by

Pengertian Koperasi Simpan Pinjam dan Jenis Koperasi Lainnya

KOPI, Jakarta – Koperasi sebagai tubuh usaha yang mempunyai anggota orang atau tubuh hukum yang dibangun dengan berdasarkan azas kekerabatan dan demokrasi ekonomi. Koperasi sebagai produk ekonomi yang aktivitasnya jadi pergerakan ekonomi kerakyatan, dan jalan dengan konsep bergotong-royong.

Sumber dana koperasi simpan pinjam di proleh dari simpanan suka-rela anggotanya dan beragam badan pemerintahan, atau instansi swasta yang alami kelebihan dana.

Usaha koperasi yang dikelolah oleh beberapa anggota dengan membuat pengurus koperasi lewat Rapat Anggota, dilaksanankan aktivitasnya berdasar konsep koperasi.

Dengan mengembangnya tehnologi yang sekarang ini demikian cepat, tentu saja koprasi simpan pinjam memerlukan sebuah aplikasi koeprasi yang dapat memberikan dukungan performa daripada koperasi simpan pinjam tersebut.

Salah satunya untuk menulis transaksi bisnis utang dan cicilan anggota koperasi, catatan laporan seperti neraca saldo, kas akuntansi, sampai rugi keuntungan bulanan dan tahunan.

Pengertian Koperasi Simpan Pinjam

Apakah itu koperasi simpan pinjam? Koprasi simpan pinjam ialah satu koperasi yang aktivitas upayanya mengumpulkan dan salurkan dana ke beberapa anggotanya dengan bunga yang rendah.

Koperasi ini disebutkan sebagai koperasi credit di mana pengendaliannya dilaksanakan secara berdikari dan demokratis, dan beberapa anggotanya tergabung secara suka-rela.

Ada pula yang mengatakan instansi keuangan non-bank yang mempunyai aktivitas usaha terima simpanan dari anggotanya dan memberinya utang uang ke beberapa anggota dengan bunga rendah.

Sumber Modal

Sumber pendanaan koprasi simpan pinjam berasal dari dua sumber, yakni dari modal sendiri dan dari modal utang. Modal utang ialah modal yang digabungkan dari beberapa anggota, koperasi lain, dan instansi keuangan lain seperti Bank.

Modal sendiri ialah modal yang dari beberapa anggota koperasi, yakni berbentuk simpanan harus, simpanan dasar, simpanan suka-rela, dan hibah.

Jenis Koperasi

Ada banyak tipe koperasi berdasar perannya. Dalam UU RI No. 17 Tahun 2012, disebut jika beberapa jenis koperasi di Indonesia ialah seperti berikut:

Baca : Ingin Menggunakan Aplikasi Koperasi? Pahami Beberapa Hal Berikut

Koperasi Nasabah Anggota Koperasi

Sama sesuai namanya, koperasi ini ditujukan untuk nasabah anggota koperasi barang dan jasa. Umumnya, mereka jual beragam keperluan harian seperti kelontong atau alat catat hingga sepintas terlihat seperti toko biasa.

Perbedaannya, keuntungan yang didapatkan dari pemasaran akan dibagi ke anggotanya. Disamping itu, karena umumnya yang beli dari koperasi nasabah anggota koperasi ialah anggotanya , karena itu harga barangnya condong tambah murah dari toko biasa.

Koperasi Produsen

Sama sesuai namanya, koperasi ini ditujukan untuk produsen barang dan jasa. Koperasi ini jual barang produksi anggotanya, misalkan koperasi peternak sapi perah jual susu sedang koperasi peternak lebah jual madu.

Dengan tergabung dalam koperasi, beberapa produsen dapat memperoleh bahan baku pada harga tambah murah dan jual hasil produksinya pada harga pantas.

Koperasi Jasa

Koperasi jasa hampir serupa seperti koperasi nasabah anggota koperasi, tapi yang disiapkan oleh koperasi ini ialah aktivitas jasa atau servis untuk anggotanya. Misalkan saja, koperasi layanan transportasi atau koperasi jasa asuransi.

Koperasi Simpan Pinjam

Koprasi simpan pinjam memberinya utang ke anggotanya. Koperasi ini mempunyai tujuan untuk menolong anggotanya yang memerlukan uang dalam periode pendek dengan persyaratan yang gampang dan bunga yang rendah.

Koperasi Serba Usaha

Beberapa koperasi sediakan beberapa service sekalian. Misalkan, selainnya jual barang keperluan nasabah anggota koperasi, koperasi itu sediakan jasa simpan pinjam. Koperasi semacam ini dikatakan sebagai Koperasi Serba Usaha (KSU).

Prinsip Koperasi Simpan Pinjam

Sama seperti yang disebut pada Undang-Undang Koperasi, beberapa konsep dasar koprasi simpan pinjam ialah: Keanggotaan karakternya terbuka dan suka-rela.

Koperasi ini diatur secara berdikari dan demokratis. Kekuasaan paling tinggi ada di rapat anggota. Keuntungan koperasi dari Tersisa Hasil Usaha (SHU) dikasih ke anggota secara adil sama sesuai persetujuan.

Baca Juga : Manfaat Aplikasi Koperasi yang Jarang Diketahui Orang

Fungsi Koperasi Simpan Pinjam

Pada realisasinya koperasi ini mempunyai beberapa peran dan peranan yang penting untuk beberapa anggotanya. Berikut ialah peranan koprasi simpan pinjam pada anggotanya:

Peran dan Fungsi Simpanan

Uang yang diletakkan semakin aman, terjaga, dan produktif. Uang simpanan di koperasi menjadi investasi untuk periode tua karena besarnya terus akan semakin bertambah.

Semua uang simpanan di koperasi bisa diambil semuanya bila ingin stop jadi anggota. Memunculkan kemauan untuk menabung uang ke beberapa anggota.

Peran dan Fungsi Pinjaman

Ada credit utang dari koperasi akan menolong beberapa anggota tingkatkan penghasilan dari upayanya, dan pada akhirannya akan menolong mengentaskan kemiskinan.

Proses pemberian credit ke anggota lebih cepat dan mudah, tanpa jaminan atau agunan credit. Pemberian utang dengan bunga yang paling rendah ke beberapa anggota koperasi.

Contoh Koperasi Simpan Pinjam

Berikut ialah contoh-contoh koperasi simpan pinjam yang berada di Indonesia :

Koperasi Unit Desa (KUD)

KUD umumnya berdiri di perdesaan dan berpedoman nilai kebersama-samaan. Arah khusus KUD untuk penuhi kepentingan beberapa anggotanya dalam soal perlengkapan dan bahan pertanian, dan layani simpan pinjam ke anggotanya.

Koperasi Serba Usaha (KSU)

KSU umumnya berdiri di perdesaan dan perkotaan. Arah khusus KSU untuk menolong beberapa anggotanya dalam pendanaan dan peningkatan usaha. KSU layani simpanan dan utang lunak untuk beberapa anggotanya.

Disamping itu, KSU menolong pembelian keperluan beberapa anggotanya secara credit, misalkan credit kendaraan motor, pemasaran pada minimarket koperasi untuk layani anggota koperasi.

Koperasi Pasar

Koperasi pasar umumnya berdiri di pasar di mana beberapa anggotanya terbagi dalam pedagang, kuli panggul, dan sebagainya. Arah koperasi pasar untuk menolong anggotanya dalam soal simpan pinjam modal dan hasil usaha dan penyuplai kepentingan usaha beberapa anggota.

Sama seperti yang sudah disebut pada keterangan di atas, arah koperasi untuk tingkatkan kesejahteraan beberapa anggota. Dalam kata lain, arah khusus koperasi bukan untuk mendapat keuntungan tetapi faedahnya untuk beberapa anggota.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA