by

Kodim 1617/Jembrana Laksanakan TMMD di Banjar Sawe Desa Batuagung

KOPIJembrana – Komando Distrik Militer (Kodim) 1617/Jembrana melaksanakan Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 tahun 2021, bertempat di Banjar Sawe, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali. Program tahunan TNI-AD, yang tahun ini mengusung tema TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri, yang dipusatkan di Banjar Sawe itu telah dibuka secara resmi oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, SH, beberapa waktu lalu.

Hadir pada acara tersebut, Komandan Kodim 1617/Jembrana, Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.Sos, para pejabat di lingkungan Kodim dan Pemkab Jembrana, dan warga masyarakat. Dandim juga telah menerima memorandum pekerjaan proyek yang dikerjasamakan dengan pihak konsultan dan kontraktor.

Saat wawancara bersama awak media Pewarta Indonesia, Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.Sos mengatakan bahwa saat ini sedang berlangsung proses pekerjaan sasaran fisik yaitu pembuatan sanderan sudah mencapai kurang lebih 70 persen atau sekitar 250-300 meter. Keseluruhan panjang jalan yang akan dikerjakan adalah 450 meter.

“Pada titik-titik tertentu dibuatkan jalur air limpahan saat terjadi curah hujan yang cukup tinggi. Tujuannya agar air dapat mengalir ke tempat yang lebih rendah dan tidak menggenangi rabat beton yang sedang dikerjakan tersebut,” ungkap Letkol Inf Hasrifuddin, Selasa, 09 Maret 2021.

Pada sasaran fisik yang besar yaitu dilakukannya pembuatan rabat beton sejauh 1370 meter. “Proses perabatan sudah mulai berjalan meskipun dengan cuaca yang kadang-kadang tidak bersahabat,” ujar Letkol Inf Hasrifuddin.

Selain sasaran fisik, dilaksanakan juga kegiatan sasaran Non fisik yang bekerjasama dengan dinas instansi terkait diantaranya yang sudah diberikan kepada warga Desa Batuagung, yaitu Pelaksanaan Penyuluhan dan Sosialisasi tentang Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan dan Sosialisasi tentang Pertanian dan Perkebunan, dikarenakan sebagian besar warga Desa Batuagung mata pencahariannya berasal dari perkebunan dan pertanian. Sehingga diharapakan dengan diadakannya penyuluhan dan sosialisasi tersebut maka warga Desa Batuagung mendapatkan penambahan wawasan, dalam penyuluhan dan sosialisasi tersebut juga menitik beratkan untuk bisa memanfaatkan lahan pekarangan rumah agar lebih produktif. Dari hasil kerjasama dengan dinas pertanian, warga Desa Batuagung mendapatkan bantuan berupa bibit papaya California.  

Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.Sos  (Dandim 1617/Jembrana)

Kegiatan lain yang telah dilaksanakan, menurut Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.Sos, yaitu penyuluhan dan sosialiasi terkait Posyandu, Stunting dan KB Lestari kepada ibu-ibu PKK di wilayah Desa Batuagung yang dilaksanakan pagi tadi (09/03/2021). Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan taraf kesehatan ibu-ibu yang ada di wilayah Batuagung. Selain itu, kegiatan lain yang akan diadakan seperti penyuluhan seputar perikanan, peternakan, bahaya narkoba, UMKM, Covid-19 di masa pandemi, dan Kamtibmas.

“Tujuan dari seluruh kegiatan yang telah diberikan, baik sasaran fisik dan non fisik, adalah untuk memudahkan akses jalan bagi warga Batuagung. Dengan dibukanya akses jalan, masyarakat semakin mudah untuk mendistribusikan hasil bumi,” ujar Dandim Hasrifuddin.

Perwira menengah TNI AD yang menyandang melati dua di pundaknya itu juga menjelaskan bahwa kegiatan TMMD yang diselenggarakan ini melibatkan 150 orang personal. Mereka terdiri dari anggota Makodim, perkuatan dari Polres Jembrana, dan bantuan dari Dinas Pemda terkait, yakni dari perikanan, pertanian, dan perkebunan.

Personel juga datang dari satuan TNI di Denpasar yaitu Batalyon 141, 900 Raider, Detasemen Kavaleri, Perhubungan, Detasemen Peralatan dan lainnya. Masing-masing satuan bekerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

“Untuk pekerjaan fisik, pihak TNI berkolaborasi dengan pihak konsultan dan pemenang tender dalam menggarap sasaran fisik yang memiliki hambatan medan yang cukup berat dan dengan cuaca yang sewaktu-waktu berubah hujan” ujar Dandim.

Estimasi waktu pengerjaan, tambah Dandim Hasrifuddin, sesuai kontrak yaitu 30 hari, terhitung dari tanggal 02/03/2021. “Harapannya seluruh kontrak kerja selesai dikerjakan dan diserahkan kembali ke Bapak Bupati tepat waktu,” pungkas Letkol Inf Hasrifuddin Haruna.

Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S. Sos mengatakan bahwa dalam bekerja dengan memanfaatkan waktu yang ada dan mengantisipasi akses jalan yang berat, untuk beberapa material yang berat diletakkan di titik tertentu, dan cara lain untuk mengantisipasi dengan pihak pemenang tender kontraktor, dan berencana akan melibatkan dua kendaran, yang sebelumnya hanya menerjunkan satu kendaraan mobil box yang dimodifikasi semi off-road untuk bisa melewati jalan yang berlumpur untuk membawa bahan. (AM)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA