by

Perempuan Cantik Hasil Operasi Plastik

KOPI, Mamuju – Coba kita tengok Artis-Artis Asia seperti Korea, China, Jepang atau Indonesia, kecuali berasal dari keturunan Indo Eropah, Arab, Pakistan atau satu ras dengan bangsa-bangsa ini, jarang kita temukan yang berhidung mancung sejak lahir. Namun apa kita lihat dan saksikan saat ini dilayar kaca, dan di media pada umumnya, artis atau wanita-wanita yang bergelut di dunia entertaiment sangat berbeda dengan apa yang kita saksikan secara alami di bagian lain kehidupan biasa.

Para artis, utamanya yang wanita, saat ini kulit yang pada awalnya biasa-biasa saja berubah putih bak batu pualam, sejernih kristal, dan tubuh ramping, Dan, mata yang kebanyakan ras Asia agak sipit, menjadi bak bintang kejora, Hidung yang rata-rata agak pesek, bahkan ada yang bangir berubah drastis jadi mancung.

Kecantikan tersebut tidak diperoleh secara alami atau berawal dari jejak lahir, tapi karena oprasi plastik yang mulai trend di kalangan selebrita dan sosialita beberapa tahun terakhir. Penampilan mereka berubah dari penampilan Wanita Asia menjadi mirip Wanita Eropah.

Menurut pengamatan saya, operasi plastik yang paling banyak dilakukan orang Indonesia adalah operasi hidung pesek menjadi mancung atau operasi kelopak mata. Bagian terluar mata akan dipotong untuk membuatnya lebih besar dan bulat. Juga, operasi payudara yang akan menambah seksi. Hal ini dipercaya dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka.

Dari sumber bacaan mengenai operasi plastik, saya ketahui bahwa warga Korea adalah manusia terbanyak melakukan operasi plastik di Dunia. Bahkan, di Korea banyak yang beranggapan bahwa merubah bentuk wajah menjadi lain dapat memberikan peluang untuk mengubah nasib seseorang. Misalnya berbentuk apel, banyak yang berfikiran dapat merubah nasib lebih baik.

Tapi pada umumnya wanita cantik hasil rekayasa operasi plastik akan merasa bangga dan rasa percaya diri yang semakin tinggi bila berada dalam pergaulan sosial. Namun ada beberapa orang juga yang terbalik seratus delapan puluh derajat bila ada orang yang mengatakan bahwa “cantik tapi hasil rekayasa (operasi plastik)”, dia uring-uringan, kesal, sakit hati dan merasa dipojokkan.

Kesal bercampur aduk, tentu saja bergelut dalam batinnya, seakan-akan tak mau menerima kenyataan bahwa sesungguhnya kecantikan dan perubahan terhadap sosoknya karena oprasi plastik. Hal itu akan menurunkan rasa percaya diri yang bersangkutan. (Muh. Nur OKT Trans Mamuju)

Keterangan Foto Ilustrasi dari Kompasiana

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA