by

Greta dan Corona

Oleh: Nyoto Santoso, Dosen Fakultas Kehutanan IPB University, Bogor

KOPI, Jakarta – Namanya Greta Thunberg. Lengkapnya: Greta Tintin Eleonora Ernman Thunberg. Gadis 17 tahun asal Swedia ini melakukan aksi yang aneh. Mogok sekolah demi mencegah global warming. Ia berbulan bulan berdemo sendirian di depan gedung parlemen Swedia. Juga di depan gedung perwakilan PBB, Stockholm.

Mengejutkan! Ternyata aksi Greta mendapat simpati remaja-remaja di dunia. Remaja Amerika, Inggris, Perancis, Jerman, dan lain-lain ikaut- ikutan demo anti global warming di negaranya. Thunberg pun menjadi remaja idola. Ketika pergi ke New Yor — dapat undangan PBB — Thunberg naik kapal layar kecil, panjang 18 meter, bersama ayahnya. Di kapal layar tanpa toilet, Greta ingin menunjukkan kepada dunia, manusia seharusnya hemat energi. Lalu, Greta diet vegetarian. Tak makan daging.

Baginya, manusia pemakan daging boros energi. Untuk menghasilkan sekilo daging, sapi, kerbau, dan kambing membutuhkan berkilo-kilo rumput dan daun hijau. Lalu, kenapa tak langsung makan dari hasil tumbuhan itu? Ini lebih irit energi, kata Greta.

Greta berpidato di depan para pemimpin negara di PBB. Dengan lantang, Greta berteriak: masa depan bumi rusak. Di PBB, Greta menyatakan kagelisahannya. Di dunia yang konon maju ini, katanya, ada manusia yang jeritannya tak pernah didengar. Siapa?

“Manusia yang akan lahir kelak. Mereka, generasi yang akan menggantikan anda semua,” tandas Greta. Anda semua, tegasnya, telah merampas hak hidupnya.

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA