by

Disnaker Kota Bandung Gelar Bimtek bagi Instruktur LPK

KOPI, Bandung – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung menggelar “Bimbingan Teknis Akreditasi Bagi Pengelola atau Instruktur LPK Kota Bandung Tahun 2021”. Kegiatan dilaksanakan di Grand Pasundan Convention Hotel, Kota Bandung, Senin (6/9/2021).

Maksud dan tujuan penyelanggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Akreditasi ini diharapkan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dapat memahami kerangka mutu pelatihan Indonesia yang terdiri dari delapan standar, sehingga dapat mempersiapkan dokumen dan syarat akreditasi dengan benar dan lengkap untuk menuju kejuruan yang terakreditasi dan dapat menerapkan atau melaksakan pelatihan kerja di lembaganya.

Kegiatan Bimtek Akreditasi bagi para pengelola atau instruktur LPK Kota Bandung ini dihadiri Kadisnaker Kota Bandung, Drs. Arief Syaifudin, S.H., Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas, Rina Indrisari Nugraha, S.I.P., M.A.P., Ketua Komite Akreditasi Provinsi Jawa Barat, Ir. Heni Nurhaeni, S.Pd., M.Pd., Ketua DPD Asosiasi Instruktur Seluruh Indonesia Provinsi Jawa Barat, Dra. Hj. Lina Marlina, Ketua Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia Kota Bandung, Satia Zaputra, S.T., dan jajaran Disnaker Kota Bandung, serta 20 peserta Bimtek Akreditasi dari LPK.

Dalam sambutannya, Kadisnaker Kota Bandung, Drs. Arief Syaifudin, S.H., menekankan kepada pihak LPK yang belum terakreditasi, agar meningkatkan kredibilitas lembaganya dengan melakukan akreditasi.

Kepada awak media, Arief mengatakan kegiatan ini diadakan untuk mendorong bahwa LPK yang ada di kota Bandung ini harus terspesikasi dan terakreditasi.

“Tentunya kalau sudah terakreditasi, mereka punya kualitas dan kemampuan yang sesuai standar nasional. Kalau itu sudah terpenuhi, maka pelatihan kerja yang dilakukan oleh LPK ini tentunya lulusannya akan kompeten. Kenapa kompeten?, karena lembaga yang melatihnya juga sudah punya kompetensi yang baik dengan adanya sertifikasi dan akreditasi ini, sehingga hasil pelatihannya ini nantinya bisa mempunyai daya saing yang kuat ketika mereka apakah menjadi usaha baru, maupun mereka menjadi pekerja-pekerja di sektor formal,” tutur Arief.

Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Kelembagaan Pelatihan Kerja pada Disnaker Kota Bandung, R. Windaryunah, S.IP., MM., menambahkan bahwa jumlah LPK di Kota Bandung yang sudah terakreditasi hanya 50 LPK, belum 50% sama sekali, jadi untuk 80 LPK saya menghimbau kepada LPK untuk terus menggali Potensi diri sampai menuju LPK yang terakreditasi,” Pungkasnya. (Tedy)

Editor: NJK

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA