by

Tujuan Menikah dalam Islam yang Perlu Anda Ketahui

KOPI, Jakarta – Setelah putuskan menikah, Anda dan pasangan kemungkinan menyiapkan semua, terhitung psikis sebagai salah satunya perbekalan berumah-tangga. Menikah memang sebuah seni tertentu, apa lagi harus menjadikan satu dua watak yang lain sekalian keluarga semasing. Lantas, apa Anda ingat dahulu apa tujuan menikah dengan pasangan?

Bila lupa, silahkan kita membuka kembali daya ingat lama mengenai tujuan menikah menurut Islam. Menurut Rasulullah, bila melakukan menikah, ia telah membentengi setengah agamanya dan bertakwalah ke Allah dari setengah yang lain.

Berikut tujuan menikah dalam Islam yang sudah jasa nikah siri Depok rangkum untuk Anda. Tujuannya supaya selalu mengingati kita supaya masih tetap terus bertakwa kepada Allah.

Menjalankan Perintah Allah

Tujuan yang pertama sesuai dengan bacaan pada surat An-Nur ayat 32 mengenai kelebihan jalankan perintah Allah.

“Dan nikahkanlah orang-orang yang membujang di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.”

Bila seseorang ingin menikah dengan tujuan atas perintah Allah dan melaksanakan ibadah, karena itu Allah akan memenuhi rejekinya. Lantas, janganlah lupa masih tetap usaha sebagus mungkin untuk menyenangkan pasangan.

Mendapat Ketenangan Hati dan Meningkatkan Iman Kepada Allah

Menikah membuat seorang semakin lebih tenang, nyaman dan diselimuti kebahagiaan. Ini sudah tercantum pada firman Allah di surat Ar-Rum ayat 21.

“Dan di antara tanda-tanda kekuasannya adalah dia menciptakan istri-istri dan jenismu sendiri supaya kamu cenderung tentram kepadanya.”

Ketika telah menikah juga kita selalu perlu terus tingkatkan beribadah kita kepada Allah. Sama dengan hadis dari Bukhari dan Muslim saat Rasul menjelaskan, “Seorang antara kalian bersetubuh dengan istinya ialah sedekah!”

Langsung beberapa teman dekat menanyakan ke Rasulullah, lalu ia menjawab “Bagaimana menurut kalian jika dia (seorang suami) bersetubuh dengan selain istrinya, bukankah dia berdosa? Begitu pula jika dia bersetubuh dengan istrinya (di tempat yang halal), dia akan memperoleh pahala.”

Beribadah kepada Allah

Dikutip dari Nu Online, ada banyak tujuan menikah dari penglihatan sufi, Imam Al-Ghazali di dalam Kitab Ihya Ulumuddin. Maksudnya, yaitu melaksanakan ibadah ke Allah. Seperti sholat berjemaah seseorang yang memiliki keluarga akan berlipat-lipat pahalanya oleh Allah.

Hal-hal lain seperti cari nafkah untuk anak dan istri, bahkan juga bersabar dalam mendidik anak. Harus diingat jika semua hal itu memiliki kandungan pahala yang besar.

Bila niat dan maksudnya dilandasi dengan melaksanakan ibadah yang ikhlas ke Allah, karena itu bahtera rumah tangga makin serasi dan keutuhannya selalu terbangun.

Baca : 6 Teknik Memiliki Pernikahan Siri Menurut Jasa Nikah Siri Depok

Memperbanyak Kekeluargaan

Tujuan selajutnya adalah melanjutkan keberlangsungan hidup manusia di dunia. Ini juga sesuai dengan perintah nabi dalam sebuah hadis yang mengeluarkan bunyi:

“Kawinlah kalian sehingga kalian akan banyak, karena sesungguhnya aku akan membanggakan kalian kepada umat yang lain pada hari kiamat, walaupun dengan bayi yang gugur.”

Kemungkinan bila tarik ke kehidupan kita sekarang ini, menambahkan kekerabatan yaitu bila seorang telah menikah, karena itu dia akan mempunyai semakin banyak orang-tua. 2 orang bapak dan 2 orang ibu, dalam pengertian bapak kandungan dan mertua.

Belum juga saudara dari faksi istri atau suami akan meluaskan tali persaudaraan. Karena ada pernikahan, mudah-mudahan tetap menyambung tali silahturahmi.

Meminta Pertolongan

Kemungkinan minta bantuan yang diartikan, yaitu bila kita telah meninggal dunia. Ada tiga ibadah yang tidak pernah putus, salah satunya doa anak saleh.

Bahkan juga, beberapa ulama menjelaskan meskipun anak itu tidak saleh, tetapi jika berdoa untuk kedua orangtuanya, karenanya akan berguna untuk ke-2 orangtuanya nantinya.

Orang-tua yang dapat mendapatkan syafa’at dari anaknya bila wafat saat sebelum baligh. Bila mempunyai anak, lalu anak itu saleh salehah, karena itu terang akan doakan selalu ke-2 orangtuanya.

Nah, itu tadi beberapa tujuan menikah dalam Islam yang dapat menolong beri kesegaran daya ingat jika kita menikah terutamanya untuk selalu tingkatkan ibadah kepada Allah.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA