by

ASPI Berbagi Berkah di Tengah Pandemi Covid-19

KOPI, Semarang – Pemberitaan tentang pandemi covid-19 yang menghiasi beberapa media cetak dan media elektronik tidak membuat masyarakat surut untuk melakukan kegiatan dan aktifitas sehari-hari. Angka kematian yang cukup tinggi akibat terpapar covid-19 seakan-akan dianggap hanya suatu hal yang biasa. Masyarakat hanya dihimbau oleh pemerintah untuk selalu waspada dengan tetap patuh menjalankan protokoler kesehatan terkait penanganan pandemi covid-19.

Demikian halnya dengan para relawan Aliansi Sahabat Peduli Indonesia (ASPI) di bawah pimpinan Ketua Umumnya, Sofini Ilusi, dan Dewan Pembina, Puryayi, melakukan kegiatan santunan untuk anak yatim piatu dan kaum duaffa, Minggu 5 September 2020 di Desa Bawen Wonorejo, Ungaran Kota, Semarang.

Aliansi Sahabat Peduli Indonesia (ASPI) yang berdomisili di Jakarta mengusung tema kegiatan “Kepedulian Kita, Kebahagian Mereka”, datang dari Jakarta dengan membawa rombongan yang terdiri dari puluhan relawan dan kurir sodaqoh menggunakan bus ke lokasi kegiatan.

“Kegiatan baksos ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan dengan tujuan membagi kebahagiaan dengan anak-anak yang kurang mampu. Kami sadar bahwa mereka juga berhak mendapatkan kebahagiaan sama seperti orang yang lain. Kami berharap dimasa yang datang, saudara-saudara kita yang lainnya mau menyisihkan sebahagian rezekinya untuk berbagi dengan anak-anak yatim piatu dan kaum duaffa,” jawab Nina Hazalina, salah seorang anggota team relawan dari Aliansi Sahabat Peduli Indonesia saat ditemui oleh awak media online Pewarta Indonesia.

Pada saat pandemi covid-19 yang semakin hari semakin mengkawatirkan, kegiatan yang dilakukan oleh Aliansi Sahabat Peduli Indonesia ini adalah merupakan suatu hal yang sangat positif, dimana para relawan dengan semangat yang luar biasa melakukan kegiatan sosial dengan resiko tinggi terpapar covid-19 walaupun para relawan mematuhi dan menjalankan protokoler kesehatan sebagaimana anjuran dan himbauan pemerintah dalam mencegah rantai penyebaran covid-19. (bachtiar)

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA