by

Lahirkan Wartawan Profesional, DPN PPWI Rutin Adakan DeJON

KOPI, Jakarta – Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPN-PPWI), dalam beberapa pekan ini selalu rutin mengadakan Diklat Jurnalistik Online (DeJON). Hal tersebut dilakukan tak lain guna melahirkan wartawan dan pewarta atau jurnalis warga yang profesional dalam menulis serta menyajikan informasi kepada masyarakat umum.

DeJON untuk jurnalis warga pertama di Indonesia ini diinisiasi oleh Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, yang merupakan lulusan 3 universitas di Eropa dan jebolan Lemhannas RI Tahun 2012. Kegiatan DeJON di bulan Ramadhan yang diadakan oleh DPN-PPWI untuk kesekian kalinya, saat artikel ini ditulis, adalah dalam rangka mendukung himbauan dari pemerintah agar tetap di rumah saja, beribadah dari rumah.

Program DeJON PPWI ini disambut positif dan antusias oleh kalangan wartawan dan pewarta warga dari berbagai daerah di nusantara. Hal itu terlihat dari semangat peserta diklat yang mengikuti kegiatan dari tempat masing-masing di daerah-daerah di Indonesia. Adapun peserta yang mengikuti diklat melalui jaringan online menggunakan aplikasi WhatsApp ini sebagian besar terdiri dari wartawan dan jurnalis warga.

Kepada semua peserta diberikan sertifikat diklat dari PPWI Nasional. Dari setiap angkatan DeJON dipilih 1 hingga 2 orang sebagai peserta terbaik dan diberikan penghargaan (award) khusus. Setipa kelas angkatan DeJON diisi antara 10 hingga 15 peserta. Panitia DeJON menghadirkan pra profesional untuk melatih para peserta diklat agar menjadi jurnalis handal dan berkualitas.

Tak cukup sampai disitu, DPN PPWI kembali membuat terobosan baru, donasi yang awalnya Rp. 100.000, dan dikirim ke rekening PPWI Pusat, bagi peserta yang ingin mengikuti Diklat Jurnalistik selama tiga hari. Donasi tersebut akan disumbangkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan akibat terdampak dari Covid-19.

Untuk DeJON Ramadhan angkatan kedua yang dilaksanakan dari hari Minggu, 17 Mei, sampai dengan Selasa, 19 Mei 2020, bisa dikatakan “Gratis”. Pasalnya, peserta yang mengikuti DeJON yang awalnya mendonasi sebesar Rp. 100.000 ke Rekening PPWI, sekarang diberikan kebebasan untuk mendonatur siapa saja yang dianggap membutuhkan, bisa kepada keluarga, kerabat terdekat dan tetangga. Donasi sejumlah Rp. 100.000, bisa dengan uang tunai maupun sembako senilai donasi tersebut, lalu dikirimkan bukti telah berdonasi ke koordinator DeJON, dan peserta selanjutnya didaftarkan untuk ikut DeJON PPWI. (Deni Setiawan)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA