by

Proyek Terowongan Senen Tetap Berjalan Walaupun Ada Wabah Corona

KOPI, Jakarta – Kepala Proyek Terowongan Senen, Jakarta Pusat, Robi, mengatakan wabah Virus Corona (Covid-19) yang menyebar di Jakarta tidak akan menghambat pembangunan jalan bawah tanah (underpass) extension di Senen, Jakarta. “Kapro PT MWT menargetkan seluruh pengerjaan proyek underpass dan flyover tersebut, dapat selesai pada tahun depan,” kata Robi kepada media ini via telepon, Senin, 23 Maret 2020.

Robi menambahkan, pihaknya sesuai prosedur seluruh pekerja tetap harus menjaga daya tahan tubuh dan menerapkan pola hidup sehat untuk menghindari terjangkit virus corona. “Sejauh ini, semua masih berjalan normal dan tidak ada pekerja yang dipantau ataupun diawasi akibat virus corona,” kata Robi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Bawesdan mengatakan meski tetap menargetkan pekerjaan underpass dan flyover selesai, pihak kontraktor harus memperhatikan keselamatan para pekerja agar tidak ada yang mengidap virus corona. “Apabila ada satu saja pekerja yang suspect atau positif, maka seluruh pekerjaan proyek akan dihentikan,” tegas Anis beberapa waktu lalu.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta tahun ini membangun tiga flyover dan dan satu jalan bawah tanah (underpass) dengan total anggaran sekitar Rp 736 miliar. Adapun rinciannya, flyover Tanjung Barat senilai Rp 163 miliar, flyover Cakung senilai Rp 261 miliar, flyover Lenteng Agung-IISIP senilai Rp 143 miliar dan underpass Senen dengan nilai Rp 169 miliar. (JNI/Red)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA