by

Anggota Komisi X DPR RI Gandeng Pihak Kemenparekraf Lakukan Sosialisasi Gerakan BISA di Langkat

KOPI, Langkat – Anggota Komisi X DPR RI Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin menggandeng pihak Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk melakukan sosialisasi gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat Aman) dilokasi perkampungan Besilam Babussam, yang merupakan lokasi wisata religi, yang berada di Desa Besilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumut. 

Kegiatan sosialisasi gerakan BISA langsung di buka anggota Komisi X DPR RI, Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin. Pihaknya mengatakan semoga dengan kegiatan ini nantinya dapat meningkatkan pengunjung objek wisata di Kabupaten Langkat, dimasa New Nolmal ini. Kabupaten Langkat harus tau bagaimana caranya kembali menghidupkan pariwIsata. Masyarakat Langkat harus mendoakan semoga pandemi Corona ini cepat berahir, sehingga perekonian kita kembali nolmal semua, harapnya Djohar. 

Sementara itu Direktur Pengembangan Destinasi Regional 1, Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastuktur, Ir. Oni Yulfian mengatakan, saat ini banyak wisatawan yang ingin datang ke objek wisata. Namun saja wisatawan itu takut dengan adanya virus Covid-19 yang belum berahir dan belum ada vaksinnya. 

Saat ini banyak objek wisata sepi dari pengunjung. Begitu juga hotel banyak yang sepi dari pengunjung. Tidak terkecuali juga banyak warung-warung usaha yang berimbas sepi, akibat wisatawan yang tak maudatang di objek wisata disaat pandemi virus Corona (Covid-19) saat ini. 

Kita berharap, dengan pola New Nolmal ini, dengan penerapan protokol kesehatan, wisatawan bisa lebih nyaman lagi untuk datang ke objek wisata. “Untuk masyarakat sendiri, jangan lupa memperhatikan pola hidup sehat. Meskipun belum berahir pandemi Covid-19 ini, namun kita dituntut untuk bisa beradaptasi sambil tetap menjaga kesehatan tubuh dan mental ditengah pandemi, sampai vaksin ditemukan,” beber Oni Yulfian, seraya mengatakan, tempat objek wisata harus bisa memberikan jaminan wisatawan yang datang dengan cara penerapan protokol kesehatan dilokasi tempat objek wisata.

Wakil Direktur Pasca Sarjana Politeknik Pariwisata Medan Rahmad Darmawan mengatakan, saat ini kami berupaya agar wisatawan bisa datang ke objek wisata di New Normal ini dengan pebrrapan protokol kesehatan. Protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability) di masa adaptasi kebiasaan baru dalam berwisata. 

Sebenarnya dari dahulu orang tua kita sudah mencontohkan pola hidul bersih sehat. Sewaktu kita kecil dulu orang tua sering menganjurkan untuk masuk rumah cuci kaki cuci tangan dahulu baru masuk rumah. Begitu juga mau tidur cuci kaki cuci tangan dahulu. Nah sekarang di New Nolma ini juga seperti itu, katanya. 

Wakil Bupati Langkat H. Syah Afandin S.H, yang hadir diacara itu mengucapkan, selamat datang di Perkampungan Tuan Guru Besilam Babussalam. Kedatangan bapak dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini merupakan sebuah kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Langkat. Kedatangan rombangan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini tentu saja atas lobi abangda kita Prof. Djohar Arifin, sebutnya. 

Sebelumnya diketahui, sebelum acara sosialisasi gerakan BISA dimulai yang bertempat dirumah persulukan Batu Pahat tersebut, Tuan Guru Besilam DR Zikmal Fuad, M.A, membacakan doa,  agar kegiatan yang baik ini diterima disisi Allah. “Semoga saja acara ini berjalan dengan baik dan lancar, sebutnya seusai membacakan doa, Amin, katanya Tuan Guru Besilam Babussalam, DR Zikmal Fuad, MA.

Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut antaralain, kepala Dinas Pariwisa Kabupaten Langkat, Nur Elly Heriani Rambe, Camat Padang Tualang H. Ramlan Lubis S.E, Kapolsek Padang Tualang AKP Tarmizi S.H, Kepala Desa besilam Ibnu Nasyith, dan para undangan yang hadir.  

Usai acara sosialisasi, acara dilanjutkan dengan penandatangani pemberian bantuan berupa Cat, untuk meunasah dan peralaran bersih-bersih seperti puluhan sapu lidi dan sapu ijuk, timba, dan lainnya. (reza fahlevi)

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA