by

Bupati Jembrana Tanggapi Pandangan Umum Fraksi terkait RPJMD Periode 2021-2026

KOPI, Jembrana – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jembrana menggelar Rapat Paripurna VIII Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021, berlangsung secara virtual bertempat di Ruang Executive Room Kantor Bupati Jembrana, Senin (9/08/2021). Rapat dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi.

Rapat Paripurna membahas jawaban atau tanggapan Bupati Jembrana atas pandangan umum Fraksi DPRD Kabupaten Jembrana terhadap ‘Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Semesta Berencana’ Kabupaten Jembrana periode tahun 2021-2026. Terkait pandangan umum Fraksi DPRD telah disampaikan dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu.

Dalam rapat paripurna kali ini, Bupati Tamba mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Fraksi DPRD Kabupaten Jembrana atas saran dan masukannya. “Saya sungguh sangat merasa berterima kasih dan bersyukur karena rekan-rekan Anggota DPRD telah memberikan ide serta masukan yang sangat luar biasa dan konstruktif melalui pandangan umum Fraksi masing-masing,” ucap Tamba.

Lanjutnya, masukan dan ide rekan-rekan sangat bermanfaat untuk mewujudkan masyarakat Jembrana bahagia berlandaskan Tri Hita Karana. Bupati Tamba juga mengapresiasi saran dan masukan dari seluruh Fraksi, termasuk  Fraksi PDI Perjuangan mengenai beberapa program yang telah disampaikan kepada masyarakat Jembrana baik saat sebagai calon Bupati maupun setelah dilantik sebagai Bupati Jembrana.

“Saya dan Wabup serta jajaran Staff Khusus saat ini sedang merumuskan berbagai instrumen yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, khususnya terkait dengan landasan hukum, perencanaan anggaran, serta piranti-piranti lainnya yang akan menentukan keberhasilan program tersebut,” ungkap Bupati Tamba.

Pemkab Jembrana akan mengambil langkah-langkah konkrit untuk mewujudkan harapan masyarakat yaitu dengan program-program yang dapat meringankan beban masyarakat. “Kami telah menyusun rancangan Peraturan Bupati terkait dengan pemberian bantuan kepada siswa dari keluarga miskin serta memberikan bantuan biaya makan dan minum bagi siswa kurang mampu,” paparnya.

Selain itu, Bupati Tamba menambahkan, pada bidang kesehatan telah diluncurkan Program Jaminan Kesehatan Jembrana (JKJ) Plus dengan SDM yang telah tersedia untuk memberikan pelayanan yang maksimal. “Program JKJ Plus berupa pelayan emergency dan homecare, saat ini baru dilaksanakan untuk lansia, tokoh masyarakat, serta tokoh agama,” tambah Bupati.

Program tersebut di atas sudah berjalan, dan akan terus ditingkatkan kualitasnya. “Harapan Saya dokumen RPJMD yang akan disahkan dan kita sepakati bersama nantinya dapat menjadi acuan dan panduan utama dalam pelaksanaan program tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, terkait pemberhentian pegawai kontrak di lingkungan Pemkab Jembrana, menurut Bupati Tamba perlu diluruskan bersama agar tidak menimbulkan keresahan serta dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk meraup keuntungan pribadi. Ke depannya Pemkab Jembrana akan membangun sistem dan prosedur agar proses rekrutmen pegawai Non-ASN di lingkungan Pemkab Jembrana akan dilakukan dengan lebih baik lagi.

“Jika perekrutan dilakukan dengan baik, maka akan menghasilkan SDM yang berdedikasi dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas yang diberikan,” tegasnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pemkab Jembrana tidak menutup kesempatan bagi seluruh masyarakat Jembrana untuk melamar menjadi Pegawai Non-ASN sesuai dengan kebutuhan, kualifikasi, dan tahapan yang berlaku,” pungkasnya. (Humas/AM)

Editor: NJK

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA