by

Hukum Hooke

-Berita-378 views

Dalam ilmu fisika ada beragam hukum yang bisa Kamu dalami untuk memberikan dukungan pengetahuan fisika Kamu, salah satunya hukum dalam pengetahuan fisika yang hendak diulas dalam rincian berikut yakni berkaitan hukum hooke, baca rincian berikut hingga Kamu bisa pahami pemahaman, rumus, bunyi, program, dan misalnya.

Pengertian Hukum Hooke

Merupakan suatu hal yang mempunyai jalinan di antara style (F) yang bisa meregangkan satu pegas hingga menyebabkan berlangsungnya bertambahnya panjang pegas (Δx) yang terjadi pada wilayah batasan fleksibilitas pegas disebutkan dengan Hukum Hooke.

Untuk replikasi, karena itu Kamu bisa ambil mengambil 2 buah misalkan yakni karet gelang dengan permen karet. Dari kedua benda itu ditunjukkan jika panjang satu benda yang plastis karakternya terus akan memanjang sampai capai batasan tertentu.

Hal itu pasti dibalikkan sesuai tata pengurus, untuk permen karet tidak dapat kembali seperti sebelumnya, hal itu disebabkan karena karakter permen karet yang plastis, pada suatu benda dengan karakter yang lentur.

Aplikasi Hukum Hooke

Untuk dapat mengimplementasikan hukum hooke, bisa dianalogikan seperti ambil suatu hal yang ada pada kost yang tentu saja memiliki katerkaitan. Agar semakin mempermudah pengetahuan Kamu dalam pahami program implementasi dari hukum ini, bisa Kamu baca rincian berikut ini:

Agar bisa menyaksikan jasad-jasad renik yang mempunyai ukuran benar-benar kecil hingga tidak bisa disaksikan dengan mata telanjang bisa manfaatkan peranan mikroskop.

Dari beberapa benda yang sudah disebut, mempunyai peranan yang penting untuk kehidupan manusia.
Bunyi dan Rumus dari Hukum Hooke

Satu style yang bekerja pada suatu benda akan sesuai dengan bertambahnya panjang dari benda yang dikenakan style sebagai bunyi dari hukum hooke. Hal itu terjadi pada benda yang mempunyai ketidaksamaan fleksibilitas. Rumus hukum hooke bisa dicatat secara matematis seperti berikut:

F = k.x

Dengan info F sebagai style pada pegas yang bekerja dengan unit N, k sebagai konstanta dari pegas dengan unit N/m, dan x ialah bertambahnya panjang dari pegas dengan unit m.

Tegangan

Keadaan dari sebuah benda yang alami bertambahnya panjang saat ada sebuah benda dikenakan style di salah satunya ujung benda dan satu ujung lainnya ditahan disebutkan dengan tegangan.

Dengan peristiwa hal itu karena itu bisa ditulis jika dalam pengetahuan fisika, satu tegangan bisa dikasih lambang dengan σ dan jika dicatat secara matematis yakni:

σ = F/A

Yang mana F sebagai style dengan unit N, A sebagai luas penampang dengan unit m2, dan σ sebagai tegangan dengan unit N/m2 atau bisa dicatat dengan Pa.

  • Regangan

Satu perbedaan di antara ekstensi yang terjadi pada kawat sejauh x mtr. dengan panjang kawat saat awalnya sebesar x mtr., karena itu bisa Kamu sebutkan dengan regangan. Berlangsungnya regangan pada benda itu disebabkan oleh ada style yang ada pada benda atau pada kawat dihilangkan, hingga kawat dapat kembali ke wujud sebelumnya.

Regangan bisa dirumuskan secara matematis yaitu:

  • e = ΔL / Lo

Dengan info e sebagai regangan, ΔL sebagai bertambahnya panjang dengan unit m, dan Lo sebagai panjang awalnya kawat dengan unit m.

Hingga dengan dijumpai rumus kesamaan di atas, karena itu bisa dijumpai jika regangan tidak mempunyai unit, hal itu disebabkan karena ada bertambahnya panjang (ΔL) dan ada panjang sebelumnya (Lo) yakni satu besaran yang mempunyai unit sama.

  • Modulus Elastisitas (Modulus Young) serta Rumusnya

Dalam pengetahuan fisika, terutamanya pada ulasan hukum hooke ada modulus fleksibilitas yang dilambangkan dengan E, yang mana modulus fleksibilitas ini memvisualisasikan sebuah perbedaan dari tegangan dan regangan yang ada di suatu benda.

Modulus fleksibilitas atau modulus young bisa dicatat rumusnya secara matematis yakni seperti berikut:

  • E = σ / e

Yang mana E ialah modulus fleksibilitas dengan unit N/m, e sebagai regangan yang dirasakan benda, dan σ ialah sebuah tegangan dengan unit N/m2 atau Pa.

  • Mampatan

Merupakan sebuah kondisi yang serupa atau hampir serupa dengan regangan disebutkan dengan mampatan. Namun masih tetap ada bedanya yakni pada arah peralihan molekul satu benda sesudah benda itu dikasih style.

Tetapi ini pasti benar-benar berbed dengan regangan yang mana molekul pada benda bisa tergerak keluar jika sudah dikenakan style. Pada suatu mampatan, sesudah dikasih satu style, molekul benda itu akan tergerak ke dalam atau memampat.

Baca Juga : pengertian hukum kirchhoff

Jalinan Style Ambil dan Modulus Fleksibilitas dan Hubungan
Secara matematis, jalinan style ambil dengan modulus fleksibilitas bisa dirumuskan seperti berikut:

E = σ / e
E = (F/A) / (ΔL /Lo)
F/A = E ΔL /Lo

Dengan info G sebagai style dengan unit N, E sebagai modulus fleksibilitas dengan unit N/M, e ialah sebuah regangan, σ sebagai tegangan dengan unit N/m2 atau Pa, A sebagai luas sebuah penampang dengan unit m2, E ialah modulus fleksibilitas dengan unit N/m, ΔL ialah bertambahnya panjang dengan unit m, dan Lo ialah panjang awalnya.
Contoh Masalah dalam Hukum Hooke

  1. pada suatu pegas, mempunyai sebuah bertambahnya panjang sejauh 0,25 mtr. yang mana sesudah dikasih style. Jika di suatu pegas itu ada tulisan 400 N/m, karena itu berapakah style yang dapat Kamu lakukan pada pegas itu?

Dijumpai:
x sebesar 0,25 m
k sejumlah 400 N/m

Ditanyakan F sebesar…?

Dijawab:
F = k. x
F = (400 N/m). (0, 25 m)
F = 100 N
Jadi style yang beri pada pegas itu sejumlah 100 N.

  1. Pegas yang bergantung vertikal mempunyai panjang 80 cm, ada beban seberat 50 N yang bergantung pada pegas, hingga panjang pegas jadi 90 cm. Karena itu bisa Kamu kalkulasi berapakah nilai dari tetapan pegas itu jika pada pegas dikasih beban sejumlah 60 N, dan berapakah panjang akhir pegas itu?

Dijumpai:
X = 0,8 m
X1 = 50 N
F2 = 60 N

Ditanyakan
k = ….?
X2 = ….?

Jawab:
• F = k ⧍x
50 N = k (0,1)
k = 50/0,1
k = 500
• ⧍x = F/k
⧍x = 60 N/500
⧍x = 0,12 m
⧍x = X2 – x1
0,12 = X2 – 0,9
X2 = 1,02 m
Hingga besar dari tetapan pegas itu ialah 500 N dengan panjang kawat sesudah dikasih beban yakni 1,02 m.