by

Banggar DPRD Langkat Bahas Perubahan APBD

KOPI, Langkat – Dipimpin Ketua DPRD, Badan Anggaran DPRD Kabupaten Langkat, melakukan pembahasan Ranperda Perubahan APBD tahun anggaran 2020 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan para kepala OPD di ruang rapat DPRD Langkat, di Stabat, Rabu (2/9/2020).

Pembahasan dilakukan setelah sebelumnya disepakati rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dalam Rapat Paripurna DPRD Langkat.

Dalam rapat tersebut, Ketua DPRD Langkat, Surialam menjelaskan, pembahasan Ranperda Perubahan APBD dimaksudkan untuk memperoleh persetujuan bersama.

“Hal ini sesuai PP 12/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah pada pasal 177 yang menyatakan perubahan APBD disepakati pada Minggu kedua bulan September tahun anggaran berkenaan,” jelas Surialam.

Karena itu sambungnya, Ia meminta anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Langkat, dapat memberikan masukan dan saran terhadap program dan kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang perlu disikapi bersama demi kebaikan.

Ketua TAPD Indra Salahudin yang juga selaku Sekda dalam rapat merincikan penambahan maupun pengurangan anggaran pada perubahan APBD 2020.

Sekda menyebutkan, ada penambahan pendapatan sebesar Rp. 226.834.084.633,- dan belanja sebesar Rp. 487.910.047.945,36 dengan pembiayaan dari Silpa sebelumnya.

Sementara itu Sekretaris TAPD Iskandarsyah menerangkan, bahwa tahapan-tahapan perubahan APBD telah dilaksanakan sesuai tertib anggaran.

“Hari ini fokusnya pembahasan dari segi program dan kegiatan setiap OPD. Apakah sesuai dengan sebelumnya atau akan mengalihkan program dan kegiatan,” jelas Iskandar.

Dalam pembahasan itu, masing-masing anggota Badan Anggaran DPRD Langkat memberikan masukan dan saran serta mengingatkan Kepala OPD, agar setelah perubahan APBD disahkan, dapat melaksanakan program serta kegiatan yang ada dengan memperhatikan waktu.

Sementara itu menurut M. Bahri, selaku anggota Banggar, yang juga sebagai Ketua Fraksi BPI mengingatkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk memperhatikan Kota Stabat sebagai Ibukota Kabupaten.

Ia meminta perubahan APBD 2020 Dinas LH dapat membenahi kebersihan dan keindahan Kota Stabat, katanya.

Semenrata itu dalam pembahasan Bagian Kessos, anggarannya berkurang, disebabkan dampak Covid, sehingga pelaksanaan kegiatan tidak terlaksana.

“Tetapi bantuan-bantuan sosial untuk masyarakat tidak terganggu,” sebut Sekda, menyambung penjelasan Kabag Kessos.

Hadir dalam pembahasan tersebut, Wakil-wakil Ketua DPRD Langkat, seperti Donny Setha, Ralin Sinulingga, Antoni dan anggota Badan Anggaran lainnya, seperti Munhasyar, Edi Bahagia, Pujianto, Dedek Pradesa, Zulhijar, Ismail Fandy, Romelta Ginting, Juriah, Pimanta Ginting, Johan Wiryawan Bangun, Agus Salim, Ajai Ismail, Lucky Saputra, Siti Nurhayati, Fatimah, Azmaliah dan Suwarmin. (Reza Fahlevi)

This image has an empty alt attribute; its file name is madu_banner_PERSISMA.jpg

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA