by

Hasan Basri: KASN Tanggapi Laporan Kasus Pemalusan Dokumen Johani Wilmen

KOPI, Kerinci – Kasus dugaan pemalsuan dokumen oleh oknum pejabat di Kerinci sampai hari ini masih tetap menjadi misteri bagi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Hasan Basri, SH, MH, salah seorang praktisi hukum dan aktivis Kerinci mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam menindaklanjuti laporan kasus dugaan pemalsuan dokumen dan merubah tahun lahir yang dilakukan oleh salah seorang oknum pejabat di Pemkab Kerinci.

Hasan Basri mengatakan, dalam kasus tersebut dirinya telah melaporkan Johani Wilmen, yang merupakan adik kandung Bupati Kerinci Adirozal beberapa waktu lalu, atas dugaan memalsukan dokumen dan mengubah tahun lahir mulai menemukan titik terang.

“Kita mendapat tanggapan dari KASN. Mereka (KASN – red) meminta tambahan data. Insyaallah permintaan KASN akan dikirim,” kata Hasan Basri kepada media ini, Minggu, 19 Januari 2020.

Selain itu, dirinya juga melayangkan laporan ke BKD (Badan Kepegawaian daerah) Kabupaten Kerinci beberapa waktu lalu. Namun, kata Hasan Basri, hingga saat belum ada tanggapan.

Madu Baduy (https://www.tokopedia.com/madubaduy)
______________

Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: redaksi@pewarta-indonesia.com. Terima kasih.

Kunjungi juga kami di www.ppwinews.com dan www.persisma.org

Ingin berkontribusi dalam gerakan jurnalisme warga PPWI…? Klik di sini

Comment

WARTA MENARIK LAINNYA