by

Diduga Cinta Ditolak, Pemuda Ini Gantung Diri

KOPI, Dumai – Diduga karena permasalahan asmara dengan kekasihnya, seorang pria berinisial SY (22), warga Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri di pohon kelor, Selasa (09/06/2020) sekira pukul 23.30 WIB.

Informasi di lapangan menyebutkan, korban nekat mengakhiri mengakhiri hidupnya diduga karena permasalahan dengan pasangannya atau pacar. Sehingga membuat pria yang belum memiliki pekerjaan tetap ini nekat gantung diri menggunakan kabel antena televisi.

Korban ditemukan keluarganya yang curiga melihatnya seperti bertengkar dengan seseorang melalui telpon seluler. Hingga pukul 23.30 WIB, korban tak kunjung pulang. Keluarga yang curiga lalu mencari korban di sekitar rumahnya.

Terkejut bukan kepalang, sekitar 20 meter dari rumahnya ditemukan korban sudah tergantung di pohon jenis kelor menggunakan kabel antena televisi. Keluarga yang mengetahui kejadian itu berusaha menyelamatkan korban dengan dilarikan ke klinik terdekat. Namun, Tuhan berkehendak lain, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta Yudhistira, SIK, saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Dumai Barat Kompol Suparman, membenarkan adanya kejadian gantung diri salah seorang warga di Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan.

“Benar, Tim Opsnal Polsek Dumai Barat bersama Tim Identifikasi Polres Dumai sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Kita belum dapat mengetahui secara persis penyebab kematian korban, namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Kapolsek, Rabu (10/06/2020).

Ia menyebutkan, saat ditemukan lidah korban dalam posisi tergigit, layaknya seseorang gantung diri. Akan tetapi pihak keluarga korban menolak atau tidak bersedia dilakukan visum dan sudah iklas menerima kematian korban yang diduga murni bunuh diri dengan gantung diri.

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan visum dan sudah membuat pernyataan,” pungkasnya.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA