pracico Inti Sejahtera juga menyalurkan dana ke debitor PT Multi Inti Sarana (dalam PKPU), maka dalam proposal perdamaian harus jelas hubungan hukumnya.

Dalam proposal ini dicantumkan antara lain: PT Multi Inti Sarana (MIS) adalah holding company dengan 4 anak perusahaan yang memiliki bidang usaha sebagai berikut :

1. PT. Multi Inti Transport (MIT), bergerak dibidang rental mobil dan fokus pada support bisnis eCommerce dan Perusahaan Besar seperti (FMCG – Fast Moving Consumer Goods, Perbankan, dll) dengan kontrak tahunan dan saat ini memiliki armada lebih dari 400 unit mobil; dengan rincian 200 unit passenger car support Perusahaan Besar, 200 unit trucking support perusahaan eCommerce dan sisanya sekitar 30 unit bus support Antar Jemput Karyawan.

  • MIT mulai tahun 2021 arah bisnis nya lebih difokuskan kepada support bisnis eCommerce dengan dimulainya penambahan unit trucking eCommerce sejak Semester II 2021.
  • MIT berbasis di Jakarta, dengan coverage area hampir keseluruh propinsi tersebar di Indonesia.
  • Penyewa unit terbesar saat ini adalah perusahaan berbasis eCommerce, seperti JNE, J&T, TIKI, Shopee, Sicepat dan Lazada.

2. PT. Muti Inti Resource Sejahtera (MIRS), bergerak di bidang jasa penambangan Timah Hitam dedicated hanya kepada PT. Timah Tbk untuk lebih terjamin kelancaran bisnis, penjualan hasil produksi dan
pengembangannya.

  • MIRS berkantor di Pangkal Pinang, Bangka dengan operasi penambangan di laut dangkal sekitar Pulau Bangka.
  • MIRS memiliki 2 unit Kapal Isap Produksi (KIP) dengan nama GETS-1 dan TITAN-99 dan beroperasi dengan baik.

3. PT. Multi Inti Digital Bisnis (MIDB), bergerak di bidang IT dan mempunyai 4 anak usaha, 1 di antaranya bernama PT. Multi Inti Digital Lestari, yang saat ini telah bekerjasama dengan perusahaan Perancis L’oreal yang dilakukan oleh salah satu bisnis usahanya yaitu Garnier untuk mengembangkan eRecycle, dalam usaha daur ulang limbah berbasis mobile apps.

  • MIDB fokus pada daerah operasional di Jakarta, Depok, Bekasi dan Tangerang dengan program mobile apps-nya yang sudah didownload dan diakses oleh lebih dari 127K penggunanya. Semakin tinggi pengguna maka akan semakin tinggi peluang mendapatkan potensi bisnis tambahan lain dari penggunaan mobile apps tersebut.
  • MIDB mempunyai program mobile apps yang dapat diakses oleh pengguna IOS maupun Android.
  • MIDB mempiliki kapasitas produksi hingga Desember 2021 akan mencapai 100 Ton dan akan ditingkatkan menjadi 150 Ton pada tahun 2022, dengan penambahan coverage area di Yogyakarta dan atau Surabaya.

4. PT. Multi Usaha Syariah (MUS), bergerak di bidang retail makanan dan mempunyai 4 anak usaha, 1 di antaranya bernama PT Multi Toko Halal Indonesia (MTHI) dengan fokus usaha Toko Halal dan sedang mengembangkan usaha berbasis mobile apps.

  • MTHI mengelola 4 ruko di tengah kepadatan pemukiman yang berbasis keluarga dan bernuansa Islami, dengan memadukan 3 Jenis Usaha, yaitu Toko, Kuliner dan Olahraga. Adanya penyediaan kebutuhan bahan makanan dan minuman untuk ibu rumah tangga, sementara ayahnya disediakan Café tempat beraktivitas dan penyediaan kegiatan anak-anak berupa olahraga panahan; serta penyediaan Mushala yang bersih dan bagus serta memadai.
  • MTHI beroperasi di Kecamatan Limo, Depok dengan dengan spesialisasi hanya menjual makanan, minuman berbasis Halal dan juga bekerjasama dengan UMKM setempat, sebagai salah satu ciri khas dan keunikan usahanya.
  • MTHI saat ini sedang mengembangkan program eCommerce berbasis mobile apps untuk meningkatkan salesnya dan memperkuat ERP (enterprice resource planning) dan akan selesai akhir Februari 2022, sehingga bisa diakses oleh seluruh konsumen dimanapun dengan penyediaan barang pada beberapa wilayah sebagai basis usahanya.

Kurang lebih sama pada saat proses PKPU debitor PIU dan PIS, maka harus jelas bagaimana untuk menjamin pelaksanaan perdamaian ini.

Demikian Sukisari, SH meminta debitor untuk memperbaiki proposal agar klien bisa memilih menerima atau menolak proposal pada saat voting.

Apabila ada klien memerlukan informasi lebih lanjut, bisa hubungi :

Sukisari & Partners
www.sukisari.com
WA 08118-120164

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA