by

Komisi X DPR RI: Jangan Percaya Oknum yang Mengaku Bisa Mengurus Program Indonesia Pintar

KOPI, Langkat – Masyarakat jangan percaya dan melayani adanya oknum atau kelompok seseorang, yang mengaku bisa mengurus dan mendapatkan program bagi pelajar sebagai penerima Program Indonesia Pintar (PIP) ke pemerintah pusat, selain dari pihak sekolah yang bersangkutan. 

Hal itu dikatakan anggota Komisi X DPR RI, Prof. DR. Ir Djohar Arifin Husin, kepada PEWARTA INDONESIA, Rabu (26/8/2020) melalui telephone, terkait maraknya isu atau oknum yang tidak bertanggung jawab, yang mengaku bisa membantu mendapatkan bantuan PIP. Berbagai modus dan strategi dilakukan oknum tersebut, baik melalui link situs yang dikirim melalui WhatsApp, via telepon, maupun jejaringan sosial, hingga adanya oknum yang mendatangi siswa/pelajar.

“Adanya isu-isu itu tentang beasiswa Program Indonesia Pintar bisa didapat selain dari pihak sekolah, itu tidak benar. Hanya pihak sekolah siswa yang bersangkutanlah, yang bisa mengsulkan data-data atau syarat siswa untuk mendapatkan bantuan PIP,” sebut Djohar Arifin Husin, seraya menyatakan, data siswa sekolah yang dibuat sekolah akan dikirim melalui link sekolah atau situs sekolah yang bersangkutan. 

“Saya nyatakan kepada masyarakat untuk tidak melayani siapapun yang ingin mengambil data-data pelajar, data-data orang tua, yang mana untuk diusulkan mendapatkan program beasiswa PIP atau Program Indonesia Pintar. Semua usulan-usulan yang akan diproses adalah usulan yang dikirim atau yang dibuat oleh kepala sekolah di masing-masing sekolah, baik negeri maupun swasta, selain itu tidak ada,” ungkap Djohar Arifin Husin.  

Untuk itu, bagi pelajar maupun orang tua/wali murid yang berasal dari sekolah dasar (SD) baik negeri dan swasta, begitu juga dari SMP,  SMK, SMA hingga perguruan tinggi, agar tidak meladani atau melayani kelompok penipuan itu. “Surat atau data dari sekolahlah yang benar, dan akan dilayani oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta. Sekali lagi saya nyatakan, untuk tidak melayani jika ada satu orang atau kelompok yang ingin meminta data-data pelajar atau orang tua untuk program tersebut,” bebernya Anggota Komisi X DPR RI, Djohar Arifin Husin. (Reza Fahlevi)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA