by

LPPM UNSAM Laksanakan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Bayeun Aceh Timur

KOPI, Langsa – Pokdakan (Kelompok Pembudidaya Ikan) ini didirikan oleh beberapa pelaku utama perikanan pada tanggal 24 Maret 2020 dan dikeluarkan oleh geuchik (lurah setempat) dengan SK Nomor: 470/044/2018/2020, dan No. Reg. 1.2.11.03.04.0320.0320 jenis usaha: Perikanan Budidaya. Keseluruhan anggota Pokdakan telah terdaftar secara online pada KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Kelautan Dan Perikanan) dan Kementeriaan Kelautan dan Perikanan.

Foto: Tim PKM Unsam, Ketua dan anggota Pokdakan Tiara Jaya

Pokdakan Tiara Jaya memiliki 11 anggota kelompok yang keseluruhannya merupakan penduduk Gampong Bayeun. Sebagian besar anggota kelompok adalah ibu rumah tangga yang suaminya berprofesi sebagai nelayan dan tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kateuka Jaya.

Hingga saat ini aktifitas kelompok masih berfokus kepada budidaya ikan air tawar yang didapatkan dari sekitaran sungai yang ada di gampong itu. Hasil tangkapan ikan umumnya dijual kepada beberapa pengumpul ikan (muge) yang ada di gampong tersebut.

Berdasarkan hasil wawancara dengan Zulkarnen selaku Sekretaris Pokdakan, ide pendirian Pokdakan ini didasarkan atas keinginan untuk mendapatkan pengetahun tentang teknik budidaya perikanan air tawar serta menjadi wahana pembelajaran bagi anggota Pokdakan dalam pengembangan produk perikanan di gampong itu.

Pengabdian kepada masyarakat (PKM), yang dipimpin oleh Dosen Universitas Samudra Th. 2020, Dr. Imam Hadi Sutrisno., M.Si,, dengan anggota Zidni Ilman Navia S.Si., M.Si., dan Heri Irawan S.T., M.T.,ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi anggota Pokdakan Tiara Jaya dan masyarakat gampong Bayeun, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, melalui teknologi pengasapan ikan sederhana.

“Program pengabdian kepada masyarakat akan dilaksanakan selama 4 (empat) bulan. Sasaran program ini adalah Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tiara Jaya dan Pemerintahan Gampong Bayeun,” ujar Imam.

Menurutnya, permasalahan utama yang dihadapi oleh kelompok sasaran adalah kurangnya pengetahuan dan teknologi pengolahan ikan melalui teknik pengasapan. Hal ini yang menjadi sebab tidak meningkatnya pendapatan anggota kelompok selama pandemi covid-19 ini.

Disamping belum optimalnya pemanfaatan sumber daya alam oleh kelompok. Ikan yang dihasilkan belum memberikan kontribusi bagi kemakmuran kelompok dan masyarakat. Permasalahan ini disampaikan oleh Ketua Kelompok, Ir. Mahyudanil, ketika wawancara di lapangan beberapa waktu yang lalu.

Hasil wawancara, Mahyudanil menyampaikan bahwa sebagian besar anggota kelompok tidak memiliki pengetahuan dalam hal teknis berbudidaya ikan air tawar sehingga menyebabkan kelompok belum mampu meningkatkan pendapatan bagi anggotanya. Hal ini juga didukung dengan minimnya pengetahuan anggota kelompok dalam pengelolaan administrasi dan keuangan.

Maka PKM UNSAM mengadakan diskusi dan partisipatif aktif peserta melalui pembelajaran orang dewasa. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi:
1) Koordinasi kegiatan;
2) Penyediaan alat dan bahan;
3) Perakitan mesin pengasap sederhana mulai dari tahap penentuan desain, ukuran dan kapasitas;
4) Sosialisasi dan ujicoba mesin pengasap bersama mitra sasaran; dan
5) Monitoring dan evaluasi kegiatan bersama mitra sasaran.

Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa kelompok sasaran dan masyarakat telah memahami tatacara penggunaan teknologi mesin pengasap ikan sehingga mampu mendukung peningkatan ekonomi anggota kelompok dan masyarakat selama pandemi covid-19.

Maka solusi yang dapat diusulkan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada adalah sebagai berikut:
(a) Pelatihan perakitan mesin pengasap ikan sederhana;
(b) Penataan administrasi dan keuangan kelompok melalui penyediaan buku saku anggota, buku kas, buku pencatatan produk, buku tamu dan notulen;
(c) Pelatihan pengoperasian mesin pengasap ikan sederhana.

Dalam kesempatan ini, atas nama tim PKM Universitas Samudra Th. 2020 mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bustami, MA, selaku LPPM dan PM Universitas Samudra, Bapak Hanafiah., S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Koordinator Pengabdian Masyarakat yang telah memberikan bantuan pendanaan serta para staf telah memberikan dukungan bagi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada mitra sasaran sehingga dengan kegiatan ini mampu menjawab persoalan yang dihadapi oleh Pokdakan Tiara Jaya. (Imam HS)

Editor: NJK

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA