by

Kekuatan Politik SDK Di Balik Layar Jelang 2022

KOPI, Mamuju – Lebih dari setahun lagi Jelang pergantian kepemimpinan di Provinsi Sulawesi Barat, situasi Politik nampaknya mulai mengeliat. DR. H. Suhardi Duka, MM , Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat, Bupati Mamuju dua priode 2005 – 2010 dan 2010 – 2015 yang sangat akrab disapa dan dikenal masyarakat Sulbar Sebagai Pa SDK, telah digadang-gadang oleh masyarakat untuk kembali Maju di Pilkada Gubernur Sulawesi Barat maju dan bertarung di kursi Orang nomor wahid di Sulawesi Barat pada tahun 2022,

Dalam beberapa kesempatan bertemu dengan konstituennya Pa SDK berujar akan fokus pada pekerjaannya sebagai anggota DPR RI komisi IV dan belum memikirkan untuk maju bertarung di Pilkada Sulawesi Barat, namun oleh para pendukungnya dianggap sebagai ungkapan dari seorang politisi sejati. Politik itu cair dan mudah berubah sesuai dengan situasi dan kondisi saat itu.

Seperti diketahui bahwa Pa SDK bukanlah wajah baru di provinsi Sulawesi Barat, Beliau sejak memangku jabatan sebagai Ketua DPD Partai Demokrat pada tahun 2012 telah melakukan sosialisasi memperkenalkan diri kepada masyarakat Sulbar lebih awal dengan membangun kekuatan Politiknya, bahkan setelah menjadi anggota DPR RI komisi IV yang membidangi pertanian, pangan, maritim, dan kehutanan terus mengintensipkan diri turun kelapangan untuk mendekatkan diri kepada konstituennya dimulai dari Desa lalu Kota tentu agar terbina rasa kebersamaan dan kedekatan kekeluargaan dengan masyarakat dan hal ini sangat menguntungkan dalam politik dengan ditunjang oleh mesin partai yang hebat dan dukungan masyarakat akan membuat Pa SDK akan mulus melaju menuju Pilkada Sulawesi Barat yang akan digelar pada 2022.

Diketahui ada beberapa komunitas relawan Pendukung Pa SDK dalam beberapa bulan belakangan ini telah gencar melakukan Sosialisasi , gerakan secara terkordinir dan massif menemani PA SDK turun bersama Timnya kedesa-desa ( turdes ) bertajuk ” Silaturrahmi ” menemui calon konstituen pilkada Sulbar 2022 , bertatap muka dan berdialog langsung dengan masyarakat, walau tidak secara eksplisit membahas soal pilkada Gubernur Sulawesi Barat 2022.

Menurut hemat penulis dalam hal kesiapan dan persiapan menghadapi Pilkada Gubernur 2022, Pa SDK lah yang paling siap dalam mengumpulkan Amunisi mendapatkan dukungan masyarakat, kata Orang Bijak bestari dalam kompetisi, kompetitor yang paling siaplah yang akan memenangkan pertarungan itu.

Walau tidak segencar gerakan Pa SDK yang didukung oleh Partai Demokrat sebagai Partai Pemenang Pemilu 2014 dan 2019 di Sulawesi Barat, disertai beberapa Timnya , Pesaing Pa SDK, beberapa calon Gubernur Sulawesi Barat yang lainpun nampaknya mulai bermunculan, pesaing utama Pa SDK adalah Bpk. Ali Baal Masdar Gubernur petahana Bupati Polman dua priode hampir pasti ikut bertarung, beberapa nama lain mulai bermunculan ada Ibu Hj. Anggraeni Anwar Wakil Gubernur Sulawesi Barat, anggota DPR RI Fraksi Gerindra Ibu Ruskati Ali Baal, Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar, Bupati Pasangkayu Agus Ambo Jiea, Bupati Mamasa Ramlan Badawi, Bupati Mamuju Tengah Aras Tammauni, sekertaris daerah provinsi Sulawesi Barat DR. Muhammad Idris P, mantan Wakapolri Syafruddin Kambo.

Selain itu terdapat tokoh muda bakal calon Gubernur yang secara mengejutkan maayarakat muncul sebagai salah satu kandidat yang patut diperhitunngkan dan banyak disorot media, antara lain Prof. Husain ( akademisi ), DR. Syarkawi Rauf ( Mantan Ketua KPPU ), Sitti Suraidah Suhardi ( Ketua DPR RI Provinsi Sulawesi Barat ) dan Singkarru ( Mantan anggota DPR RI ) dan sederet nama lain yang muncul di Media yang diprrdiksi akan ikut meramaikan Bursa pencalonan Gubernur dan Wakilnya di Pilkada Sulbar , hal tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus dari Pa SDK dan Timnya walau beberapa diantara mereka belum secara resmi menyatakan sikap untuk maju sebagai kandidat Gubernur Sulbar di Pilkada 2022,

Munculnya beberapa Nama Calon Gubernur membuat penulis perlu melakukan analisa sederhana dari sumber yang dapat dipercaya tengtang siapa yang paling berpeluang untuk bertarung di Pilkada dan mendapatkan dukungan dari masyarakat Sulawesi Barat,dan jujur hal ini dapat dilihat dari , pertama adalah Partai yang bakal mengusung dan hasil perolehan suara / kursi oleh Partai calon pendukung pada Pemilu yang lalu, yang kedua adalah hasil kemenangan kader Partai dan suara Partai Pendukung di Pilkada sebelumnya di Sulawesi Barat, dan Tokoh yang banyak mendapatkan dukungan dari Pemuka Agama, Tokoh masyarakat, wanita dan anak muda, hal tersebut dapat diketahui dari respon dan pernyataan mereka baik secara resmi atau ketika bertemu dan terjadi Interaksi dengan Tokoh atau Kandidat.

Dalam Pemilu 2019 yang baru lalu Partai Demokrat berada di peringkat pertama dan berhasil menempatkan Kadernya sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat dengan memenangkan 09 kursi dari 45 kursi Lembaga legeslatif Provinsi Sulawesi Barat, disusul oleh Partai Golkar diperingkat kedua yang menempatkan 8 kadernya dan Partai PDI-P diposisi ke tiga meraih 6 kursi. Pada artikel berikutnya penulis berupaya untuk memetakan torehan suara Partai di Pemilu 2019 untuk menakar sejauh mana peluang Partai bisa mengusung Calonnya,

Pada Pilkada serentak 2020 yang baru lalu di Sulawesi Barat Partai Demokrat sebagai pengusung berhasil menempatkan 3 (tiga) kadernya di 4 (empat) gelaran Pilkada di Provinsi Sulawesi Barat sesuai hasil perhitungan KPU , dengan torehan suara yang sangat signifikan.

Dari hasil perolehan suara Partai Politik di Pemilu dan Pilkada yang baru lalu kita akan berupaya memetakan Partai manakah yang dapat mengusung Calonnya atau kalau akan berkoalisi dengan Partai, dengan siapa harus berkoalisi agar melaju mulus menuju Pilkada Gubernur serentak 2022 di Sulawesi Barat.

Dari fakta yang ada yang telah diulas oleh Penulis diatas dan fakta dimana Partai Demokrat di Sulawesi Barat menjadi Partai Pemenang , maka secara kasat mata penulis membuat prediksi bahwa sampai hari ini Pa SDK yang telah memimpin Partai Demokrat Sulawesi Barat selama kurun waktu 8 tahun dan berhasil membawa Demokrat sebagai Partai pemenang pemilu dua kali yaitu pada tahun 2014 dan 2022 akan mendapatkan angin segar dari Partai dan akan melaju dengan mulus menuju Pilkada Gubernur Sulawesi Barat 2022 yang akan datang.**

Bersambung..

(Muh. Nur Mamuju )

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA