by

Meriahkan HUT RI ke-76, DPN PPWI Sukses Gelar Pelatihan Dasar Jurnalistik

KOPI, Karawang – Dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-76 dan memanfaatkan waktu ditengah Covid-19, DPN-PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia bekerjasama dengan Universitas Mpu Tantular sukses mengadakan ‘Pelatihan Dasar Jurnalistik’, Sabtu (28/8/21) secara virtual. Respon peserta yang ingin mengikuti pelatihan ini sangat tinggi, sebanyak kurang lebih 100 peserta mengikuti pelatihan ini.

Adapun narasumber yang mengisi pelatihan ini merupakan para tokoh nasional dalam dunia jurnalistik yaitu:

  1. Materi ‘Bahasa Indonesia dalam Jurnalistik dan Citizen Journalism’ oleh Ketua DPN PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A., yang juga seorang Alumni PPRA-48 Lemhanas RI Tahun 2012;
  2. Materi ‘Quick News’ oleh Dosen Ilmu Komunikasi, Mung Pujanarko, S.Sos., M.I.Kom., yang juga seorang Penulis di beberapa media;
  3. Materi ‘Editing Berita dan Jurnalistik Online’ oleh Praktisi Jurnalis, Danny PH Siagian , S.E., M.M.

Dan untuk memeriahkan suasana pelatihan, acara dipandu Dosen Ilmu Komunikasi, Serepina Tiur Maida, S.Pd., M.Pd., M.I.kom.

Selanjutnya, Wilson Lalengke memberikan materi tentang ‘Bahasa Indonesia dalam Jurnalistik dan Citizen Journalism’, beliau menitikberatkan pada kaidah-kaidah dalam bahasa Indonesia. Menurut Wilson, hal yang paling mendasar dalam menulis kalimat adalah memahami kaidah bahasa Indonesia yaitu pola kalimat Subyek (S), Predikat (P), Obyek (O), dan Keterangan (Ket).

“Jika dalam sebuah kalimat sudah terdiri dari pola SPOK, ini sudah merupakan komposisi kalimat yang benar dan baik,” jelasnya.

Selain itu, yang sering ditemukan kesalahan dalam suatu kalimat adalah penempatan partikel di dan ke, serta penempatan tanda baca yang tidak tepat. “Saya masih menemukan banyak tulisan-tulisan yang penulisan partikel di dan ke masih tidak tepat. Dalam sebuah berita hal ini sangat fatal dan tidak sesuai dengan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar,” ungkapnya.

Wilson berharap dengan diadakannya pelatihan ini dapat memberi pencerahan bagi para peserta dan dapat meningkatkan kualitas tulisannya.

Sementara Mung Pujanarko yang akrab disapa “Kang Imung”, memaparkan materi tentang ‘Quick News’ (berita cepat) yang harus dikuasai seorang wartawan atau jurnalis. Quick News terdiri dari 5 W dan 1 H dan bertujuan memudahkan pembuatan berita.

“Dalam menulis berita cepat harus berdasarkan POI (Point of Interest), serta harus cepat dalam membuat first word dan first line,” papar Kang Imung.

Sedangkan, Danny PH Siagian, S.Sos., M.M., memaparkan pentingnya Editing atau Swa Sunting dalam sebuah tulisan atau berita. Sebelum tulisan tersebut dibaca orang lain, maka tugas kita sendiri mengedit dan membaca terlebih dahulu agar memberikan hasil yang maksimal.

“Sebuah produk berita yang sudah bagus, akan tercoreng karena adanya setitik nila yaitu kesalahan dalam penulisan, apalagi untuk sebuah judul, ini sangat fatal,” terang Danny.

Setelah pemaparan materi oleh narasumber, para peserta diberi kejutan dengan beberapa door prize. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari Pimpinan Redaksi suaraindonesia1.com, Abdul Wahid P Diko, yang mendapat penghargaan sebagai media dengan peserta terbanyak.

Acara ditutup Haris Kuncoro, S.E., dari media wartamerdeka.info dengan mengucapkan selamat atas kegiatan yang berlangsung hari ini. Ia berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat dalam menulis.

“Semoga ilmu yang didapatkan bermanfaat dan dapat dipraktekkan dalam menulis berita atau artikel. Jika ada karya yang ingin dipublikasikan di media wartamerdeka.info dipersilakan, kami akan menerima dengan senang hati,” pungkas Haris. (NJK)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA