by

Aksi Sosial DrW Skincare Turun Beri Bantuan pada Korban Tanah Bergerak Purworejo

Pewarta Indonesia, Purworejo – Telah terjadi bencana tanah bergerak di Desa Tegalsari, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (14/01/2021). Bencana terjadi karena dipicu oleh instensitas curah hujan yang tinggi.

Akibatnya, tiga rumah ambruk dan puluhan warga mengungsi ke rumah kerabat dan ke rumah kosong. Sejauh ini, sementara tercatat 14 KK yang terdiri dari 31 jiwa yang mengungsi di 8 pos pengungsian.

Saat ini, para pengungsi membutuhkan uluran tangan berupa akomodasi dan sembako untuk bertahan hidup. DrW Skincare menjadi salah satu donatur yang turut menyambangi lokasi bencana di Purwprejo untuk memberikan bantuan secara langsung.

“Saya sudah mengirim tim perwakilan dari Purworejo untuk memberikan bantuan secara langsung. Ada Pak John Ghatfan, Pak Fajar, Pak Agung Budi dan Pak Adys. Bantuan rencananya diberikan untuk tiga desa yang terdampak bencana tanah bergerak,” ujar Dr Wahyu Triasmara.

Adapaun tiga desa yang dikunjungi oleh tim DrW Skincare Peduli Sesama yakni Desa Tegalsari, Desa Kaliwungu dan Desa Somoleter. Bantuan yang diberikan berupa sembako seperti beras, beras, minyak goreng, air mineral, mie instan, gula pasir, dan lainnya.

Tim DrW Skincare menyerahkan bantuan ke lokasi dua desa terdampak secara langsung yakni Desa Tegalsari dan Desa Kaliwungu. Bantuan di Desa Kaliwungu diserahkan pada kepala desa setempat karena lokasi rawan longsor sehingga membahayakan.

“Di sana tim bertemu dengan kepala desa Bapak Irwan untuk mengetahui lebih detail keadaan warga sekitar dan situasi terkini wilayah tersebut. Menurut penuturan bapak lurah, yang terdampak ada 16 Kepala Keluarga (KK) dan 1 sudah dievakuasi,” ujar John Ghaftan, saat dihubungi pada Jumat (23/01/2021).

Tim DrW Skincare juga mengunjungi Desa Somoleter untuk melihat kondisi wilayah sekitar dan keadaan warga yang terdampak bencana tanah bergerak. Di sana tim menemui Kepala Desa Somoleter, Achmad Yusup, untuk menanyakan lebih detail keadaan di wilayah setempat.

Bersama Achmad Yusup, tim DrW Skincare mendatangi rumah warga dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat bencana. Di lokasi, tim bertemu dengan rombongan DPRD yang juga sedang memeriksa kondisi lokasi terdampak.

“Menurut informasi yang kami dapat dari bapak lurah, di lokasi tersebut tanah mengalami pergeseran 1 mm/jam, di mana lokasi tersebut dihuni sebanyak 21 kepala keluarga yang jumlahnya 86 jiw,” lanjutnya.

Meski sudah mengalami kerusakan yang cukup parah, Desa Somoleter masih enggan menerima bantuan dari luar. Lurah setempat menganggap bencana yang terjadi di Desa Somoleter belum terlalu serius sehingga dikhawatirkan akan mengakibatkan kecemburuan sosial.

“Kemarin tim DrW Skincare juga ke Desa Somoleter, di sana sudah parah cuma belum ada yang membutuhkan, dari kepala desanya belum mau menerima, belum buka donasi takut ada kecemburuan sosial. Lalu bantuan sudah kami titipkan ke Dr Teguh Pambudi dari Klinik Griya Saras Bruno,” tutup John Ghaftan.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA