by

Strategi Andreas Audyanto dalam Memasarkan Hunian Elite The Sanctuary Collection

KOPI, Jakarta – Andreas Audyanto selaku mantan eksekutif Sinarmas Land saat ini diberikan kepercayaan untuk melakukan pengembangan proyek properti dari Harita Group yang merupakan perusahaan konglomerasi dalam utusan keluarga Taipan Lim Hariyanto Wijaya Sarwono.

Melalui PT Cipta Harmoni Lestari yang merupakan anak usaha dari Harita Grup bersama mitranya Perennial Real Estate Holdings Limited dan CNQC ia sedang memperseiapkan proyek properti elite yaitu The Sanctuary Collection yang berlokasi di Sentul, yang rencananya akan dibangun diatas lahan 25 hektar.

Pada masa pandemi Covid-19, Audy memiliki tugas yang tidak mudah, terlebih dengan jabatannya sebagai Chief Operating Officer (COO) di The Sanctuary Collection. Mengingat harga rumah 2 lantai yang ditawarkan mulai dari Rp 1,9 miliar dengan luas tanah 91 meter persegi dan luas bangunan 125 meter peregi, ia dituntut untuk berpikir keras dalam memasarkan hunian elite ini.

Untitled Image

Menurutnya, saat ini calon pembeli hanya membeli rumah dengan progres yang jelas, dan sebagai pengembang ia harus memberikan jadwal penyelesaian yang pasti serta serah terima terhadap konsumen.

Selain itu, bekerjasama dengan berbagai bank dalam penyeluran kredit pemilikan rumah (KPR) juga sangat penting untuk dilakukan. Semua bank tidak akan sembarangan dalam memilih pengembang proyek untuk diajak bekerjasama, tentu hanya yang layak saja yang akan digandengnya. Menjalin kerja sama dengan perbankan merupakan hal mutlak yang harus dilaksanakan selama masa pandemi, dengan begitu akan meringankan beban masyarakat sebagai calon konsumen dalam pembelian rumah dengan menikmati keringanan-keringanan yang diberikan oleh pihak bank.

Salanjutnya, menawarkan lokasi dan konsep hunian tanpa renovasi. Yang artinya konsumen sudah siap menempati rumah tersebut tanpa menunggu tahap renovasi.

Hal inilah yang membuat The Sanctuary Collection fase I terjual 74 unit dengan harga per-unit Rp 1.9 hingga Rp 3.9 miliar, pada akhir Juli lalu. Melihat antusias konsumen terhadap proyek ini cukup besar, sekarang ia mulai fokus memasarkan The Sanctuary Collection fase II berjumlah 90 unit yang dijual mulai dari Rp 2 miliar hingga 4.8 miliar.

Dengan rasa optimis tinggi The Sanctuary Collection fase II semakin banyak peminatnya, karena pemilihan lokasi terkonsep secara matang dan target market jelas.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA