by

Produksi Gerabah Kasongan yang Tidak Lekang oleh Zaman

Seni dan Budaya di Indonesia sudah tidak diragukan lagi beragam jenisnya. Termasuk jenis kerajinan tangan dari orang-orang terampil mengolah bahan sederhana, hingga menghasilkan sesuatu yang bernilai jual tinggi harganya. Sebut saja salah satunya adalah produksi gerabah Kasongan. 

Semua berawal dari salah satu desa bernama Bangunjiwo di wilayah Bantul, Kecamatan Kasihan, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini dipenuhi tangan-tangan kreatif yang mampu mengolah tanah liat menjadi bentuk seni kerajinan gerabah.

Mengenal Gerabah Kasongan

Gerabah Kasongan diberi nama begitu karena menyesuaikan daerah asal mula tempat para pengrajin pertama kali memproduksinya. Terletak kurang lebih 6 kilometer dari pusat kota Yogyakarta Kecamatan Kasihan bagian Selatan.

Sejak zaman penjajahan Belanda, Desa Kasongan sudah terbiasa memproduksi gerabah yang diperlukan dalam kebutuhan sehari-hari. Seiring perkembangan zaman, jenis kerajinan ini mulai memiliki banyak fungsi termasuk bernilai seni yang tinggi.

https://www.tokopedia.com/madubaduy
______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA