by

Menanti Wajah Baru Alun-alun Purbalingga


KOPI, Purbalingga – Kisah pilu empat tahun lalu tentang tumbangnya pohon beringin raksasa Alun-Alun Kabupaten Purbalingga nampaknya akan tetap membekas di benak warga kota perwira Purbalingga. Selasa, 25 Oktober 2016, siang terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang melanda hampir seluruh wilayah di Kabupaten Purbalingga.

15 menit air hujan mengguyur dengan dahsyatnya disertai tiupan angin besar memporak-poranda setiap sudut wilayah Purbalingga. Tidak terkecuali pusat kota dengan dua pohon beringin besar ikonik tak luput dari bencana menakutkan tersebut.

Naas, salah satu pohon yang dikenal kokoh tinggi menjulang sebagai tempat singgah favorit warga untuk berekreasi dan berbagai macam kegiatan lain harus mengucap salam perpisahan selamanya. Tanaman berusia puluhan tahun tersebut tak kuat menahan terpaan angin. Akar pohon pun tercabut dari tanah.

“Untung tak ada korban jiwa saat pohon itu tumbang. Tak ada yang berteduh atau sedang berada dekat pohon,” terang Kepala Seksi Darurat dan Logistik BPBD Purbalingga, Muhsoni, saat itu.

Belasan pohon peneduh di setiap ruas jalan juga tak luput terkena imbas angin kencang. Antaranya di Jalan Raya Penaruban, Jalan Letnan Yusuf, Jalan Kop Tanwir, Jalan MT Haryono, dan kompleks GOR Guntur Darjono.

Pasca kejadian, Pemerintah mulai berbenah guna menata lokasi, termasuk rencana revitalisasi menyeluruh Alun-Alun Purbalingga. Pemulihan keadaan melalui revitalisasi menjadi pilihan. Meskipun dalam prosesnya tidak serta-merta menemui jalan lurus tanpa halang rintang.

Tidak dipungkiri, pemerintah terkait memiliki segenap cerita di balik implementasi prosedur pelaksanaan. Semua lumrah terjadi.

Revitalisasi Sempat Belum Masuk Prioritas

Di Tahun 2018, yang rencananya akan dimulai proses revitalisasi, tapi masih belum menemui titik jelas kapan akan dikerjakan. Diperkuat dengan pernyataan DPRD Purbalingga mengaku dalam APBD tahun 2018 belum ditemukan anggaran terkait revitalisasi alun-alun Purbalingga. Diperkirakan anggaran revitalisasi sekitar Rp 3,5 miliar.

Wakil Ketua DPRD Purbalingga, Adi Yuwono, S.H, mengatakan belum ada informasi revitalisasi alun-alun. “Jika memang belum bisa tahun ini, justru lebih baik. Aanggarannya bisa digunakan untuk sektor lain yang lebih prioritas,” kata Adi.

Menurutnya, anggaran revitalisasi alun-alun bisa dialihkan untuk mendukung infrastruktur lain. “Kami di dewan akan mengevaluasi. Revitalisasi alun-alun Purbalingga bukan prioritas utama ataupun kedua dan seterusnya. Justru tahun ini pemenuhan perbaikan jalan rusak, jalan penghubung antar kecamatan, desa dan lainnya masih sangat membutuhkan anggaran,” tambah Adi.

Melalui pernyataan Bupati Tasdi, S.H, M.M saat masih memimpin, meski diperkirakan tertunda, dia optimis mengatakan, rencana revitalisasi akan tetap dijalankan menunggu pembahasan dan persiapan oleh OPD terkait.

“Tahun 2018, akan dilakukan review Detail Engineering Design (DED). Kemudian tahun depan (2019) akan diupayakan kembali realisasinya. Nantinya akan dimodel seperti apa bentuk alun-alunnya, akan dicermati dan disesuaikan lagi. Yang jelas tahun ini realisasi baru sampai tahap DED,” kata Tasdi.

Masuk Tahun Pengerjaan Revitalisasi

Penghujung tahun 2019, revitalisasi mulai masuk tahap awal pengerjaan. Proses sedang dilakukan penggantian pavling biasa dengan pavling bermotif.

Merujuk segi jumlah dan kebutuhan, jumlah luasan paving akan diperlebar hingga ke sisi tiang bendera.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Purbalingga, Priyo Satmoko, mengatakan terkait proses pengerjaan, pihaknya tetap menyesuaikan dengan keadaan. Yaitu menjaga agar masih ada ketersediaan taman, pohon peneduh dan lainnya. Bahkan pohon beringin yang berada di sisi barat juga sudah diganti karena mati.

Disinggung terkait dana, menurutnya, revitalisasi alun-alun Purbalingga menggunakan anggaran dari APBD perubahan 2019. Pagu proyek kurang lebih Rp 1 miliar.

Pengerjaan Sempat Tertunda Kembali Lanjut

April, 2020. Pengerjaan kembali dilanjutkan. Anggaran senilai 2 Miliar disokong Pemkab Purbalingga untuk melanjutkan pembangunan di sisi selatan dengan target harus rampung total tahun ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purbalingga, Ir Sigit Subroto MT, menjelaskan gambaran pekerjaan tahun ini diantaranya menyelesaikan lebih detail soal sarana dan prasarana yang ditambahkan. Di sisi timur, dikatakan akan segera dibangun area santai pengunjung dengan tempat duduk yang nyaman. Sisi selatan akan dibangun air mancur dan tempat bermain anak.

“Kami juga merencanakan digambar, di sisi utara ada sejenis gapura abstrak yang melambangkan pintu masuk dari sisi utara. Namun semua tetap terbuka dari sisi manapun. Sehingga pengunjung bisa masuk dan menikmati alun-alun dari sisi mana saja,” kata Sigit.

Katanya juga, alun-alun akan dibuat lebih rindang dari sebelumnya, dan terhindar dari becek ketika turun hujan.

Harapan Bupati Tiwi

Perlu diketahui, Dhyah Hayuning Pratiwi maju sebagai pengganti Tasdi yang tersangkut jerat hukum sehingga harus menanggalkan jabatannya. Kini, titah susksesnya pengerjaan revitalisasi menjadi tanggung jawab Tiwi beserta jajarannya.

“Alun-alun sedang berprogres, insyaallah September 2020 bisa segera rampung. Alun-alun Purbalingga nanti ada beberapa fasilitas-fasilitas yang ditambahkan dibanding sebelum dipugar diantaranya tempat play ground air mancur, termasuk beberapa tempat duduk yang bisa digunakan orang untuk duduk-duduk membaca atau mengerjakan tugas,” ungkap Tiwi.

Tiwi berharap nantinya alun-alun bisa menjadi area publik yang bisa dinikmati masyarakat. Selain itu menjadi wajah Kabupaten Purbalingga.

Apalagi nanti juga kita punya Bandara Jenderal Sudirman di Wirasaba. Sudah tentu Alun-Alun jadi wajah Purbalingga.

Sumber :

https://serayunews.com/berita/alun-alun-dikonsep-jadi-kekinian/

https://jateng.tribunnews.com/2020/08/06/tiwi-pastikan-penataan-alun-alun-purbalingga-selesai-pertengahan-september-2020

https://jateng.tribunnews.com/2016/10/26/pohon-beringin-raksasa-di-alun-alun-purbalingga-tumbang

https://radarbanyumas.co.id/revitalisasi-alun-alun-dianggarkan-rp-2-m/

https://radarbanyumas.co.id/revitalisasi-alun-alun-purbalingga-tahun-ini-belum-prioritas/

https://radarbanyumas.co.id/usai-dibenahi-alun-alun-purbalingga-steril-dari-kegiatan-hiburan/

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA