by

Laporan Kegiatan Program Sakura Science Exchange di Jepang

Jepang, 25 Oktober 2019

Kunjungan ke Museum Miraikan

Loading…

Museum Miraikan, atau nama resmi bahasa Inggris-nya National Museum of Emerging Science and Innovation, adalah sebuah museum yang dibuat oleh Agensi Sains dan Teknologi Jepang. Dibuka tahun 2001, museum ini terletak di Distrik Odaiba, Tokyo, Jepang. Tujuan pembuatan museum ini adalah untuk mempelajari dan memahami hal-hal yang terjadi di dunia ini secara ilmiah, dan membahas masa depan kehidupan.

Pada hari Jumat, tanggal 25 Oktober 2019, tepat setelah keluar dari bandara Haneda International Airport di Tokyo, Jepang, grup Sakura Science Exchange Program mengunjungi Museum Miraikan. Anggotanya terdiri dari 17 orang, yaitu 15 siswa dan 2 koordinator, Bapak Yusron dan Ibu Tris. Grup tersebut dipandu oleh Kanezawa-san dan Abe-san. Tujuan dari kunjungan ini adalah meluaskan pengetahuan anggota grup mengenai inovasi-inovasi ilmiah, serta dampak buruk dari inovasi itu sendiri dan cara pencegahannya.

Setelah para anggota grup keluar dari imigrasi bandara sekitar pukul 10.00 waktu Tokyo, mereka disambut oleh Kanezawa-san dan Abe-san, lalu menaiki bus yang langsung menuju ke Museum Miraikan. Sesampainya di sana sekitar jam 11.00, para anggota diberikan tiket untuk melihat exhibisi permanen di lantai 3 dan 5. Ketika pukul 12 siang, mereka makan siang sampai jam 1. Kemudian dilanjut lagi dengan melihat-lihat sampai jam 2. Setelahnya, para anggota menuju National Olympic Memorial Youth Center untuk masuk asrama, dan mereka sampai di sana jam 15.30 serta langsung check-in.

Welcome Dinner

Loading…

Di National Olympic Memorial Youth Center, mulai sekitar jam 18.00, grup Sakura Science Exchange Program mengadakan welcome dinner di gedung D, dekat asrama mereka yang ada di gedung B.

Kegiatan dimulai di lantai pertama gedung D, dimana para peserta diberikan buku panduan perjalanan berupa jadwal perjalanan dan brosur tempat-tempat tujuan. Kemudian, kegiatan berpindah ke lantai 9 untuk makan-makan bersama direktur organisasi DAY. Kegiatan ini berakhir sekitar jam 19.30.

Jepang, 26 Oktober 2019

Kunjungan ke Museum TEPIA

Kunjungan ke Museum TEPIA ini dilakukan oleh para peserta Sakura Science Exchange Program yang berjumlah 17 pada Sabtu, 26 Oktober 2019. Tujuannya adalah mempelajari teknologi-teknologi terbaru yang berkaitan dengan memudahkan kegiatan manusia sehari-hari.

Dimulai dengan meninggalkan asrama pada jam 09.00, para peserta menaiki bus dan kereta bawah tanah untuk sampai di Museum TEPIA museum sekitar jam 09.45 – 10.00. Mereka pun diberi kesempatan untuk melihat-lihat di kedua lantai museum sampai jam 11.00. Setelahnya, mereka menaiki kereta bawah tanah untuk ke Ryogoku di mana mereka makan siang di SAPANA yang terdapat di suatu pusat perbelanjaan.

Kunjungan ke Museum Sains Jepang

Di hari yang sama, para peserta Sakura Science Exchange Program juga mengunjungi Museum Sains Jepang di Chiyoda, Tokyo. Tujuannya adalah untuk mempelajari perkembangan ilmu alam di Jepang.

Setelah makan siang, mereka kembali menaiki transportasi umum untuk ke Museum Sains. Sesampainya di sana, mereka diberikan brosur dan tiket, serta berfoto dengan spanduk yang dibawa oleh Angga, salah satu peserta program. Kemudian, mereka diberi waktu menjelajahi museum sampai jam 14.30. Setelahnya, para ,peserta kembali memakai transportasi umum untuk ke museum selanjutnya.

Loading…

Kunjungan ke Museum Edo-Tokyo

Setelah dari Musem Sains, para peserta Sakura Science Exchange Program mengunjungi Museum Edo-Tokyo di Sumida City, Tokyo. Tujuannya adalah untuk mempelajari kebudayaan Jepang serta perubahannya dari abad pertengahan hingga saat ini.

Setelah sampai di Sumida City sekitar jam 3, para peserta mengunjungi Museum Sumo, yang berada tepat di samping Museum Edo-Tokyo, selama sekitar 10 menit. Lalu, mereka langsung menuju Museum Edo-Tokyo. Di lantai bawah, Kanezawa-san membelikan tiket untuk semua peserta.

Setelah mendapatkan tiket masing-masing, mereka langsung menjelajahi apa yang ada di lantai 5 dan 6 museum. Di kedua lantai ada barang-barang yang menunjukkan kehidupan masyarakat Jepang dari zaman tradisional hingga modern. Khusus lantai 5, ada sebuah pertunjukan sulap tradisional, yang ketika itu berlangsung dari jam 16.00 sampai jam 16.30. Jam 17.00, para peserta mengakhiri kunjungannya untuk kemudian ke Ryougoku untuk makan malam shabu-shabu. Setelahnya, mereka kembali ke asrama di National Olympic Memorial Youth Center.

Jepang, 27 Oktober 2019

Kunjungan ke Museum Industri Mitsubishi Minatomirai

Pada hari Minggu, tanggal 27 Oktober 2019, para peserta Sakura Science Exchange Program dan beberapa siswa Jepang mengunjungi Museum Industri Mitsubishi Minatomirai di Yokohama, Kanagawa. Tujuannya adalah mempelajari inovasi-inovasi yang dibuat oleh Mitsubishi dari awal dibentuknya perusahaan sampai saat ini.

Mereka bertolak dari asrama di National Olympic Memorial Youth Center sekitar jam 9.00. Kemudian, sampailah mereka di museum sekitar 10.30. Kanezawa-san memberi para perserta rombongan untuk melihat-lihat sampai jam 11.20. Di museum tersebut, banyak sekali barang-barang berteknologi canggih, seperti pesawat terbang, drone penyelam, dan sebagainya. Setelah waktunya habis, mereka leluar dari museum dan makan siang di Yokohama.

Kunjungan ke Museum Cup Noodle

Di hari yang sama, para peserta rombongan juga mendatangi Museum Cup Noodle, yang juga terletak di Yokohama, Kanagawa. Kunjungan ini betujuan untuk mengetahui sejarah mie instan sejak pertama kali dibuat oleh Nissin, perusahaan makanan Jepang.

Setelah makan siang, mulai jam 1 siang, para peserta rombongan berjalan ke museum tersebut yang jaraknya sekitar 500 meter dari tempat makan. Memasuki museum, Kanezawa-san lansung membelikan tiket ke semua peserta rombongan. Setelah itu, mereka diajak oleh pemandu museum menuju tempat pembuatan Cup Noodle sendiri-sendiri, di mana para peserta dibolehkan membuat gambar kemasan sendiri dan memilih bumbu sendiri di Cup Noodle masing-masing. Lalu, kegiatan dilanjurkan dengan melihat-lihat isi museum sampai sekitar jam 3, ketika mereka memulai kegiatan melihat-lihat di pelabuhan Yokohama sampai jam 5.

Jepang, 28 Oktober 2019

Kunjungan ke Kashima Works dari Nippon Steel

Loading…

Pada hari Senin, tanggal 28 Oktober 2019, para peserta Sakura Science Exchange Program mengunjungi Kashima Works yang dikelola oleh Nippon Steel, yang berada di Kashima, Ibaraki. Tujuannya adalah untuk mempelajari bagaimana Nippon Steel memproduksi baja yang berkualitas dan memiliki proses produksi yang ramah lingkungan.

Sekitar jam 8, para peserta grup, yang terdiri dari peserta inti Sakura Science Exchange Program serta Kanezawa-san dan Abe-san, meninggalkan asrama di National Olympic Memorial Youth Center dan langsung menuju pusat Nippon Steel memakai bus. Sesampainya di sana, sekitar jam 10, mereka langsung menuju ruang pertemuaan untuk menonton video presentasi selama sekitar 10 menit. Setelah menonton video, mereka diajak oleh pemandu untuk melihat-lihat pabrik baja Kashima selama satu jam dari 10.45 sampai 11.45. Selama itu, mereka melihat bangunan-bangunan di pabrik serta melihat pemotongan plat-plat baja menjadi ukuran yang diinginkan. Sekembalinya dari pabrik, mereka menikmati makan siang bento di pusat Nippon Steel.

Kunjungan ke Pembangkit Listrik Tenaga Surya oleh Japan Renewable Energy

Di hari yang sama, para peserta rombongan berkunjung ke Miho, Ibaraki untuk melihat pembangkit listrik tenaga surya yang dikembangkan oleh Japan Renewable Energy. Tujuannya adalah mengetahui cara kerja penyerapan energi melalui panel surya dan distribusinya sehingga dapat menyinari masyarakat di sekitarnya.

Selepas makan siang, sekitar jam 1, para peserta rombongan menaiki bus menuju Miho, Ibaraki, menuju pusat pembangkit listrik tenaga surya. Sesampainya di sana, sekitar jam 2, mereka dipandu oleh seorang pemandu. Di sana, dijelaskanlah mengenai cara kerja panel surya, efisiensi dari panel surya dan sumber energi terbarukan lainnya, sampai cara pengubahan DC (direct current) menjadi AC (alternating current) melalui sebuah inverter. Mereka juga diajak untuk berkeliling area panel surya, dimana 2 hektar panel surya dapat menghasilkan energi sebesar 1 megawatt. Sekitar jam setengah 4, para peserta rombongan pun bersiap ke Asakusa untuk berbelanja, setelah befoto bersama di area panel surya.

Jepang, 29 Oktober 2019

Diskusi Bersama Kanezawa-san

Pada hari Selasa, 29 Oktober 2019, para peserta Sakura Science Exchange Program melakukan semacam diskusi bersama dengan Kanezawa-san sebagai narasumber bila ada pertanyaan. Tujuannya adalah membahas semua kegiatan dari sejak para peserta sampai di Jepang sampai saat itu.

Sekitar jam 9.15, Kanezawa-san memandu para peserta hingga ruang presentasi yang berada di dalam NYC. Setelahnya, mereka diminta untuk mengisi angket berupa pendapat pribadi yang disediakan di folder berwarna. Kemudian, para peserta saling melontarkan pendapat dan pertanyaan mereka kepada Kanezawa-san, hingga jam 11 di saat makan siang.

Kunjungan ke Universitas Tokyo Kaizei

Di hari yang sama, para peserta rombongan juga mengunjungi Universitas Tokyo Kaizei di Kokubunji, Tokyo. Kunjungan ini memiliki tujuan untuk mempelajari sistem pendidikan di universitas di Jepang.

Selepas makan siang di NYC, sekitar jam 12.45, para peserta rombongan meninggalkan NYC dan menaiki transportssi umum hingga Stasiun Kokubunji. Dari sana, mereka berjalan kaki dan sampai di universitas jam 13.30. Mereka disambut oleh pemandu dan diajak ke ruang rapat. Di ruang rapat, para peserta rombongan menonton sebuah video yang dibuat salah seorang mahasiswa universitas tersebut, serta mendengarkan presentasi dari dua mahasiswa universitas saat ini. Para peserta rombongan diajak berkeliling universitas, dibagi dua kelompok yang dipandu masing-masing mahasiswa. Penulis dipandu oleh Naomi-san. Semua anggota rombongan kemudian berkumpul di ruang bahasa Inggris pada jam 15.30 untuk pertemuan terakhir dengan beberapa anggota universitas, dan pada 16.15, para peserta rombongan meninggalkan universitas untyk kembali ke Shinjuku.

Loading…

Jepang, 30 Oktober 2019

Kunjungan ke Leave a Nest Co. Ltd.

Pada hari Rabu, tanggal 30 Oktober 2019, para peserta Sakura Science Exchange Program, seperti biasa bersama Kanezawa-san dan Abe-san mengunjungi Leave a Nest Co. Ltd. yang berada di Iidabasimiyuki Bld. 5F, 1-4, Shimomiyabicho, Shinjuku, Tokyo. Tujuannya adalah untuk mengetahui informasi mengenai Leave a Nest, perusahaan yang memiliki visi untuk mengembangkan ketertarikan masyarakat kepada penelitian dan berkontribusi pada masyarakat darinya.

Sekitar jam 9.15, para peserta rombongan meninggalkan asrama di NYC dan menaiki transportasi umum berupa bus dan kereta komuter. Sekitar jam 10.30, mereka sampai di Iidabashi dan berjalan kaki menunju sebuah bangunan tempat Leave a Nest berada. Sesampainya di Leave a Nest, mereka berjalan menuju ruang pertemuan dan diberikan sambutan oleh COO Leave a Nest, Dr. Shuichiro Takahashi. Kemudian, dari jam 11 hingga 11.30, rombongan diberikan penjelasan mengenai Leave a Nest dan misi mereka. Selanjutnya, dari jam 11.30 hingga jam 12, rombongan diajak berkeliling di ruangan-ruangan wilayah perusahaan. Setelah selesai, mereka ke Shinjuku untuk makan, dan sekitar jam 2 hinggaa jam 3, mereka melihat-lihat Harajuku untuk berbelanja.

Penutupan Sakura Science Exchange Program

Di hari yang sama, para peserta Sakura Science Exchange Program menutup program acara-acara mereka selama satu minggu ini, dari 24 Oktober hingga 31 Oktober di salah satu aula di NYC. Tujuannya, mengakhiri program ini dengan meriah dan melantik para peserta menjadi anggota Sakura Science Club.

Setelah pulang dari Harajuku memakai transportasi umum ke NYC, mereka menuju asrama masing-masing untuk ganti pakaian adat. Jam 4.30, mereka berkumpul di ruang rapat untuk memulai acara penutupan. Datang pula presiden DAY dan kolega-koleganya, serta siswa/mahasiswa Jepang yang sebelumnya bergabung ke grup selama dua hari. Acara dimulai dengan pengenalan baju adat masing-masing, yang dilanjutkan dengan mendengar beberapa opini dari peserta mengenai program kunjungan tersebut. Kemudian, masing-masing anggota diberikan sertfikat atas partisipasina dalam program tersebut. Sekitar jam 17,15, mereka harus berpindah ke restoran di lantai 9 gedung D. Di sana, diadakanlah acara makan-makan, serta melanjutkan pemberian opini tentang program. Kemudian, para peserta menyanyikan lagu Mirai, menarikan Senam Maumere, menanyi lagu Bengawan Solo, dan menutupnya dengan pemberian cenderamata kepada Kanezawa-san serta menanyi lagu Indonesia Pusaka. Para peserta pun dipersilahkan kembali ke asrama sekitar jam 8.

Jepang, 31 Oktober 2019

Loading…

Pada hari Kamis, 31 Oktober 2019, para peserta Sakura Science Exchange Program berangkat menuju Bandar Udara Haneda di Tokyo, untuk menaiki pesawat Garuda Indonesia yang akan kembali ke Jakarta, Indonesia.

Sekitar jam 07.30, para peserta sudah disuruh untuk berkumpul di lobby depan, setelah semua seprai kasur yang dipakai masing-masing peserta diserahkan ke laundry. Mereka pun menaiki bus carter sekitar jam 8.30, dan sampai di bandara sekitar jam 9.15. Mereka langsung melakukan check-in dan mengucapkan sampai jumpa kepada Kanezawa-san dan Abe-san. Setelah melewati imigrasi, para peserta diberikan waktu berkeliling bandara sampai jam 11.10, waktu boarding. Pesawat pun lepas landas jam 11.45. Pesawat pun sampai di Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang sekitar pukul 17.10.

Setibanya di bandara para peserta menuju bangunan terminal memakai bus. Sesampainya di sana, mereka harus melalui imigrasi sebelum mengambil barang bagasi mereka. Mereka tiba di pintu depan terminal sekitar jam 18.30, disambut Bapak Wilson Lalengke dan Bapak Mulyono. Setelah berbagai sambutan, para peserta dipersilahkan pulang ke rumah masing-masing. (*)

Comment

Berita menarik lainnya...