by

Paslon Bupati dan Wabup Karawang Bahas Ekonomi Berbasis Digital serta Atasi Pengangguran

KOPI, Karawang – Debat publik antar Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Karawang tahun 2020 telah diselenggarakan oleh KPUD Karawang, pada Rabu (25/11/2020), disiarkan langsung oleh stasiun televisi iNews. Tema yang diangkat dalam debat tersebut adalah ‘Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah dalam Persaingan Global’.

Acara tersebut dihadiri oleh tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati yaitu No. Urut 1, Yessy-Adly; No. Urut 2, Cellica-Aep; No. Urut 3 Jimmy-Yusni; Ketua KPUD Karawang, Miftah Farid beserta jajaran; Bawaslu Karawang; serta Tim Kampanye dari masing-masing Paslon.

Dalam debat publik tersebut ketiga Paslon memaparkan tentang visi-misi dan program yang akan dijalankan jika terpilih pada Pilkada Karawang Tahun 2020. Berikut visi-misi serta program masing-masing Paslon:

  1. Paslon No. Urut 1, Yessy-Adly, ingin mewujudkan Karawang yang peduli, amanah, dinamis, dan inovatif.
  2. Paslon No. Urut 2, Cellica-Aep, ingin mewujudkan Karawang yang mandiri, bermartabat, sejahtera untuk semua masyarakat Karawang.
  3. Paslon No. Urut 3, Jimmy-Yusni, ingin menjadikan Karawang bebas kemiskinan, pengangguran berbasis Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Karawang.

Upaya yang dilakukan untuk mengimplementasikan visi-misi tersebut adalah Paslon No. Urut1, Yessy-Adly, menyampaikan akan membuat ‘Karawang Digital Valley’ yaitu para pelaku UMKM akan distartup, diupgrade, dan dinaikkan kelas.

Adly mengatakan para pelaku UMKM akan diberi pelatihan, akses pendanaan, brand equity seperti website dan mobile app secara gratis. Hal tersebut dilakukan untuk menumbuhkan usaha ekonomi dan mengurangi angka pengangguran di Karawang.

Lebih lanjut, Adly akan menambahkan program untuk milenial yaitu Kornet (Kota Karawang Internet) dan Kopaja (Kotak Pelamar Kerja).

“Setiap desa akan ditempatkan Kopaja, jadi bagi para pelamar hanya memasukkan surat lamaran ke kotak tersebut, datanya akan dikirim ke bank data dan diproses oleh Pemda dan disalurkan langsung ke perusahaan yang ada di Karawang,” jelas Adly.

Untuk Paslon No. Urut 2 terkait visi-misi Cellica menyampaikan akan melanjutkan program yang sudah berjalan disegala aspek dan program yang belum terlaksana akan segera dilaksanakan di tahun depan.

Menurut Cellica, ia akan fokus pada menumbuhkan, menggerakkan potensi masyarakat dan potensi lokal daerah yang kreatif yang berkualitas serta berdaya saing. “Hal tersebut dibutuhkan peran Bumdes sebagai pionir untuk pengembangan ekonomi yang ada di lapangan dan didukung secara permodalan oleh Pemda.

Untuk penanganan Covid-19, Cellica menjelaskan tugas dan tanggung jawab pemerintah untuk mempersiapkan fasilitas kesehatan seperti APD, Swab test, pengadaan PCR, obat-obatan, serta menjamin para tenaga kesehatan agar tetap survive. “Hal tersebut juga diperlukan kesadaran masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan sehingga akan menurunkan angka Covid-19,” papar Cellica.

Sementara itu, Paslon No. Urut 3, Jimmy-Yusni, akan mengimplementasikan visi-misinya dengan meluncurkan tiga kartu yaitu kartu tani, kartu wirausaha, dan kartu guru ngaji.

Melalui kartu wirausaha, anak muda atau masyarakat yang berusia di atas 25 tahun akan didorong untuk berwirausaha dengan mengajukan model usaha ke Bank hanya dengan jaminan KTP.

“Masyarakat bisa datang ke Bank pinjam uang tanpa jaminan hanya bermodal KTP Karawang untuk pinjaman 1 – 10 Jt. Lalu akan disiapkan bantuan cuma-cuma per tahun sebesar Rp 50 Milyar untuk penerima yang belum menerima PKH,” jelas Jimmy.

Jimmy juga menyampaikan program yang akan dijalankan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah seorang pemimpin harus mampu memanagerial finansial keuangan, memanagerial Pemerintah, memiliki responsibility atau kepedulian apa yang terjadi di masyarakat dan dibutuhkan oleh rakyat. (Dede N-KOPI/NJK)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA