by

Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat Gelar Pendisiplinan Protokol Kesehatan

KOPI, Manokwari – Satuan TNI unit Yonif 761/KA bersinergi dengan Polsek, Koramil, Distrik Warmare, Puskesmas dan Tokoh Masyarakat Warmare melaksanakan Operasi Pendisiplinan Masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 dari tanggal 3 s.d. 8 Februari 2021. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Warmare sampai dengan Prafi, Papua Barat. Hal itu dilakukan guna mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari.

Covid-19 merupakan masalah serius yg dihadapi oleh seluruh bangsa di dunia, tidak terkecuali di wilayah Warmare sampai dengan prafi. Menurut informasi data terakhir dari Satgas Covid Provinsi Papua Barat khususnya diwilayah Warmare, 28 orang dinyatakan Positif Covid-19 (27 orang sembuh dan 1 orang meninggal dunia), data tersebut menunjukan bahwa masyarakat warmare harus meningkatkan kewaspadaan akibat dari Covid-19. Pandemi Covid-19 telah menyebabkan perekonomian dunia runtuh dan banyak orang meninggal dunia. Oleh karena itu, Pemerintah, TNI, Polri dan seluruh komponen masyarakat harus bersungguh-sungguh mengatasi menjalarnya Wabah Covid-19 di Wilayah Warmare sampai dengan Prafi. Cara mengatasi dampak hancurnya ekonomi masyarakat ditengah wabah Covid-19 adalah dengan mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 yaitu Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Selalu mencuci tangan.

Hasil pemantauan Babinsa dan Babinkamtibmas sehari-hari di lapangan, Masih sangat kurangnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi Protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Kegiatan aktivitas masyarakat di Pasar, terminal dan tempat-tempat umum terkesan bahwa Covid-19 bukanlah masalah serius dan tidak perlu ditakuti. Hal ini menunjukkan bahwa perlunya adanya kegiatan pendisiplinan yg dilakukan oleh pemerintah, TNI, Polri dan seluruh komponen masyarakat untuk menyadarkan dan mendisiplinkan masyarakat sebelum Covid-19 menghancurkan sendi-sendi kehidupan perekonomian masyarakat khususnya diwilayah Warmare sampai dengan Prafi.

Kegiatan operasi Pendisiplinan Covid-19 ini merupakan inisiasi dari Bapak Pangdam XVIII/Kasuari, dimana Bapak Pangdam XVIII/Kasuari sangat konsen untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Papua Barat. Petunjuk bapak Pangdam XVIII/Kasuari terhadap tim terpadu operasi Pendisiplinan Prokes Covid-19 adalah laksanakan operasi Pendisiplinan Prokes Covid-19 dengan baik, humanis sambil menyentuh hati masyarakat agar timbul kesadaran sendiri untuk mematuhi Prokes Covid-19 sesuai anjuran Pemerintah.

Harapan dari kegiatan ini adalah Timbulnya kesasadaran untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dengan demikian, pemulihan ekonomi diwilayah Warmare sampai dengan Prafi akan berjalan dengan cepat dan lancar. Apabila ekonomi pulih maka pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik dan aman.

Sebagai Pengakhiran, marilah kita selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan Hikmat dan kebijaksanaan dalam menghadapi situasi yang sulit ini. Dengan hati yang tulus dan rela berkorban maka pemerintah daerah, TNI AD, Yonif 761, Polri dan tokoh Masyarakat di wilayah Warmare optimis dapat mengatasi dan memutus rantai penyebaran Covid 19 melalui operasi terpadu pendisiplinan Covid-19 di wilayah Warmare sampai dengan Prafi. Heh Pace Mace selalu Pakai Masker karena Pakai Masker melindungimu dan melindungi saya.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA