by

Tips Membuat Laporan Keuangan yang Baik

KOPI – Uang merupakan salah satu komponen utama dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih bagi mereka yang menggeluti dunia bisnis atau keorganisasian, seperti lembaga, sekolah, yayasan, perusahaan, UKM, bahkan warung sederhana. Saat beberapa transaksi keuangan dilakukan, pasti diperlukan beberapa laporan keuangan yang baik dan benar.

Tips Membuat Laporan Keuangan

Kehadiran laporan keuangan pada lembaga-lembaga serta sektor bisnis di atas merupakan sebuah hal penting, karena perubahan posisi perusahaan dinilai dari pergerakan uang di dalamnya. Di samping itu, dalam proses pembuatannya pun dinilai cukup rumit.

Untuk membuat sebuah laporan keuangan yang baik, Anda tidak perlu kursus Akuntansi selama bertahun-tahun atau membeli berbagai buku tebal dan memahaminya. Di bawah ini, akan dibagikan tips-tips mudah dalam penyusunannya sebagai bekal dasar. Seperti:

Awali dengan Neraca Saldo Lebih Dulu

Perlu diketahui bahwa, Neraca Saldo merupakan sebuah lembar atau buku berisi akun atau rekening mengenai pemasukan dan pengeluaran perusahan yang ditulis dalam debit serta kredit.

Masukkan akun-akun pada jurnal sesuai posnya dalam neraca saldo. Setelahnya, pindahkan lagi dalam rekening buku besar dan jangan lupa untuk selalu mengecek ulang jumlahnya, agar tidak terjadi ketidak seimbangan (unbalanced)

Susun Jurnal Penyesuaian

Langkah selanjutnya yaitu menyusun jurnal penyesuaian untuk memasukan saldo yang merupakan sumber ketimpangan di neraca lajur nantinya. Seperti beban di muka, pendapatan di bayar diawal, utang beban, penyusutan aktiva tetap dan kerugian piutang.

Kumpulkan lebih dulu akun-akun di atas lalu lihat apakah ada yang berbeda atau belum dimasukkan ke rekening sebenarnya. Sehingga posisi aktiva, utang, modal, pendapatan serta biaya-biaya sebenarnya bisa sesuai dan tepat.

Perhatikan Keseimbangan Saldo Neraca Lajur

Neraca lajur ibaratnya seperti muara pada laporan keuangan dan seluruh pencatatan dalam saldo serta penyesuaian tadi akan dimasukkan. Sehingga terlihat jumlah di akhir dari setiap akunnya.

Akun di Neraca Lajur pun mencakup semua rekening dalam setiap jurnal yang ada di laporan keuangan. Pada bagian ini, tingkatkan selalu ketelitian Anda karena kebanyakan pencatatan bagian tersebut sering terlihat unbalanced.

Buat Laporan Laba Rugi

Dalam menyusun laporan laba rugi sebenarnya mudah saja, karena di dalam neraca lajur kolomnya sudah dipisahkan. Jadi, hanya tinggal dipindahkan ke lembar terkait agar lebih rinci serta mudah untuk menganalisanya.

Tutup dengan Laporan Keuangan

Selesai dengan semua itu, sekarang waktunya membuat laporan penutup untuk mengakhiri keuangan dalam sebulan terakhir. Masukkan setiap rekening nominal dalam akun laba-rugi, serta untuk saldo pendapatannya tidak perlu dibagi.

Akhiri Neraca Saldo Setelah Penutupan

Langkah terakhir yaitu, menutup seluruh laporan di atas dengan neraca saldo. Masukkan saja rekening-rekening pada akun riil (real) ke dalamnya. Untuk nominal, tidak perlu dihitung lagi karena sudah cukup ditutup di akhir tadi.

Demikian beberaa tips bagi Anda untuk menyusun laporan keuangan yang baik, meskipun hanya memiliki pengalaman sedikit dalam bidang Akuntansi. Jangan lupa untuk selalu memantau naik turunnya saldo. Semoga bermanfaat.

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA