by

Daftar Film Pemenang Oscar yang Sekarang Dibenci

KOPI, Jakarta – Acara Academy Award ke-93 akan berjalan bulan akhir ini sesudah penyiarannya diundur pada tahun kemarin. Deretan film akan berkompetisi untuk memperoleh gelar terbaik di kelompoknya semasing.

Tetapi, yang terbaik tidak selamanya lepas dari kritikan khalayak bersamaan dengan mengembangnya warga. Bahkan juga beberapa momen dalam film yang pernah jadi favorite beberapa orang, dapat beralih menjadi kurang dicintai.

Sebut saja peristiwa saat Sandy, dimainkan oleh Olivia Newton John dalam Grease, yang mengganti performanya supaya kelihatan sebanding dengan Danny, dimainkan John Travolta, diakhir ceritanya. Atau saat gagak dalam kartun keluaran Disney, Dumbo, secara harfiah diundang The Jim Crows.

Dua film ini menunjukkan jika film terbaik pada periodenya, terkadang tidak lagi dipandang sesuai masa sekarang ini. Berikut daftar akan kami bahas film pemenang Oscar yang dipandang bermasalah sesudah menang yang diambil dari bermacam sumber.

Green Book

Film berkenaan pertemanan di antara 2 orang berlainan ras ini ramai jadi topik perbincangan saat mulai di-launching sekian tahun kemarin. Bahkan juga film ini membawa penghargaan dalam Academy Award ke 91 untuk kelompok Best Picture.

Bercerita mengenai Dr Don Shirley (Mahershala Ali), seorang pianis kelas dunia berkulit hitam, dengan ajudannya Tony Lip (Viggo Mortensen), seorang Italia-Amerika. Don Shirley dilukiskan sebagai seorang ‘Magical Negro’ yang mengganti seorang kulit putih jadi manusia yang lebih bagus.

Tetapi film ini malah memetik kritikan karena dipandang terlampau picik dalam memvisualisasikan jalinan antar-ras.

Dallas Buyer Club

Film ini sukses bawa Jared Leto sebagai juara Oscar untuk kelompok Artis Simpatisan Terbaik pada 2014. Malah keterkaitannya dalam film Dallas Buyer Klub jadi kritikan dan pertanyaan untuk beberapa pemerhati film.

Masalahnya dalam film ini Leto berperanan sebagai Rayon, seorang transgender yang menanggung derita HIV/AIDS, walau sebenarnya pasti ia ialah seorang cisgender.

Selain itu, peranan Rayon dalam film ini cuman dipandang seperti ‘kendaraan’ untuk pemeran intinya, Ron Woodroof (Matthew McConaughey) untuk menangani homofobia dan transfobianya.

Dalam film ini Ron sebagai seorang pasien AIDS pada tengah 1980-an yang membagikan beberapa obat farmasi yang tidak disepakati ke pasien penyakit yang serupa.

Annie Hall

Citra film ini telah benar-benar berbeda semenjak pertama kalinya disiarkan. Awalannya, film ini dipandang sebagai salah satunya humor romantis paling dicintai pada era ke-20. Pada acara Oscar ke-50, film ini juga memboyong empat dari 5 nominasi yang diturutinya.

Karisma film ini turun terus bersamaan dengan permasalahan yang menimpa Woody Allen, sutradara sekalian pemeran intinya, yang didakwa sudah lakukan penghinaan seksual atas anak tirinya, Dylan Farrow. Khususnya sesudah HBO menyiarkan dokumenter berkenaan kejadian itu dengan judul Allen v. Farrow, hingga semakin memperberat status Allen dan film ini.

Tidak cuman film ini, tetapi kreasi Allen yang lain seperti Manhattan (1979) yang bercerita mengenai cerita pria umur 40-an yang merajut jalinan dengan pelajar berumur 17 tahun, memperoleh sorotan.

Skema seperti film ini selalu berulang-ulang dalam kreasi Allen yang lain, terhitung Annie Hall. Hingga memunculkan ketaknyamanan di mata khalayak. Terhitung karena ada kalimat mengenai penindasan anak dalam film ini, yang didakwakan ke si sutradara populer ini.

Allen, yang hingga saat ini masih menyanggah dakwaan itu, sudah memperoleh hujatan dari beberapa artis dan sutradara seperti Kate Winslet, Colin Firth, Timothee Chalamet, Rachel Brosnahan, Rebecca Hall, dan Greta Gerwig.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA