by

Masuk Zona Rawan Bencana, Polres Pagaralam Selalu SIGAP

KOPI, Pagaralam – Berada di dataran tinggi pada kisaran 705 – 2700 meter dari permukaan laut (mdpl), Kota Pagaralam merupakan salah satu daerah di Sumatera Selatan yang memiliki tingkat elevasi tinggi dengan kemiringan lereng beragam. Mulai dari landai hingga terjal dan tingkat kecuraman bisa mencapai lebih dari 45 derajat, disertai potensi pergerakkan tanah cukup besar. Kondisi tersebut menyebabkan Pagaralam masuk dalam zona kawasan rawan bencana, terutama bencana tanah longsor dan banjir.

Memasuki musim penghujan, intensitas curah hujan di Kota Pagaralam sangat tinggi, dengan jumlah hari berkisar antara 20 – 25 hari hujan perbulan. Untuk mengantisifasi dan meminimalisir dampak bencana longsor dan banjir, Polisi Resort (Polres) Kota Pagaralam mengingatkan dan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana dengan cara memasang spanduk dan banner serta melakukan komunikasi langsung melalui Babhinkamtibmas.

Kapolres Pagar alam AKBP Dolly Gumara S.I.K., M.H melalui Paur Humas Bripka Paino S.E, Kamis (9/1/2020) mengatakan, kegiatan tersebut adalah untuk mensosialisasikan himbauan kepada masyarakat terutama pengguna jalan dan para petani untuk selalu waspada dan hati-hati ketika beraktifitas terutama pada saat hujan. Pasalnya, ada beberapa tempat yang rawan longsor di wilayah pagar alam seperti kaqasan perbukitan dan lereng serta sepanjang jalan Masuk Kota Pagaralam dari Jembatan Endikat Kecamatan Dempo Selatan, lematang Indah dan daerah Kecamatan Dempo Utara,

“Kita pasang spanduk dititik keramaian seperti di dikomplek pasar Dempo Permai, Lampu – lampu merah dan tempat lainnya. Pemasangan spanduk ini setidaknya ketika masyarakat membacanya mereka akan lebih waspada,” ujarnya.

Masih menurut mas Pay, sapaan akrab Paur Humas Polres Pagaralam tersebut, selain memberikan himbauan waspada bencana dimusim penghujan, pihaknya juga mengingatkan agar jangan membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan. Khusus bagi pengendara, jangan menggunakan ban mobil yang sudah gundul, mengurangi kecepatan kendaraan saat hujan.

“Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan segeralah menghubungi pihak terkait, seperti Dinas dan pihak kepolisian melalui Call Centre di nomor 110, kami akan selalu SIGAP, Siap Jaga Pagaralam,” tambah Paino. (JF)

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA