by

Awal dari Akhir?

Oleh Denny JA

“Apakah wabah ini segera berakhir?”
Kau bertanya dari ruang isolasi
Nafasmu terengah-engah
Virus corona sudah bertahta
di paru parumu

Suamimu sudah tiada
Maut memilihnya lebih dulu
Sedangkan dua anakmu
Juga dikarantina
Satu keluarga terpapar sudah
Tak bersisa

Ujarmu: “aku membaca data
berita di ponselku
Rata rata di seluruh dunia
penambahan kasus baru
Tak lagi terjal
Melandai sudah.”

Kembali kau paksa berkata
Nafasmu makin susah

Aku dokter yang merawatmu
Jatuh iba padamu

Hidupmu tak lama lagi
Tapi masih kau cemaskan dunia

“Apakah wabah ini segera berlalu?”
Tanyamu lagi
“Aku bermimpi,” ujarmu
Kulihat cahaya
di ujung terowongan yang gelap.
Apakah ini pertanda
dunia akan cerah kembali?
Segera.”

Kubesarkan hatimu
Kujawab untuk menenangkanmu:

“Ya, ibu
Wabah segera berakhir.”

Hanya satu niatku
Sebelum dirimu
Menghembuskan nafas terakhir
Ada berita yang menyenangkanmu

Tapi sesungguhnya
Aku tak tahu
Tak tahu kapan wabah berakhir.*

(Denny JA, 28/4-2020)

______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA