by

Hasil Uji Swab Massal di Karawang, Tiga Orang Dinyatakan Positif Covid-19

KOPI, Karawang – Uji swab massal yang diselenggarakan oleh Tim Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan Covid-19 bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang menambah 3 kasus baru terkomfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Karawang.

Juru bicara tim Gugas, dr. Fitra Hergyana, Sp.KK menyampaikan bahwa kasus baru ini diketahui setelah tim Gugas menggelar uji swab massal di beberapa titik. “Tiga orang yang terkomfirmasi positif itu merupakan peserta dari swab massal yang digelar di Pasar Renggasdengklok dan di Kecamatan Batujaya,” ucap Fitra.

Lebih lanjut, ia mengatakan ketiga orang yang terkomfirmasi positif itu merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan masing-masing berusia 23 tahun dan 27 tahun, sedangkan satu orang merupakan ibu hamil berusia 32 tahun. Berdasarkan hasil swab yang baru dikeluarkan oleh Rumah Sakit Khusus Paru (RSKP) Jatisari, pada Minggu (14/6/2020) pukul 14.00 Wib. “Kami segera lakukan tracing dan menjemput ketiganya,” ujar Fitra.

Menurutnya, tiga kasus baru setelah kurang lebih tiga minggu nihil kasus baru ini menunjukkan masih adanya orang yang positif Covid-19 yang belum terdeteksi, karena pergerakan warga yang sangat tinggi di Kabupaten Karawang.

Dengan adanya kasus baru sebanyak 3 orang ini membuat tim Gugas akan gencar meningkatkan patroli di beberapa titik. Tadi pagi, Gugas bersama Satpol PP dan TNI/Polri membubarkan keramaian massa di lapangan Karangpawitan dan sekitar Stadion Singaperbangsa Karawang.

Karawang saat ini masih menerapkan PSBB dan belum menyelenggarakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), sehingga suka tidak suka segala ruang publik dan sarana umum untuk sementara ditutup. “Aktivitas Car Free Day juga ditiadakan, lapangan Karangpawitan, Gor ataupun Stadion tidak bisa digunakan karena masih PSBB,” tegasnya.

Untuk selanjutnya akan diselenggarakan swab massal kembali pada Selasa (16/6/2020) di Puskesmas Telagasari dan Wadas. “Kami harap masyarakat bisa memanfaatkan dengan baik tes swab massal ini, karena biaya swab mandiri cukup mahal,” pungkas Fitra. (Dede N)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA