by

Maksimalkan Perlindungan Anak, YKM Lakukan Koordinasi dengan Diknas Sulteng

KOPI, Palu – Dalam rangka upaya memaksimalkan pelaksanaan program perlindungan anak dan program pendidikan di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala), Yayasan Karampuang Mamuju (YKM) melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan dan kebudayaan (Diknas) Provinsi Sulawesi Tengah di kantor Diknas, Rabu (8/1/2020).

Dalam rangka lebih mempertegas pelaksanaan Progran yang akan dilaksanakan oleh Yayasan Karampuang hingga bulan Oktober 2020 M. Aditya Arie Yudistira sebagai Manager Program Pada kesempatan kunjungan Yayasan Karampuang ke kantor Diknas Provinsi Sulteng, memaparkan gambaran besar Program dihadapan para petinggi Dinas Pendidikan Prov Sulteng.

“Berdasarkan timeline aktual kegiatan Tranche 1 tahapan pada program perlindungan anak dan program pendidikan yang nantinya akan diterapkan di 3 kabupaten kota di Palu Sigi dan Dinggala serta beberapa kelurahan/desa piloting akan dilaksanakan paling lambat minggu kedua Januari 2020,” jelas Aditya yang ditemani Program Officer (PO) selaku penanggung jawab di kabupaten serta salah seorang staf finance.

Dikutip dari lamam website Yayasan Karampuang bahwa Menurut Aditya, langkah ini diharapkan mampu menjalin komunikasi yang intens dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten/kota dan kelurahan/desa.

“Wilayah intervensi baik pada program perlindungan anak maupun pada program pendidikan dengan dukungan Unicef Indonesia, diharapkan bisa diterapkan dan direplikasi di beberapa desa/kelurahan kabupaten kota di Sulawesi Tengah,” jelas Aditya didepan Kadis Diknas Prov Sulteng. .

Lebih jauh dikatakan bahwa hal tersebut Termasuk pada kegiatan Life skills yang nantinya terapkan di 12 sekolah tingkat SMP dengan sasaran siswa kelas VII dan juga melibatkan dua Pendidikan Kelompok Belajar Masyarakat (PKBM), adapun Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) akan dilaksanakan setelah data hasil pendataan SIstem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM) telah dirampungkan di desa dan kelurahan yang dijadikan piloting dalam penerapan SIPBM.

Sementara itu, kepala diknas Provinsi Sulteng. Drs. Irwan Lahace, M.Si mengungkapkan, program Yayasan Karampuang yang didukung Unicef ini termasuk GKB sejalan dengan program inovasi yang telah dilakukan Diknas dengan komisi IV DPRD Provinsi Sulteng bertajuk ‘Mencanangkan 1000 Anak Kembali Bersekolah Harapan Bangsa.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan YKM yang disuport Unicef. Sebelumnya Unicef Indonesia juga pernah menjalin kerja sama dengan Dikans Provinsi Sulteng pasca bencana dalam bentuk program fisik,” kata Kadis Diknas Irwan kepada mereka yang hadir dipertemuan tersebut (A_M/Editor M.Nur OKT)

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA