by

Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Belajar Bahasa Inggris

KOPI, Jakarta – Bisa berbahasa Inggris nampaknya telah jadi satu kewajiban, ditambah lagi di masa globalisasi seperti saat ini. Kekuatan ini bukan hanya memberikan keuntungan di dunia kerja, dan juga dalam kehidupan setiap hari.

Sebab saat seorang dapat berbahasa Inggris secara baik, karena itu rekanan yang dapat dibuat oleh orang itu makin luas serta banyak.

Sayangnya, tidak kesemua orang dapat berbahasa Inggris. Apa kamu salah satunya salah satunya? Jangan berkecil hati dahulu sebab bahasa ini dapat didalami. Untuk mempermudah prosedurnya kelak, jauhilah kekeliruan belajar Bahasa Inggris di bawah ini:

1. Kurang Percaya diri saat Berbicara

Ingin fasih dalam Bahasa Inggris, tetapi malu bicara? Sama juga berbohong, apakah yang kamu dalami tidak bermanfaat. Rasa malu yang menyelimutinya diri kamu cuma bisa menjadi penghalang dalam proses belajar.

Jadi, buanglah rasa malu ini jauh serta asah keberanianmu untuk speak up dalam Bahasa Inggris. Kamu tak perlu takut salah. Kalaulah salah, minimal dapat dimaklumi sebab masih juga dalam step belajar.

Sekalinya kamu telah ahli, kekeliruan itu tentu akan berlangsung. Pekerjaanmu ialah melakukan perbaikan kekeliruan itu supaya tingkat kekuatan Bahasa Inggris bertambah lebih bagus lagi.

2. Terlalu Fokus pada Grammar

Well, grammar itu penting, tetapi jangan begitu mendewakan grammar. Ini cuma akan menghalangi proses belajar yang membuat kamu jadi lebih kurang percaya diri waktu ingin bicara dalam Bahasa Inggris. Pada saat orang yang dibawa bicara memahami mengenai apakah yang dikatakan, ini telah lebih dari pada cukup kok.

Apalagi, orang asing yang setiap harinya memakai Bahasa Inggris juga dapat salah jika ucapannya dikoreksi memakai grammar. Jadi, jangan begitu pusing pikirkan grammar, ya! Diamkan saja perbincangan mengalir seperti air.

3. Kebanyakan Berpikir

Dalam belajar Bahasa Inggris, kamu tak perlu kebanyakan pikirkan kalimat yang ingin dikatakan pada musuh bicara. Kebanyakan berpikir cuma akan membuat musuh bicaramu jengkel sebab untuk ucapkan dua atau tiga kalimat saja memerlukan waktu bermenit-menit lamanya.

Berikan saja apakah yang terbersit di kepalamu. Betul atau tidaknya rangkaian kaca, pemakaian kata kerja, dan sebagainya seharusnya tak perlu dipersoalkan. Toh, jika telah terlatih bicara, kekeliruan-kesalahan waktu bicara Bahasa Inggris akan makin minim.

4. Mengartikan Kata per Kata

Kalimat dalam Bahasa Inggris seharusnya tidak disimpulkan kata untuk kata sebab maknanya akan tidak sama. Rutinitas ini serta membuat kamu tidak berhasil memahami pada apakah yang ingin dikatakan oleh seseorang.

Contohnya “what do you up to” yang jika disimpulkan dengan cara satu demi satu jadi “apa kamu atas untuk”. Walau sebenarnya, arti sebetulnya ialah “apakah yang sedang kamu kerjakan”

Belajarlah untuk mendefinisikan kalimat dengan cara utuh. Kenali kata apakah yang ditegaskan dalam kalimat itu, hingga kamu bertambah gampang pahami berarti.

5. Terlalu Mengedepankan Dialek

Ingatlah, you are not an English active speaker. Lumrah saja jika dialekmu sedikit tidak sama sama orang asing. Kamu tak perlu pusing pikirkan suara suara ini. Lebih bagus konsentrasilah untuk pelajari kosakata baru yang akan membuat kamu makin lancar berbahasa Inggris.

Saat kosakata di rasa cukup, baru dalami dialek Bahasa Inggris yang kamu gemari. Apa itu American accent, British accent, atau Australian accent. Pilih dialek yang menurutmu termudah serta sesuai gerakan lidah supaya apakah yang kamu katakan semakin enak didengarkan.

6. Mengabaikan Praktik

Sama seperti yang seringkali kamu dengar “teori tanpa ada praktik pada intinya useless atau mungkin tidak bermanfaat”. Sekitar apa saja kosakata, rangkaian kalimat, atau tenses yang kamu kuasai, tetapi jika kamu belum pernah praktik, pengetahuan itu akan susah bertumbuh.

Sebaliknya, saat kamu perbanyak praktik, karena itu kekuatanmu dalam Bahasa Inggris akan selalu bertambah. Dari mulai pronounciation atau langkah pengucapan, kosakata, tenses, serta grammar yang semula susah didalami sekalinya. Rasa yakin dalam diri kamu ikut juga bertambah waktu kamu seringkali bicara memakai Bahasa Inggris.

7. Merasa Diri Paling Benar

Salah waktu belajar ialah hal yang lumrah, termasuk juga waktu belajar Bahasa Inggris. Tetapi, tidak kesemua orang dapat menyadari proses belajar ini. Beberapa malah seringkali mengoreksi tiap kalimat yang kamu berikan. Apa saja bentuk koreksinya, seharusnya terima serta untuk jadikan bahan evaluasi yang akan datang.

Jangan jadi orang bebal yang tidak ingin dikoreksi, ditambah lagi sampai memandang diri paling betul. Ini tidak membuat kekuatan Bahasa Inggris bertumbuh, tetapi makin jelek sebab kamu bisa menjadi terlatih membuat kekeliruan dengan cara berkali-kali.

Temukan Letak Kesalahanmu dan Betulkan

Antara tujuh kekeliruan di atas, kekeliruan mana yang seringkali kamu kerjakan? Yuk, cari info serta selekasnya benahi supaya kekuatan Bahasa Inggris makin baik dari waktu ke waktu. Semangat, ya!

This image has an empty alt attribute; its file name is madu_banner_PERSISMA.jpg

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA