by

Dinilai Tidak Merata dan Transparan, Masyarakat Keluhkan Pendistribusian BST

KOPI, Pelalawan – Pendistribusian Bantuan Sosial Tunai Covid-19 di Kabupaten Pelalawan dinilai kurang merata. Pasalnya masih banyak warga Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, yang tidak menerima BST, tersebut.

Sebagaimana disampaikan oleh Oberdin Halawa, salah seorang perwakilan masyarakat Kabupaten Pelalawan, kepada wartawan media ini, Kamis (15/07/2020). Menurut Oberdin, penyaluran Bantuan Sosial Tunai yang diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak Covid 19 tidak merata di berbagai wilayah di Kabupaten Pelalawan.

“Bantuan Sosial Tunai yang dikucurkan oleh Pemerintah tidak merata dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan. Masih banyak warga yang sebenarnya sangat layak untuk menerima BST tersebut namun tidak pernah terdaftar sebagai penerima BST,” jelas Oberdin.

Selain itu, Oberdin Halawa juga sangat menyayangkan sikap dan kinerja Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Sosial, yang dinilai tidak tanggap dan kurang transfaran terkait data penerima BST di Kabupaten Pelalawan.

“Kami juga sangat menyayangkan sikap dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas Sosial, dimana Pemerintah Kabupaten Pelalawan atau Dinas Sosial terkesan kurang tanggap dan tidak transfaran terkait data-data penerima BST,” pungkas Oberdin Halawa. (Harri)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA