by

Tempat Wisata di Bangkalan Paling Populer

-Berita-39 views

Bangkalan adalah sebuah kabupaten yang ada di ujung barat Pulau Madura. Kabupaten ini bertemu dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Sampang di timur, Selat Madura di selatan dan barat. Kabupaten ini mulai populer semenjak disahkan jembatan Suramadu yang menyambungkan Pulau Jawa dengan Pulau Madura. Rupanya, Bangkalan banyak memiliki tempat rekreasi di Madura yang cantik dan sayang untuk dilewati. Baca 5 tempat wisata di Bangkalan yang paling populer berikut ini yang wisatadanhotelmurah.com rangkum :

1. Gunung Geger

Gunung Geger bukan gunung Betulan, tapi cuman bukit batu yang demikian asri. Beberapa pengunjung dapat melihat keelokan rimba akasia, mahogani, jati, lembah palenggiyan, danau, dan jejeran sawah. Tempat paling tinggi di Gunung Gempar dinamakan Situs Pelanggiran. Gunung Gempar simpan riwayat penting untuk warga Madura. Diberi nama Bukit Gempar karena berada di Dusun Gempar, Kecamatan Gempar. Tempat ini gampang diketemukan karena ada di tepi jalan raya.

Pergi dari Kota Bangkalan, selanjutnya lempeng terus ke arah utara (Kecamatan Arosbaya), lalu ke arah timur ke arah Kecamatan Gempar. Pakai kendaraan individu karena akses ke arah tempat ini tidak dilalui transportasi umum. Bila ingin naik ke pucuknya cukup sedikit melelahkan karena ada beberapa ratus anak tangga yang harus didaki.

Baca : https://www.provenexpert.com/ombay/

2. Bukit Jaddih

Bukit Jaddih tercipta akibatnya karena penambangan batu kapur. Bukit ini jadi tujuan favorite di Bangkalan karena lokasinya benar-benar instagramable dan menjadi satu diantara rekreasi tebing di Indonesia yang direferensikan. Ada danau yang warna biru kehijauan di tengah-tengah bukit kapur ini yang dapat dikitari dengan sewa perahu.

Bukit Jaddih memiliki jarak sekitaran 27 km dari pusat Kota Surabaya yang memerlukan waktu sekitaran 1-2 jam. Bukit Jaddih dapat dikunjungi dengan sepeda motor lewat Jalan Raya Labang tanpa perlu pergi ke Kota Bangkalan lebih dulu. Tetapi, bila melancong dengan mobil harus masuk Kota Bangkalan lebih dulu karena Jalan Raya Labang termasuk sempit dan cukup ekstrim.

Bukan hanya danau, disekitaran Bukit Jaddih ada kolam renang yang namanya Goa Potte. Bila berasa panas dan panas sesudah menelusuri Bukit Jaddih kemungkinan kolam renang ini menjadi lokasi yang mendinginkan kulit. Bila tiba ke Bukit Jaddih seharusnya menggunakan masker karena masih tetap ada kegiatan pertambangan hingga lokasinya benar-benar berdebu. Bukit yang ada di Dusun Jakan, Kelurahan Parseh, Kecamatan Socah ini membuka tiap hari dari jam 06.00 sampai 17.00 saja. Harga ticket masuk sejumlah Rp 2.000 saja. Benar-benar murah.

3. Bukit Arosbaya

Tidak hanya Bukit Jaddih, Bangkalan mempunyai bukit sisa pertambangan kapur yang lain yang diberi nama Bukit Arosbaya. Tetapi, bukit ini berlainan karena berwarna bukan putih, tapi merah kecokelatan. Bukit ini diberi nama Bukit Arosbaya karena berada di Kecamatan Arosbaya, persisnya di Dusun Berbeluk. Bukit yang sering disebutkan Bukit Bedel ini seperti Grand Canyon di Amerika. Bukit ini menjadi tempat rekreasi yang pas untuk backpacker yang paling cinta dengan alam.

Antiknya, ada beberapa tumbuhan hijau menjalar yang menghias bukit-bukit ini. Benar-benar instagramable. Tumbuhan kelihatan kering yang didera cahaya matahari secara terus-terusan. Lokasinya gampang untuk diketemukan dan jalannya telah bagus. Ada tempat rekreasi religius di dekat bukit ini, yakni Pusara Beberapa Raja Bangkalan yang kemungkinan dapat didatangi sekalian. Tempat ini membuka tiap hari dari jam 09.00 sampai 17.00 saja. Harga ticket masuknya sejumlah Rp 5.000 saja.

4. Pantai Siring Kemuning

Suntuk dengan bukit? Saat ini waktunya ke pantai. Saat yang diperlukan untuk tiba ke Pantai Sirih Kemuning sekitaran 1,5 jam dari Jembatan Suramadu. Pantai eksotik di Jawa Timur ini ada di Dusun Mecajah, Kecamatan Tanjung Bumi yang memiliki jarak sekitaran 41 km di utara Kota Bangkalan. Tidak ada transportasi umum ke arah pantai ini hingga siapa saja yang bertandang harus menggunakan kendaraan individu.

Bentangan pasir putih akan menyongsong dengan suka hati beberapa pelancong. Waktu terbaik untuk berkunjung pantai ini ialah di sore hari untuk menyaksikan matahari tenggelam atau pagi hari untuk menyaksikan matahari keluar. Pantai Siring Kemuning dapat dicicipi dengan gratis tanpa bayar ticket masuk, tapi parkir kendaraan harus tetap bayar.

Pantai Siring Kemuning masih sepi dan tawarkan situasi pantai yang paling cantik. Santai di bawah pohon yang teduh sekalian nikmati deburan ombak dan suara laut tentu membuat hati demikian tenang. Tidak ada sarana apa saja pada tempat ini, tapi bila ingin berekreasi kulineran masih tetap dapat.

Simak Juga : https://social.technet.microsoft.com/Profile/Ombay

5. Mercusuar Sembilangan

Ada tempat nongkrong yang asyik di Bangkalan, yakni Mercusuar Sembilangan. Bangunan warisan Belanda ini masih bekerja sampai sekarang ini yang dipakai untuk menolong kapal yang masuk ke Tanjung Perak. Saat yang terbaik untuk tiba ke arah tempat ini ialah sore hari untuk menyaksikan keelokan langit saat matahari tenggelam.

Tidak boleh cepat-cepat bergerak sesudah matahari tenggelam karena panorama malam hari di pucuk menara ini benar-benar cantik. Berkilau lampu dari beberapa ratus kapal yang sedang melalui Selat Madura kelihatan dari Mercusuar Sembilangan. Beberapa pengunjung dapat tiba ke arah tempat ini tanpa bayar, tapi harus bayar parkir.

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA