by

In Memoriam Sujiatmi Notomiharjo: Wanita Sederhana yang Kuyup Doa

Jokowi kecil yang kemana-mana berjalan kaki tidak tahu, apakah hidup serba kekurangan itu sama dengan kemiskinan. Jika ya, kemiskinan dan penderitaan itu adalah bagian yang tak terpisahkan dari hidupnya.

Jokowi mengaku, setelah agak besar baru tahu, kenapa ayah-ibunya selalu mengontrak rumah di Girli. Karena, rumah Girli itulah yang termurah, meski sewaktu-waktu bisa tergusur. Beberapa kali rumah kontrakannya dirobohkan aparat penertiban umum (Tibum) kota Solo. Itulah konsekwensi tinggal di rumah kontrakan Girli yang murah meriah.

Jokowi adalah manusia yang kuyup doa. Ia minta doa kepada para ulama. Pini sepuh. Kakek neneknya. Dan terutama ibunya. Jokowi adalah orang yang sangat percaya, bahwa doa ibu pasti didengar Tuhan. Doa seorang ibu kepada Allah untuk kebaikan anak-anaknya, sabda Rasul, tak ada hijab; tak ada penghalang. Itulah sebabnya, Bunda Sujiatmi adalah segalanya bagi Joko Widodo. Karena di kakinya, ada surga nikmat. Ada telaga rahmat.

Bu Noto – panggilan akrab Bunda Sujiatmi – adalah seorang ibu yang sangat peduli terhadap putra-putrinya. Kepeduliannya, tak hanya memenuhi kebutuhan anak-anaknya, tapi juga selalu memohon doa kepada Sang Khalik untuk kebaikan putra-putrinya.

Tiap hari, Bu Noto berdoa dan berzikir secara konsisten setelah shalat Maghrib sampai Isa. Ia membaca surat Al-Fatihah 100 kali, membaca Surah Alam Nasroh 3 kali, Surat An-Nasr 3 kali, dan Asma ul-Husna sebanyak-banyaknya. Semua doa itu, untuk kebaikan dan keselamatan Jokowi plus adik-adiknya.

Saat-saat berdoa dan berzikir tersebut, antara pukul 18.00 sampai pukul 20.00, Bunda Sujiatmi tak boleh diganggu. Jika ada telpon tak diangkat. Ada tamu diminta menunggu. Bagi Bunda Sujiatmi, doa adalah “asupan paling bergizi” untuk kehidupan anak-anaknya di masa depan.

Dalam doa-doanya, Bu Noto selalu mengucapkan syukur kepada Allah karena anak lanang satu-satunya mendapat amanah untuk memimpin bangsa dan negara Indonesia. Bunda tahu beban presiden sangat besar. Tidak mudah memimpin bangsa yang penduduknya 270 juta juta lebih.

Untuk menjalankan amanah itu, Jokowi tak hanya butuh kerja keras. Tapi juga bantuan Tuhan. Dan Bunda Sujiatmi yang doanya tak terhalang untuk sampai ke hadapan Allah, selalu membantu sang putra dengan doa.

Kepribadian Bunda Sujiatmi yang sederhana tapi kuyup doa itu, tampaknya sangat mempengaruhi jiwa Jokowi. Ini terlihat dari curahan hati Jokowi yang pernah diuplod di wall FB-nya.

Bawang Tunggal Madu (https://www.tokopedia.com/madubaduy)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA